Pada Sabtu, 9 September 2017 14:56, "[email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> menulis:
Kalau bukan goblok apa ini namanya? Fortune telling disamakan dengan
prediction dan analysis!Ramalan disamakan dengan prediksi dan analisa!Illogical
disamakan dengan logical!Pseudoscience disamakan dengan science!Dukun disamakan
dengan analis! Minta ampun gobloknya! Nesare From:
[email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Friday, September 8, 2017 11:30 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC
Saya bilang "Kalau tidak suka kata ramalan pilih saja sendiri perkiraan,
estimasi, atau proyeksi terserahlah." itu untuk anda sendiri mau pilih istilah
apa. Buat saya sih laporan PWC itu lebih tepat merupakan ramalan yang tingkat
kebenarannya tanda tanya besar. Anda kelihatannya suka sekali mengartikan
kata2 sesuai dengan pengertian anda sendiri, ya silahkan saja. Bahkan membaca
tulisan orang saja diberi pengertian sendiri bahkan seakan melebihi yang nulis.
Ya monggo2 saja. Kata2 anda ini "Ane tahu itu bukan ramalan krn PWC itu
lembaga keuangan yg terkenal kredibel" jelas merupakan argumen, alasan anda
mengatakan "Ane tahu itu bukan ramalan" adalah karena "krn PWC itu lembaga
keuangan yg terkenal kredibel". Saya sarankan sebaiknya anda belajar membaca
dan menulis dengan baik. ---In [email protected], <nesare1@...>
wrote :
Nah sekarang ngotot lagi membenarkan pendapat ente adalah ramalan.Tempo hari
bilang terserah mau pake’ istilah apa: prediksi, perkiraan, estimasi. Balik
lagi ngeyelnya. Apa bukan goblok kalau gak ngerti beda ramalan vs prediksi?Nih
ane kasih tahu jawabannya: ramalan itu pake’ wangsit dewa dewi. Prediksi itu
pake’ science, ada analisanya. Ente kan berargumen PWC meramal.Ane mah gak
berargumen. Koq “PWC itu lembaga keuangan yg terkenal kredibel” adalah argument
ane? Ngaco aja!Kalimat ini mau bilang ente buta tuli alias ane lebih percaya
sama PWC yg pake’ science termasuk analisa dibandingkan ente yg pake’
ramalan/wangsit. Kalau bukan gila apa? sudah gini panjang masih gak ngerti
salahnya dimana.Salah besarnya ente bilang PWC meramal. Gaya pake’ PPP dan cash
mau menyalahkan PWC?!!!Yang salah dan goblok itu ente berani2nya bilang PWC
meramal dan gak percaya sama PWC krn berdasarkan PPP!!!!!! Nesare From:
[email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, September 7, 2017 4:54 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC
Kata2 anda dibawah ini benar2 mencerminkan kepala besar otak udang, benar2 luar
biasa!Tadinya tanya kenapa kok saya bilang proyeksi PWC itu ramalan, setelah
dijawab malah reaksinya seperti highlight dibawah. Ya sudah jelas itu argumen
saya wong saya yang ditanya dan jawab. Otak anda kepanasan ya? Kalau argumen
anda "Ane tahu itu bukan ramalan krn PWC itu lembaga keuangan yg terkenal
kredibel" saya rasa anda itu kayak katak didalam tempurung, baru2 ini PWC kena
denda $6.6 million karena misconduct "PricewaterhouseCoopers LLP was fined 5.1
million pounds ($6.6 million) for misconduct over its audit of RSM Tenon Group
Plc in the largest-ever sanction issued by the U.K. accounting regulator."
