Bung tahu tidak pandangan2nya arbi sanit ini? Arbi ini ngajar politik di UI. Dia lulusan Univ. of Wisconsin yg biasanya ada nafas kirinya. Dia menyerang haji Lulung yang anti ahok.
Arbi menyerang Jokowi dengan mengatakan: Jokowi presiden terlemah sepanjang Indonesia; pemerintah Jokowi tidak akan lama; Jokowi tidak bermodal dan dikuasai para cukong. Arbi juga bilang selain ali sadikin ya ahok inilah pemimpin DKI. Kenapa dia bela ahok sekarang ini? Jangan ambil kesimpulan gegabah model "pengamat politik yang sudah menjadi his-meister-voice-nya pengembang"! Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Saturday, November 26, 2016 8:07 AM To: 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>; [email protected]>; Gelora 45 <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] Ahok Pro-Pengembang? Inilah suara seorang pengamat politik yang sudah menjadi his-meister-voice-nya pengembang. Nah jangan mau kalah bung Chan. Hehehe Am Sat, 26 Nov 2016 20:25:30 +0800 schrieb "'Chan CT' [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45]" <[email protected] <mailto:[email protected]> >: > Pernyataan Pengamat Politik Ini Skak-Mat Orang-Orang Yang Suka > "Ngatain" Ahok Pro-Pengembang > http://www.heronesia.com/2016/11/pernyataan-pengamat-politik-ini-skak.html > > > > Heronesia.com - Selama ini, Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki > Tjahaja Purnama (Ahok) kerap dituding pro-pengembang. Atas > tudingan-tudingan itu, pengamat politik dari Universitas Indonesia > Arbi Sanit pun memberikan tanggapan. > > > Menurut Arbi, banyak orang munafik yang kerap menyalahkan dan anti > terhadap pengembang, padahal hidupnya juga bergantung kepada para > pengembang atau pemodal. > > > "Campur tangan pengembang untuk pembangunan sangat dibutuhkan. Jangan > omong kosong lah, jangan munafik, anti pengembang dan pemodal, tapi > membeli barang yang dihasilkan pengembang dan pemodal," kata Arbi. > > > "Kalau pemodal membayar pajak, membagi keuntungannya dengan benar, > mempekerjakan orang yang gak mampu, bantu pendidikan mereka, apa > salahnya?," sambung Arbi. > > > Menurut Arbi, bukanlah sesuatu yang salah saat Ahok bekerja sama > dengan pengembang. Apalagi kerja sama itu untuk mensejahterakan > rakyat lewat tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social > responsibility (CSR) para pengembang. > > > "Apa yang dilakukan Ahok benar dong. Ahok mengambil dari orang kaya > dan memberikannya melalui program-program kepada orang miskin, lewat > rumah susun, taman, perbaikan jalan, jalan layang, bus, dan > sebagainya," ungkapnya. > > > "Bekerja sama dengan pengembang bukan berarti dia ditunggangi > pengembang. Dia bekerja sama dengan pengembang, ia memberi kesempatan > kepada pengembang untuk membangun, tetapi harus membagi kekayaannya > kepada rakyat melalui program yang ditawarkan Ahok," jelasnya. > > > Justru apa yang dilakukan Ahok dengan mengambil keuntungan dari > pengembang demi menyejahterakan rakyat, Arbi menyebutnya mirip dengan > tokoh dalam cerita rakyat Inggris, Robin Hood. Bedanya, Robin Hood > mencuri sedangkan Ahok meminta dengan aturan yang jelas. > > > "Jadi Ahok itu sebenarnya kaum sosialis. Kan Ahok itu menjadi Robin > Hood. Tapi bedanya Robin Hood merampok, ini (Ahok) mengambil dari > orang kaya, melalui sistem perpajakan, sistem perekonomian Jakarta, > lalu mendistribusikannya lewat pelayanan publik. Ya itu Robin Hood," > jelas Arbi. >
