Loh koq ane yang memperluas?

Yang memperluas arti economic advisor itu kan ente?

Ini argumennya: dede bicara disuatu seminar. Ane bilang dede kapasitasnya: 
speaker/pembicara. Dia bisa bicara ekonomi, politik, kultur, agama dll dalam 
seminar itu. Tetapi ente bilang dia bicara sebagai economic advisor. Ane 
pertanyakan siapa yang dikasih nasehat ekonomi sama dede? Advisor itu kan 
orang? Bukan ya? Ini Bahasa negara ente loh? Kalau memberikan nasehat, ‘kan 
mesti ada orang yang dikasih nasehat? Siapa orang2 itu? Seminar koq disebut 
ajang nasehat-menasehati?!! Gobloknya minta ampun! 

 

Sudah salah, eh lari…..

 

Pertama salah berpendapat rupiah harus kuat. Kedua salah dalam bikin istilah: 
dede pembicara dalam suatu seminar eh dikatakan sbg economic advisor, lalu 
dibikin2 inilah alasannya rupiah bisa menguat dan melemah.

 

Hehehehehe itu ente!

 

Nesare

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, November 18, 2016 6:10 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini

 

  

kelihatannya sekarang anda berusaha memperluas sedemikian rupa ha ha ha,kalau 
anda beranggapan demikian ya boleh2 saja seperti misalnya si Nesare itu 
economic advisor-nya si Marco Coprima.  tapi seringkali dimilis ini ada 
pemikiran2 yg baik yg baik kok.

 

 

---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <nesare1@... 
<mailto:nesare1@...> > wrote :



Oh jadi kalau ente cuap2 dimilis ini ngomong ttg ekonomi, ente itu economic 
advisor?

Begitu juga seorang politikus ngomong sebentar lagi rupiah akan menguat, itu 
namanya economic advisor ya?

Hehehe gampang bener jadi economic advisor ya?

Jadi semua orang dimilis ini pasti adalah economic advisor karena pernah 
ngomong ttg ekonomi!

 

Hehehehehe

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <mailto:[email protected]>  
[mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, November 18, 2016 3:57 PM
To: Yahoogroups <[email protected] <mailto:[email protected]> >
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini

 

 

namanya juga seminar ekonomi, tentu tepat memberi nasehat ekonomi disana.

 

ini intisari omongan si chatib:

- the fed bakal menaikkan suku bunga

- rupiah bakal melemah investasi asing (capital inflow) juga berkurang

- but... that's ok... dgn lemahnya rupiah bisa memperkuat eksport.

 

ini khan jelas nasehat ekonomi, bisa dilihat disini betapa si chatib berperan 
sebagai economic advisor.

 

 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :




Dede ngomong sebagai seorang speaker disuatu seminar ekonomi di UOB di Jakarta.

Ente bilang dede sbg economic advisor.

Goblok!

 

Ini sempit atau luas?

 

Hehehehehe

Nesare

 

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, November 18, 2016 3:35 PM
To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini

 

 

ya... eyel2an lagi, maunya cuman menang2an omong.

ngomong itu ya lihat konteksnya, tempo hari yg diomongin investasi asing jelas 
disini kalau rupiah melemah ya investasi asing menurun.

 

sekali lagi kalau anda menyempitkan sebagai titel pekerjaan ya monggo saja, 
memang ada  yg namanya council of economic advisor yg merupakan agency 
tersendiri, ada juga tim penasehat ekonomi wakil presiden, dlsb. nggak masalah 
sama sekali. tetapi ini bukan berarti sso yg tidak bekerja secara resmi pada 
pejabat tertentu tidak bisa disebut economic advisor, pada dasarnya para pakar 
ekonomi yg berbicara didepan umum itu memberi nasehat ekonomi agar didengarkan 
walaupun tidak secara resmi bekerja pd penyelenggara negara.

 

tapi saya tahu kok pikiran anda itu sempit.

 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :





Koq menyempitkan?

Ente gak ngerti apa yg ente tulis! Ini pointnya! Bikin2 istilah! Lalu kabur 
kalau disalahkan! Itu ente!

 

Kalau seorang ekonom ngomong di seminar ekonomi disuatu universitas di 
indonesia dan ditanya bagaimana dampak politik dunia dapat mempengaruhi 
jalannya ekonomi Indonesia. Sang ekonom lalu ngomong ttg politik dunia sebatas 
yang dia tahu. Ini namanya apa? economic advisor?

 

Ente itu banyak ndak tahunya tapi sombong2nya gak keruan2.

 

Sekarang ngomong rupiah lemah atau kuat bisa baik dan bisa jelek.

Lah ngapain dari dulu ente bashing Jokowi/Indonesia kalau rupiah lemah?

Kalau rupiah menguat, ente kabur dan menghilang?

