Cuman anda yang kesinggung per-nya dengan kata "ramalan", berbagai media besar 
juga menggunakan kata ramalan utk memberitakan proyeksi PWC itu.Juga cuman anda 
yang menganggap sebuah proyeksi, forecast sebagai data. Anda jelas2 tidak 
mempunyai pengetahuan dan pengertian cukup untuk membedakan antara forecast dan 
data; kalau anda melihat GDP 2016 itu data, sudah terjadi dan dihitung, GDP 
kwartal 1 dan 2 itu data, sedang kwartal 3 itu baru forecast karena belum 
terjadi tetapi forecast kwartal 3 itu mempunyai ketepatan yang sangat tinggi 
karena hanya tinggal hitungan hari saja. Umumnya forecast dalam jangka pendek 
mempunyai ketepatan yang tinggi sedang jangka panjang ketepatannya diragukan, 
dan biasanya dengan berjalannya waktu forecast tsb akan direvisi. Bisa kita 
lihat awal 2017 forecast pertumbuhan sekian GDP akan jadi sekian, tetapi toh 
forecast itu tidak tepat selisih sekian percent dan direvisi, bandingkan saja 
forecast awal tahun dengan pertengahan tahun sudah tidak persis sama. Demikian 
juga forecast PWC yang sekian puluh tahun ketepatannya jelas sekali meragukan, 
lebih tepat disebut ramalan. Hanya orang berkepala besar otak udang yang 
menganggap ramalan PWC itu sebagai data. Kepala menjadi besar terbuai impian 
akan jadi kekuatan ekonomi terbesar, otak udang yang tidak berpikir kritis.

