Oh gitu tokh logikanya? Kalau PWC meramal, ente ngapain?
Orang ini memang harus dibabat keakarnya! Saya diamkan ketika ente bilang ini adalah jawabannya PWC meramal itu adalah begini: Makin jauh sebuah proyeksi tingkat ketepatan akan semakin kecil juga akan terlalu banyak asumsi yang dipakai, sebuah hal sederhana saja misalnya politik yang stabil padahal dalam kenyataannya sejak 1945 sampai sekarang telah terjadi setidaknya 3x gejolak politik besar, perhitungan PPP Indonesia saat ini mungkin sekitar 3x cash apakah 13 th yad masih tetap sama, bagaimana dgn growth dengan asumsi berapa persen dan bagaimana mengambil angka itu apakah dari proyeksi pemerintah yang setiap tahun dikatakan tidak memenuhi target Jadi disini proyeksi yang sedemikian jauh lebih tepat kalau dikatakan ramalan Perhitungan PPP itu adalah fakta dari PWC dalam metodologinya melakukan riset ini. Itu salah satu asumsi PWC gunakan dalam menghasilkan riset itu. Tentu asumsi lain masih banyak yang dipakai PWC dalam bikin riset itu. Asumsi2 yg dipakai tentunya adalah rahasia perusahaan PWC dalam melakukan riset itu. Ente dengan sombongnya pakai salah satu asumsi yaitu PPP ditambah dengan gejolak politik besar, sebagai jawaban bahwa PWC meramal! Koq bisa2nya bilang PPP itu adalah jawaban PWC meramal? Sedangkan PPP itu adalah salah satu asumsi yg dipakai oleh PWC dalam analisanya bikin riset itu! Dari mana ente bisa tahu PPP ini dalam analisa menghasilkan suatu riset? Emangnya setiap riset seperti ini harus pakai PPP dalam analisanya? Kan jelas sekali ente dapat fakta ini dari internet?! Lalu dicomot dari internet, lalu diklaim sbg jawaban/argument utk bilang PWC meramal. Goblok atau gila ini? Lalu ente tulis seperti ini lagi seterusnya: Kalau argumen anda "Ane tahu itu bukan ramalan krn PWC itu lembaga keuangan yg terkenal kredibel" saya rasa anda itu kayak katak didalam tempurung, baru2 ini PWC kena denda $6.6 million karena misconduct "PricewaterhouseCoopers LLP <https://www.bloomberg.com/quote/4471079Z:LN> was fined 5.1 million pounds ($6.6 million) for misconduct over its audit of RSM Tenon Group Plc <https://www.bloomberg.com/quote/TNO:LN> in the largest-ever sanction issued by the U.K. accounting regulator." (Bloomberg, August 16, 2017) Ane diamkan. Eh gak ada argumennya. Hanya kasih fakta ini bahwa PWC bisa meleset risetnya. Semua orang tahu riset apapun didunia ini bisa salah. Science selalu bisa salah. Tetapi yg orang lihat adalah science itu berdasarkan asumsi. Kalau ramalan tidak. Ramalan berdasarkan mistik dan non science lainnya. Yang ente tertawakan itu kan hasil science nya PWC. Ane bilang ente butatuli dan gila krn ente mentertawakan riset PWC sbg ramalan. Ane gak bilang riset PWC itu salah atau benar. Yg menyalahkan riset PWC itu adalah ente. Kenapa? Ya jelas sekali jawabannya dengan label: ramalan. Jelas sekali ente mentertawakan riset PWC itu adalah ramalan. Masih ngeyel? Orang mentertawakan ente krn ente bilang riset PWC itu ramalan. Orang gak ngapa2in ente kalau riset PWC salah. Gak ada yg ngutak ngatik ini. Yg ngutak ngatik ini alias riset PWC bisa salah itu ente. Kalau bukan goblok apa namanya?!! Wong ane hanya bilang PWC menghasilkan riset, analisa dan prediksi bukannya PWC selalu benar atau selalu salah. Eh ente bak orang pinter lalu mentertawakan hasil PWC itu adalah ramalan dan menganggap hasil analisa dan prediksi PWC itu salah. Gila kan? Orang ngomong apa aja gak ngerti, tapi maunya hanya bashing PWC saja bilang PWC meramal dan salah. Dasar sombong minta ampun orang satu ini! Mana ada argumennya bilang PWC itu meramal? Gak ada kan? Yg dibilang jawaban hanya ini: “PPP, cash dan gejolak politik besar”. Hehehehehehe Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Sunday, September 10, 2017 12:45 PM To: [email protected] Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC Jelas anda mimpi, anda tidak bisa melihat prediksi PWC itu tidak lebih dari ramalan. Seorang analis sewaktu membuat forecast tentu melihat historical data, dan historical data menunjukkan ketidakstabilan politik sejak merdeka yg sangat mempengaruhi ekonomi seperti yg saya sebutkan sebelumnya setidaknya ada 3 peristiwa politik besar itu artinya dgn politik yg sedemikian tidak stabil bagaimana bisa mengatakan accuracy forecast yg sedemikian jauh sd 2030. Dilihat disini saja prediksi PWC tidak lebih dari ramalan. ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <nesare1@... <mailto:nesare1@...> > wrote : Moso’ ane mimpi? Moso’ orang mimpi bisa membedakan antara ramalan/fortune telling dan analysis/science? Yang buta tuli dan gila itu ente! Ane gak yakin ente mimpi loh?! Buta tuli dan gila lebih cocok buat ente! Hehehehehe Nesare From: [email protected] <mailto:[email protected]> [mailto:[email protected]] Sent: Sunday, September 10, 2017 10:38 AM To: [email protected] <mailto:[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC saya rasa permasalahannya sederhana: anda mimpi dibuai PWC terus ngotot waktu dikasih tahu itu ramalan. ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <nesare1@... <mailto:nesare1@...> > wrote : Apa yang ente tertawakan: ente sendiri yang tidak mengerti bedanya antara dukun vs analis; ramalan nostradumus; ane karena membedakan antara ramalan/fortune telling vs analisa/science? Jawabannya hanya 1: mentertawakan diri sendiri. Kenapa? Karena Nostradamus memang peramal. Ane membedakan antara ramalan dan analisa prediksi berdasarkan science. Ya jelas sekali memang ente ini mentertawakan diri sendiri! Lah kalau bukan gila, apa namanya orang seperti ini?! Ini jadi ketawa beneran! Nesare From: [email protected] <mailto:[email protected]> [mailto:[email protected]] Sent: Sunday, September 10, 2017 2:38 AM To: [email protected] <mailto:[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC ini salah satu prediksi, ha ha ha 5 Nostradamus Predictions for 2017! <https://www.youtube.com/watch?v=Q_a4d6grlAY> ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <nesare1@... <mailto:nesare1@...> > wrote : Kalau bukan goblok apa ini namanya? Fortune telling disamakan dengan prediction dan analysis! Ramalan disamakan dengan prediksi dan analisa! Illogical disamakan dengan logical! Pseudoscience disamakan dengan science! Dukun disamakan dengan analis! Minta ampun gobloknya! Nesare From: [email protected] <mailto:[email protected]> [mailto:[email protected]] Sent: Friday, September 8, 2017 11:30 AM To: Yahoogroups <[email protected] <mailto:[email protected]> > Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC Saya bilang "Kalau tidak suka kata ramalan pilih saja sendiri perkiraan, estimasi, atau proyeksi terserahlah." itu untuk anda sendiri mau pilih istilah apa. Buat saya sih laporan PWC itu lebih tepat merupakan ramalan yang tingkat kebenarannya tanda tanya besar. Anda kelihatannya suka sekali mengartikan kata2 sesuai dengan pengertian anda sendiri, ya silahkan saja. Bahkan membaca tulisan orang saja diberi pengertian sendiri bahkan seakan melebihi yang nulis. Ya monggo2 saja. Kata2 anda ini "Ane tahu itu bukan ramalan krn PWC itu lembaga keuangan yg terkenal kredibel" jelas merupakan argumen, alasan anda mengatakan "Ane tahu itu bukan ramalan" adalah karena "krn PWC itu lembaga keuangan yg terkenal kredibel". Saya sarankan sebaiknya anda belajar membaca dan menulis dengan baik. ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <nesare1@... <mailto:nesare1@...> > wrote : Nah sekarang ngotot lagi membenarkan pendapat ente adalah ramalan. Tempo hari bilang terserah mau pake’ istilah apa: prediksi, perkiraan, estimasi. Balik lagi ngeyelnya. Apa bukan goblok kalau gak ngerti beda ramalan vs prediksi? Nih ane kasih tahu jawabannya: ramalan itu pake’ wangsit dewa dewi. Prediksi itu pake’ science, ada analisanya. Ente kan berargumen PWC meramal. Ane mah gak berargumen. Koq “PWC itu lembaga keuangan yg terkenal kredibel” adalah argument ane? Ngaco aja! Kalimat ini mau bilang ente buta tuli alias ane lebih percaya sama PWC yg pake’ science termasuk analisa dibandingkan ente yg pake’ ramalan/wangsit. Kalau bukan gila apa? sudah gini panjang masih gak ngerti salahnya dimana. Salah besarnya ente bilang PWC meramal. Gaya pake’ PPP dan cash mau menyalahkan PWC?!!! Yang salah dan goblok itu ente berani2nya bilang PWC meramal dan gak percaya sama PWC krn berdasarkan PPP!!!!!! Nesare From: [email protected] <mailto:[email protected]> [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, September 7, 2017 4:54 PM To: [email