Oh ya tahu ndak barusan siajeg mulai lagi mengingatkan ente rupiah melemah?!!!! 
Hehehehehehe

Ente diemkan. Ente tulis seperti ini bahwa rupiah lemah atau kuat bisa bagus 
dan bisa jelek.

Hehehehehe sudah sadar ya? Sudah agak pinter ya?

Usaha ane tidak sia2 donk!

 

Hehehehehe

 

Nesare

 

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, November 18, 2016 3:12 PM
To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini

 

 

anda mau menyempitkan sebagai suatu titel pekerjaan ya terserah saja.

dalam konteks ini si Chatib mencoba memberi advise.

 

rupiah menguat atau melemah itu bisa baik bisa jelek tergantung apa yg 
dibicarakan, anda main mutlak2an.

 

 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :






Economic advisor itu titel pekerjaan. sekurang2nya ada yang dikasih advise 
misalnya perusahaan, agency seperti white house dinegara ente dan atau instansi 
lainnya.

 

Kalau seorang economic advisor di white house ngomong kasih speech di workshop 
atau economic meeting, itu namanya speaker saja, bukan economic advisor.

Begitu juga seorang economic advisor disuatu perusahaan kalau kasih speech 
diseminar ekonomi itu kapasitasnya bukan sebagai economic advisor.

 

Jadi jangan bikin2 istilah kalau ndak ngerti!

 

Ya kalau bisa baca mestinya orang bisa tahu dede/chatib maunya rupiah melemah 
dan ente sama siajeg maunya rupiah menguat terus!

 

Memang betul yang eyel2an buta tulis kaya’ gini memang tidak perlu diladen!

 

Nesare

 

 

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, November 18, 2016 11:04 AM
To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini

 

 

memangnya kalau nggak berperan sebagai economic advisor berperan sebagai 
apalagi lha wong sudah tidak jadi menteri lagi. dgn bekerja sebagai senior 
fellow di Harvard tentu tujuannya utk memberi advise ekonomi.

 

sebelumnya anda bilang "Dede atau chatib itu pengin rupiah yang lemah!" 
sekarang anda bilang "Dede ngomong dia mau rupiah menguat", sebenarnya yang 
mana yg benar sih?

 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :







Sebagai economic advisor? Economic advisor siapa?

Yang ane tahu dari artikel ini, dede ngomong di seminar Prospek Ekonomi 2017 
oleh UOB Indonesia di Jakarta, Rabu (17/11/2016).

Bikin2 aja!

 

Berimaginasi terus! Jangan kebanyakan pake’ wangsit!

Ngomong diranjang aja kaya’ ginian supaya ndak ditertawain orang lain.

 

Dede ngomong dia mau rupiah menguat. Beda sama ente dan ajeg kalau rupiah 
melemah langsung ditulis/dibashing.

Dulu Rp.14000 ente berdua goblok2in Jokowi. Sekarang naik lagi dari Rp.13000, 
si ajeg mulai bashing lagi tapi ente diemkan.

Lucunya waktu rupiah turun dari Rp.14000 ke Rp.13000, gak nulis apa2. Hilang 
atau menghilangkan diri!

 

Ente berdua itu ndak ngerti bisnis. Ngertinya hanya bashing orang saja.

Gak ada bedanya sama para isfun bashing ahok pake’ Al-Maidah yg ente bilang 
salah itu!

 

Hehehehe

Nesare

 

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, November 17, 2016 1:29 PM
To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini

 

 

si dede itu berkata sebagai economic advisor yg memperkirakan rupiah bakal 
melemah tahun depan, seandainya perkiraan rupiah bakal menguat ya omongannya 
lain lagilah.

 

perkara rupiah melemah atau terdepresiasi itu sudah terjadi ber-kali2 sepanjang 
sejarah, tetapi toh kenyataannya eksport ya masih kembang kempis.

 

 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :








Jonathan: yg dikatakan si Chatib sederhana saja rupiah bakal melemah arus modal 
asing masuk juga akan berkurang

sementara itu karena rupiah melemah produksi dalam negeri jadi relatif lebih 
murah sehingga eksport menguat

begitu saja tidak lebih tidak kurang

dede/chatib: Namun menurut dia, level nilai tukar rupiah saat ini memang lebih 
baik terdepresiasi untuk memacu ekspor.

Dede/chatib: "Saya lebih pilih rupiah yang melemah, karena kita akan pindah 
dari negara berbasis sumber daya mentah ke manufaktur. Problem kita sekarang 
rupiah terlalu kuat, itu ’membunuh’ manufaktur,"

Nesare: koq bisa ya bilang pendapat sederhana chatib alias dede adalah rupiah 
bakal lemah? Dede atau chatib itu pengin rupiah yang lemah!

 

Gobloknya minta ampun! Baca kaya’ gini saja ndak bisa!

 

Nesare

 

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, November 17, 2016 1:14 PM
To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini

 

 

omongan2 yg sekedar pembelaan buta tidak akan saya ladeni.

 



Kirim email ke