(Bloomberg, August 16, 2017) ---In [email protected], <nesare1@...>
wrote :
Ini orang gobloknya bener2 sudah gak ketolong!!!! Yg dihighlight dibilang
jawabannya?Itu kan argument ente!Itu alias ramalan ente! bukan jawaban dari PWC
apalagi ramalan?Ane tahu itu bukan ramalan krn PWC itu lembaga keuangan yg
terkenal kredibel. Gak akan pake’ wangsit dari langit kalau release data kaya’
gini. Ada analisanya. Ada sciencenya. Ane gak tahu gimana analisa/science nya
PWC krn itu isi perut nya PWC. Mana bisa dibuk keorang lain? Addduuuuhhhh harus
ditulis sampai kaya’ gini panjang. Pertanyaan nya gimana ente bisa bilang PWC
meramal kalau ente sendiri gak tahu analisa PWC itu gimana? Minta ampun
gobloknya shg pendapat sendiri dibilang pendapatnya PWC!!!!!! Nesare From:
[email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, September 7, 2017 4:25 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC
Jadi pertanyaan anda ini "Gimana PWC bisa disebut ramalan?"Yang anda highlight
itu jawaban/argumen kenapa disebut ramalan. ---In [email protected],
<nesare1@...> wrote :
Ayo jelasin ini: Makin jauh sebuah proyeksi tingkat ketepatan akan semakin
kecil juga akan terlalu banyak asumsi yang dipakai, sebuah hal sederhana saja
misalnya politik yang stabil padahal dalam kenyataannya sejak 1945 sampai
sekarang telah terjadi setidaknya 3x gejolak politik besar, perhitungan PPP
Indonesia saat ini mungkin sekitar 3x cash apakah 13 th yad masih tetap sama,
bagaimana dgn growth dengan asumsi berapa persen dan bagaimana mengambil angka
itu apakah dari proyeksi pemerintah yang setiap tahun dikatakan tidak memenuhi
target Jadi disini proyeksi yang sedemikian jauh lebih tepat kalau dikatakan
ramalan Jangan suruh ane yg jelasin. Ini tulisan ente!Gimana PWC bisa disebut
ramalan? Nesare From: [email protected]
[mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, September 7, 2017 3:57 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC
ha ha ha ha ha ha mbok ya anda belajar membaca terlebih dahulu sana.
kutipan:Koq bisa2 mau bilang PWC meramal pake’ “PPP, cash dan peristiwa politik
besar”??!! Ampun2 gobloknya! ---In [email protected], <nesare1@..>
wrote :
Yang parah jelas ente!Yg ngomong PPP cash itu ente!Gak dijelasin! Ane sudah
tahu isi perut ente ttg bisnis dan ekonomi!Apalagi ngomongin PPP dan cash dalam
kaitannya dengan analisa PWC yg ente, ane dan semua orang gak akan tahu.Gimana
ente mau analisa hasil kajian PWC?Gak masuk akal kan? Koq bisa2 mau bilang PWC
meramal pake’ “PPP, cash dan peristiwa politik besar”??!! Ampun2 gobloknya!
Mana analisanya PPP nya? Gak ada kan?Koq ane yg disuruh jelasin hal yg ente
pakai utk argument? Ngaco atau butatuli dan gila kan?! Hanya berkoar pake’
logika umum “peristiwa politik besar” mau dipakai utk mengatakan PWC
salah?!!!Betul2 ente ini! betul2 goblok dan gila!!! Hasil kajian PWC
dibandingkan dengan “peristiwa politik besar”?!!! hehehehehehe. Ayo mana
analisa PPP nya yg bilang PWC salah?!! Nesare From: [email protected]
[mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, September 7, 2017 3:12 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC
Anda itu bukan hanya otak udang tetapi juga otaknya ditaruh didengkul, ha ha
ha. Anda yang dengan kepala besar bilang "Ngerti juga kagak!" setelah saya
katakan "Kalau anda ngerti ya utarakan saja." sekarang malah dibolak balik
lagi. parah! parah!. Ramalan PWC itu dalam bentuk PPP "The report ranks
countries by their projected global gross domestic product by purchasing power
parity (PPP)." Kelihatannya anda tidak benar2 baca artikel Business Insider
itu, baca dulu gih baik2 sana. ---In [email protected], <nesare1@...>
wrote :
Kalo ane gak ngerti, ya mbok kasih tahu kita2 yg oon semua ini.Yg nulis PPP,
cash, gejolak politik besar itu kan ente yg gak percaya sama PWC. Koq ane yg
disuruh jelasin? Aneh2 aja ente ini. sedangkan sendirinya gak bisa
jelasin.Jelasin dulu tuh artinya apa analisa PPP dan cash nya, barulah kita yg
oon ini bisa berkomentar.Siapa tahu memang ramalan ente yg lebih bener drpd
PWC. Heheheheehehehee Nesare From: [email protected]
[mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, September 7, 2017 2:40 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC
Dari jawaban anda kelihatan sekali anda nggak ngerti apa2, ya sudahlah nggak
masalah. Saya ngerti kok anda cuman sekedar kepala besar, tapi otak udang
Kelihatannya anda meributkan terus kata "ramalan" yang dipakai, saya jelas
sudah memberi argumen pemakaian kata ramalan. kutipan:Makin jauh sebuah
proyeksi tingkat ketepatan akan semakin kecil juga akan terlalu banyak asumsi
yang dipakai, sebuah hal sederhana saja misalnya politik yang stabil padahal
dalam kenyataannya sejak 1945 sampai sekarang telah terjadi setidaknya 3x
gejolak politik besar, perhitungan PPP Indonesia saat ini mungkin sekitar 3x
cash apakah 13 th yad masih tetap sama, bagaimana dgn growth dengan asumsi
berapa persen dan bagaimana mengambil angka itu apakah dari proyeksi pemerintah
yang setiap tahun dikatakan tidak memenuhi target. Jadi disini proyeksi yang
sedemikian jauh lebih tepat kalau dikatakan ramalan. ---In
[email protected], <nesare1@...> wrote :