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Hehehehe ane hanya cut and paste dari temen.Berita itu tersebar dimana2 dimedia 
Indonesia.Kami juga membicarakannya dari berbagai sudut pandang.Ada yg pro, ada 
yg kontra, ada yg melihatnya sbg lelucon, ada yg optimis, ada yg skeptic. 
Pokoknya macem2 sudut pandang dan opininya.Tapi gak ada yg bilang hasil riset 
PWC itu sbg ramalan.Semuanya mengintrepretasi hasil riset PWC itu sbg data 
saja.Semuanya ngomongin data hasil riset PWC dalam konteks “cinta indonesia”. 
Kan jelas sekali jalan pikiran itu: gak setuju dengan hasil riset PWC, lalu 
seperti biasa pake’ istilah2 keren yg bernada 
“swearing/menyumpah/mengumpat”.Istilah “ramalan” itu sama dengan istilah2 lain 
yg ente pakai seperti “haus darah”, “pinokio”, “pembunuh”, “oon” dll. Ane kasih 
terapi, makanya ane pake istilah2 seperti: tolol, goblok dan gila.Ini terapi 
loh. Bukan kebaikan ente supaya kalau ngomong hati2. Terapi ini ane kasih 
alasannya dgn harapan ente bisa berargumen seperti orang waras.Sayangnya ente 
sudah parah bencinya sama Indonesia shg selalu mengejek2 indonesia saja. 
“Bashing Indonesia” itu motto ente! Sekarang ente lari dari ramalan menjadi 
proyeksi!Gila kan ada orang pinter bilang “hasil riset itu bukan data”?! Ente 
ini semakin defensive, semakin ngeyel, semakin parah tulisannya!Gobloknya 
ampun2an, proyeksi menggunakan data?!Akhirnya bilang juga proyeksi = ramalan. 
Lihat kan ngeyelnya!Ramalan = proyeksi.Ramalan = proyeksi = prediksi = 
perkiraan, estimasi!Ini tulisan awal ente: “Kalau tidak suka kata ramalan pilih 
saja sendiri perkiraan, estimasi, atau proyeksi terserahlah”. Jelas sekali 
goblok hasil riset disamakan dengan ramalan!Jadi instansi2 dinegara ente itu 
termasuk PWC, MIT, Harvard, IMF, World Bank, UN kalau bikin riset ilmiah, 
hasilnya itu sama dengan ramalan ya?!!! Wah kalau gitu, yg paling jago bikin 
ramalan itu adalah negara ente donk! Gimana ramalan negara ente dgn korea 
utara, bakalan dibunuh atau tidak?!Gimana ramalan negara ente dgn freeport, 
bakalan dapat uranium ndak dalam waktu dekat utk ngebom korea utara?! Nesare  
From: [email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Monday, September 18, 2017 2:34 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC   
Anda jelas bragging dan menjual mimpi yang membuai.  Pertama, kenapa yg anda 
copy & paste hanya Indonesia dan tidak negara2 yang lain, dimana puluhan 
negara2 lain itu kok sama sekali tidak disinggung? dimana RRT, USA, India, 
Jepang, dll.? bukankah ini menunjukkan anda bragging betapa Indonesia sekian 
puluh tahun yad. akan jadi negara ekonomi terkuat nomer sekian dengan GDP 
sekian. Kedua, tidak ada penjelasan sama sekali dari anda angka yg anda copy & 
paste itu GDP dalam PPP yang telah mark-up sedemikian rupa dibanding nilai 
cash-nya. bukankah ini misleading dan menjual mimpi. Hasil riset itu bukan 
data, itu hanya sekedar proyeksi. Dalam membuat proyeksi memang menggunakan 
data baik current maupun historical, tetapi hasil proyeksi tetap merupakan 
proyeksi, merupakan ramalan. Pengertian sederhana seperti ini saja anda tidak 
paham!  ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Koq ane yg membuai pembaca, menjual mimpi?Ane hanya kasih data dari PWC!Ente yg 
mengintrepetasikan! Ente mau mengatakan PWC yang bragging kali karena itu hasil 
riset PWC?!Bagi ane itu bukan bragging. Itu hasil riset.Seperti US News bikin 
riset ttg ranking universitas dinegara ente.Begitu juga hasil2 riset institusi 
seperti world bank, IMF, OECD, BPS, CSIS dan semua lembaga didunia.Hasil riset 
itu disebut data. Yang menggunakan data itu bisa macem2 interpretasinya.Ini 
yang ente intepretasikan sbg ramalan!Argument nya apa? Hanya 2: PPP dan 
“gejolak politik besar”. PPP itu sendiri adalah salah satu asumsi PWC dalam 
methodologi risetnya.Jadi argument ente itu hanya 1: gejolak politik besar yang 
pasti sudah PWC ketahui.Jadi ujung2nya argument ente 0 zero gede. Masih 
ngeyel?! Nesare  From: [email protected] 
[mailto:[email protected]
Sent: Friday, September 15, 2017 6:31 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC   
Jelas sekali bragging, anda bragging PWC memroyeksikan Indonesia kekuatan 
ekonomi no 5 dunia th 2030 dgn GDP sebesar "$5.424 trillion" tanpa keterangan 
sama sekali betapa angka itu dalam PPP yang telah mark-up sekian kali lipat 
dibandingkan nominal. Bukankah itu hanya sekedar membuai pembaca, menjual 
mimpi.  ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :


Bragging?Itu hasil riset dari PWC!Koq bragging?Maksudnya PWC bragging release 
data itu? Bukan masalah bragging melainkan ente bashing RI.Itu data!Bagaimana 
caranya ente bashing RI pakai data PWC itu?Caranya dengan mengatakan PWC 
meramal. Alasannya hanya 2: PPP (yang adalah asumsi PWC bukan ente) dan 
“gejolak politik besar” (nah yang ini baru asumsi ente hehehehehe yg semua 
orang tahu apalagi PWC moso’ gak tahu asumsi ini?!!). Koq bisa hasil riset PWC 
disamakan dengan ramalan?Kan jelas ente gak ngerti arti ramalan dan analysis 
research. Masalahnya kan ente gak percaya RI di no. 5 itu sebetulnya gak 
masalah. Siapapun boleh interpretasi data hasil suatu analisa dan riset, 
persoalannya ente karena memang mau bashing RI, makanya ngamuk seakan2 PWC 
goblok bikin ramalan yg mengatakan RI di no. 5.Ini kan kutak katik di otak 
ente! Negara2 lain kan ente gak lain! Ane pancing pake’ USA dan RRT, ente kan 
tersentak tapi gak bilang apa2 apakah PWC juga meramal. Jelas sekali ente 
setuju USA dan RRT dino. 1 dan 2. Gaya2 kasih komentar USA = RRT. Tetapi mana 
ente mau membenarkan riset PWC itu? Hehehehehehe.18 negara yang lain malahan 
gak disinggung2 sama sekali! Jadi kan jelas sekali ente hanya mempersoalkan RI 
saja, diimana ente gak percaya RI bisa jadi no. 5!Bukan bashing RI?!!! Hehehehe 
 Nesare  From: [email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Friday, September 15, 2017 11:00 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC   
Kepala anda kepanasan ya? posting awal anda hanya mengutip bagian Indonesia 
yang artinya itu fokus dan bragging anda. Lihat copy & paste dibawah. Tidak 
terlihat sama sekali intention anda membicarakan 22 negara lain. 
Laporan/proyeksi PWC itu dalam PPP, kalau tidak membahas dalam PPP terus apa 
lagi? Penyebutan adanya beberapa gejolak politik besar dalam jangka waktu yang 
tidak lama itu untuk menunjukkan ketidak stabilan politik, dalam melakukan 
proyeksi tentu berdasarkan historical data, yang artinya kemungkinan adanya 
gejolak politik besar lagi cukup besar. Sama sekali tidak stabil, yang 
menunjukkan proyeksi dalam jangka waktu sekian lama sangat diragukan. 
---kutipan:PWC telah mengeluarkan kekuatan ekonomi dunia 2030. Nomer 5 adalah 
Indonesia. 
http://www.businessinsider.com/pwc-predicts-the-most-powerful-economies-by-2030-2017-8/#21-nigeria-1794-trillion-1https://seasia.co/2017/09/03/21-most-powerful-economies-in-2030
 5.... INDONESIA — $5.424 trillionAccording to a professional body ICAS last 
year, Asia will remain the fastest growing region of the world overall, with 
Indonesia on course to become the world’s 16th trillion dollar economy, drawing 
some attention away from the traditional hubs of China and India.It's not 
surprising though that this one and only nation in the region could project 
more towards 
2030https://groups.yahoo.com/neo/groups/GELORA45/conversations/topics/213248   
---In [email protected], <nesare1@...> wrote :



Alaahhhh hanya bisa nulis kaya’ gini.Buktikan kalau ane gak bisa baca tulisan 
orang?! Sudah jelas thread ini, ente hanya cuplik dari data dari internet yg 
mengatakan PPP adalah salah satu asumsi yg dipakai oleh PWC dalam metodologi 
risetnya. Ente pake’ data yg sebetulnya adalah dikeluarkan oleh PWC sendiri, 
plus ente tambah dengan “gejolak politik besar”, langsung mengultimatum hasil 
riset PWC itu = ramalan. Lebih parah lagi adalah hanya RI yang dipakai sbg 
sample utk mengatakan PWC meramal!Ada 22 negara lain yang tidak singgung!Jelas 
sekali kan diotak ente hanya mau bashing RI dengan menggunakan/mengatakan PWC 
meramal.Sedangkan itu adalah hasil riset! Coba pikir2 baek2 rangkuman ane ini. 
sudah ane peringatkan ente jangan maen2 dengan orang Indonesia! Nesare  From: 
[email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Thursday, September 14, 2017 10:37 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC   
Anda ini baca tulisan orang saja tidak sanggup, tidak ada harganya diladenin.  
---In [email protected], <nesare1@..> wrote :




Oh sekarang baru ngomong RRT dan USA? Hehehehehe RRT dan USA itu sama ya 
posisinya? PWC sudah bikin riset analisanya. Ente pake’ apa bilang RRT dan USA 
itu sama?Lalu gimana dengan 18 negara yg lain ente pake’ apa utk mengatakan PWC 
meramal? Koq lari ke bank dunia? Ngomongin PWC saja belum selesai! Koq bisa 
ngomong bank dunia tidak salah? Yang ngomong ini siapa? Siapa yang bilang benar 
atau salah?Lari nih yeah! Orang lagi ngomong ente yang bilang hasil riset PWC 
adalah ramalan!Bener2 goblok tapi ya kalau ente tahu ente goblok mestinya ente 
sudah insyaf dan menerima dan tidak goblok lagi donk! 

Kirim email ke