protected] <mailto:[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC Kata2 anda dibawah ini benar2 mencerminkan kepala besar otak udang, benar2 luar biasa! Tadinya tanya kenapa kok saya bilang proyeksi PWC itu ramalan, setelah dijawab malah reaksinya seperti highlight dibawah. Ya sudah jelas itu argumen saya wong saya yang ditanya dan jawab. Otak anda kepanasan ya? Kalau argumen anda "Ane tahu itu bukan ramalan krn PWC itu lembaga keuangan yg terkenal kredibel" saya rasa anda itu kayak katak didalam tempurung, baru2 ini PWC kena denda $6.6 million karena misconduct " <https://www.bloomberg.com/quote/4471079Z:LN> PricewaterhouseCoopers LLP was fined 5.1 million pounds ($6.6 million) for misconduct over its audit of <https://www.bloomberg.com/quote/TNO:LN> RSM Tenon Group Plc in the largest-ever sanction issued by the U.K. accounting regulator." (Bloomberg, August 16, 2017) ---In <mailto:[email protected]> [email protected], < <mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote : Ini orang gobloknya bener2 sudah gak ketolong!!!! Yg dihighlight dibilang jawabannya? Itu kan argument ente! Itu alias ramalan ente! bukan jawaban dari PWC apalagi ramalan? Ane tahu itu bukan ramalan krn PWC itu lembaga keuangan yg terkenal kredibel. Gak akan pake’ wangsit dari langit kalau release data kaya’ gini. Ada analisanya. Ada sciencenya. Ane gak tahu gimana analisa/science nya PWC krn itu isi perut nya PWC. Mana bisa dibuk keorang lain? Addduuuuhhhh harus ditulis sampai kaya’ gini panjang. Pertanyaan nya gimana ente bisa bilang PWC meramal kalau ente sendiri gak tahu analisa PWC itu gimana? Minta ampun gobloknya shg pendapat sendiri dibilang pendapatnya PWC!!!!!! Nesare From: <mailto:[email protected]> [email protected] [ <mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] Sent: Thursday, September 7, 2017 4:25 PM To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC Jadi pertanyaan anda ini "Gimana PWC bisa disebut ramalan?" Yang anda highlight itu jawaban/argumen kenapa disebut ramalan. ---In <mailto:[email protected]> [email protected], < <mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote : Ayo jelasin ini: Makin jauh sebuah proyeksi tingkat ketepatan akan semakin kecil juga akan terlalu banyak asumsi yang dipakai, sebuah hal sederhana saja misalnya politik yang stabil padahal dalam kenyataannya sejak 1945 sampai sekarang telah terjadi setidaknya 3x gejolak politik besar, perhitungan PPP Indonesia saat ini mungkin sekitar 3x cash apakah 13 th yad masih tetap sama, bagaimana dgn growth dengan asumsi berapa persen dan bagaimana mengambil angka itu apakah dari proyeksi pemerintah yang setiap tahun dikatakan tidak memenuhi target Jadi disini proyeksi yang sedemikian jauh lebih tepat kalau dikatakan ramalan Jangan suruh ane yg jelasin. Ini tulisan ente! Gimana PWC bisa disebut ramalan? Nesare From: <mailto:[email protected]> [email protected] [ <mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] Sent: Thursday, September 7, 2017 3:57 PM To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC ha ha ha ha ha ha <https://s.yimgcom/ok/u/assets/img/emoticons/emo29.gif> <https://s.yimg.com/ok/u/assets/img/emoticons/emo30.gif> mbok ya anda belajar membaca terlebih dahulu sana. kutipan: Koq bisa2 mau bilang PWC meramal pake’ “PPP, cash dan peristiwa politik besar”??!! Ampun2 gobloknya! ---In <mailto:[email protected]> [email protected], < <mailto:nesare1@...> nesare1@..> wrote : Yang parah jelas ente! Yg ngomong PPP cash itu ente! Gak dijelasin! Ane sudah tahu isi perut ente ttg bisnis dan ekonomi! Apalagi ngomongin PPP dan cash dalam kaitannya dengan analisa PWC yg ente, ane dan semua orang gak akan tahu. Gimana ente mau analisa hasil kajian PWC? Gak masuk akal kan? Koq bisa2 mau bilang PWC meramal pake’ “PPP, cash dan peristiwa politik besar”??!! Ampun2 gobloknya! Mana analisanya PPP nya? Gak ada kan? Koq ane yg disuruh jelasin hal yg ente pakai utk argument? Ngaco atau butatuli dan gila kan?! Hanya berkoar pake’ logika umum “peristiwa politik besar” mau dipakai utk mengatakan PWC salah?!!! Betul2 ente ini! betul2 goblok dan gila!!! Hasil kajian PWC dibandingkan dengan “peristiwa politik besar”?!!! hehehehehehe. (Message over 64 KB, truncated)