Oh ente mau tahu pengetahuan ane ttg PPP?Weleh2….ngapain ente pusingin?Wong
ente kan gak percaya sama PCW. Moso’ lupa ente bilang PWC meramal Lah koq bawa2
ada 3 gejolak politik besar di Indonesia?Ngapain nanya kalau gak percaya sama
PWC? Ente mau tahu analisanya PWC ya tan
(Message over 64 KB, truncated) #yiv1623995410 #yiv1623995410 --
#yiv1623995410ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px
0;padding:0 10px;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-mkp hr {border:1px solid
#d8d8d8;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-mkp #yiv1623995410hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-mkp #yiv1623995410ads
{margin-bottom:10px;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-mkp .yiv1623995410ad
{padding:0 0;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-mkp .yiv1623995410ad p
{margin:0;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-mkp .yiv1623995410ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-sponsor
#yiv1623995410ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv1623995410
#yiv1623995410ygrp-sponsor #yiv1623995410ygrp-lc #yiv1623995410hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv1623995410
#yiv1623995410ygrp-sponsor #yiv1623995410ygrp-lc .yiv1623995410ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv1623995410 #yiv1623995410actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv1623995410
#yiv1623995410activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv1623995410
#yiv1623995410activity span {font-weight:700;}#yiv1623995410
#yiv1623995410activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv1623995410 #yiv1623995410activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv1623995410 #yiv1623995410activity span
span {color:#ff7900;}#yiv1623995410 #yiv1623995410activity span
.yiv1623995410underline {text-decoration:underline;}#yiv1623995410
.yiv1623995410attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv1623995410 .yiv1623995410attach div a
{text-decoration:none;}#yiv1623995410 .yiv1623995410attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv1623995410 .yiv1623995410attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv1623995410 .yiv1623995410attach label a
{text-decoration:none;}#yiv1623995410 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv1623995410 .yiv1623995410bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv1623995410
.yiv1623995410bold a {text-decoration:none;}#yiv1623995410 dd.yiv1623995410last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1623995410 dd.yiv1623995410last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1623995410
dd.yiv1623995410last p span.yiv1623995410yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv1623995410 div.yiv1623995410attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv1623995410 div.yiv1623995410attach-table
{width:400px;}#yiv1623995410 div.yiv1623995410file-title a, #yiv1623995410
div.yiv1623995410file-title a:active, #yiv1623995410
div.yiv1623995410file-title a:hover, #yiv1623995410 div.yiv1623995410file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv1623995410 div.yiv1623995410photo-title a,
#yiv1623995410 div.yiv1623995410photo-title a:active, #yiv1623995410
div.yiv1623995410photo-title a:hover, #yiv1623995410
div.yiv1623995410photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1623995410
div#yiv1623995410ygrp-mlmsg #yiv1623995410ygrp-msg p a
span.yiv1623995410yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv1623995410
.yiv1623995410green {color:#628c2a;}#yiv1623995410 .yiv1623995410MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv1623995410 o {font-size:0;}#yiv1623995410
#yiv1623995410photos div {float:left;width:72px;}#yiv1623995410
#yiv1623995410photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv1623995410
#yiv1623995410photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv1623995410
#yiv1623995410reco-category {font-size:77%;}#yiv1623995410
#yiv1623995410reco-desc {font-size:77%;}#yiv1623995410 .yiv1623995410replbq
{margin:4px;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1623995410
#yiv1623995410ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv1623995410
#yiv1623995410ygrp-mlmsg select, #yiv1623995410 input, #yiv1623995410 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1623995410
#yiv1623995410ygrp-mlmsg pre, #yiv1623995410 code {font:115%
monospace;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-mlmsg #yiv1623995410logo
{padding-bottom:10px;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-msg
p#yiv1623995410attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv1623995410
#yiv1623995410ygrp-reco #yiv1623995410reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-sponsor
#yiv1623995410ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv1623995410
#yiv1623995410ygrp-sponsor #yiv1623995410ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv1623995410
#yiv1623995410ygrp-sponsor #yiv1623995410ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv1623995410 #yiv1623995410ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv1623995410
#yiv1623995410ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv1623995410