untuk anda hanya satu kata "chicken!"
---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Kasih argument donk gimana ane sembunyi dibalik PWC?!Kasih argument donk gimana 
ane tidak berani mengemukakan pendapat sendiri?! Jelas pendapat ane tegas: ente 
salah sudah mengatakan hasil analisa PWC = ramalan!Lebih jelas lagi: ane hanya 
cut and paste berita dari media ttg hasil riset PWC ini. Gak ada yang ane 
tambah2in.Lebih lebih jelas: ente yg marah krn dengki (lebih dari tersinggung) 
dan mau bashing Indonesia dgn hasil riset PWC ini. Akhirnya semakin menulis, 
semakin salah. Gak berani kan ngomong ttg forecast, data, informasi, 
intrepretasi, ramalan dll?!!!!Ta’ telanjangi terus kalo berani!!! Nesare  From: 
[email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Wednesday, September 20, 2017 10:17 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC  
anda cuman bersembunyi dibalik PWC dan tidak berani mengemukakan pendapat 
sendiri.  ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Koq ane tersinggung?Kenapa ane harus tersinggung?Seharusnya yang tersinggung 
PWC karena ente bilang hasil riset PWC itu ramalan! Aneh2 saja ente ini! Yang 
tersinggung itu ente! Kenapa?Karena ane kasih tahu public ente itu bashing 
Indonesia plus malu karena salah mengatakan hasil riset PWC = ramalan.Karena 
ente tersinggung ini makanya ente ngeyel sampai sekarang! Siapa yang bilang 
forecast = data?Ayo mau bikin babak baru lagi?Jelas sekali ente ini gak ngerti 
arti forecast, data, intrepretasi dan informasi.Hanya dari kalimat “hasil riset 
= data”, ente jabarkan sbg “forecast = data” krn ambil kesimpulan bahwa hasil 
riset PWC = forecast = data.Kelihatan sekali jalan pikiran ente yg judek! Ente 
bukan seorang ilmuwan dan bukan seorang pemikir. Gak usahlah mau ngomong2 kaya’ 
gini.Otak ente gak nyampe. Kalo masih ngeyel, nanti ane babat lagi loh!Ayo mari 
kita lihat kalau mau diperpanjang! Nesare  From: [email protected] 
[mailto:[email protected]
Sent: Tuesday, September 19, 2017 1:25 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC   
Cuman anda yang kesinggung per-nya dengan kata "ramalan", berbagai media besar 
juga menggunakan kata ramalan utk memberitakan proyeksi PWC itu.Juga cuman anda 
yang menganggap sebuah proyeksi, forecast sebagai data. Anda jelas2 tidak 
mempunyai pengetahuan dan pengertian cukup untuk membedakan antara forecast dan 
data; kalau anda melihat GDP 2016 itu data, sudah terjadi dan dihitung, GDP 
kwartal 1 dan 2 itu data, sedang kwartal 3 itu baru forecast karena belum 
terjadi tetapi forecast kwartal 3 itu mempunyai ketepatan yang sangat tinggi 
karena hanya tinggal hitungan hari saja. Umumnya forecast dalam jangka pendek 
mempunyai ketepatan yang tinggi sedang jangka panjang ketepatannya diragukan, 
dan biasanya dengan berjalannya waktu forecast tsb akan direvisi. Bisa kita 
lihat awal 2017 forecast pertumbuhan sekian GDP akan jadi sekian, tetapi toh 
forecast itu tidak tepat selisih sekian percent dan direvisi, bandingkan saja 
forecast awal tahun dengan pertengahan tahun sudah tidak persis sama. Demikian 
juga forecast PWC yang sekian puluh tahun ketepatannya jelas sekali meragukan, 
lebih tepat disebut ramalan. Hanya orang berkepala besar otak udang yang 
menganggap ramalan PWC itu sebagai data. Kepala menjadi besar terbuai impian 
akan jadi kekuatan ekonomi terbesar, otak udang yang tidak berpikir kritis.  
---In [email protected], <nesare1@..> wrote :


Hehehehe ane hanya cut and paste dari temen.Berita itu tersebar dimana2 dimedia 
Indonesia.Kami juga membicarakannya dari berbagai sudut pandang.Ada yg pro, ada 
yg kontra, ada yg melihatnya sbg lelucon, ada yg optimis, ada yg skeptic. 
Pokoknya macem2 sudut pandang dan opininya.Tapi gak ada yg bilang hasil riset 
PWC itu sbg ramalan.Semuanya mengintrepretasi hasil riset PWC itu sbg data 
saja.Semuanya ngomongin data hasil riset PWC dalam konteks “cinta indonesia”. 
Kan jelas sekali jalan pikiran itu: gak setuju dengan hasil riset PWC, lalu 
seperti biasa pake’ istilah2 keren yg bernada 
“swearing/menyumpah/mengumpat”.Istilah “ramalan” itu sama dengan istilah2 lain 
yg ente pakai seperti “haus darah”, “pinokio”, “pembunuh”, “oon” dll. Ane kasih 
terapi, makanya ane pake istilah2 seperti: tolol, goblok dan gila.Ini terapi 
loh. Bukan kebaikan ente supaya kalau ngomong hati2. Terapi ini ane kasih 
alasannya dgn harapan ente bisa berargumen seperti orang waras.Sayangnya ente 
sudah parah bencinya sama Indonesia shg selalu mengejek2 indonesia saja. 
“Bashing Indonesia” itu motto ente! Sekarang ente lari dari ramalan menjadi 
proyeksi!Gila kan ada orang pinter bilang “hasil riset itu bukan data”?! Ente 
ini semakin defensive, semakin ngeyel, semakin parah tulisannya!Gobloknya 
ampun2an, proyeksi menggunakan data?!Akhirnya bilang juga proyeksi = ramalan. 
Lihat kan ngeyelnya!Ramalan = proyeksi.Ramalan = proyeksi = prediksi = 
perkiraan, estimasi!Ini tulisan awal ente: “Kalau tidak suka kata ramalan pilih 
saja sendiri perkiraan, estimasi, atau proyeksi terserahlah”. Jelas sekali 
goblok hasil riset disamakan dengan ramalan!Jadi instansi2 dinegara ente itu 
termasuk PWC, MIT, Harvard, IMF, World Bank, UN kalau bikin riset ilmiah, 
hasilnya itu sama dengan ramalan ya?!!! Wah kalau gitu, yg paling jago bikin 
ramalan itu adalah negara ente donk! Gimana ramalan negara ente dgn korea 
utara, bakalan dibunuh atau tidak?!Gimana ramalan negara ente dgn freeport, 
bakalan dapat uranium ndak dalam waktu dekat utk ngebom korea utara?! Nesare  
From: [email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Monday, September 18, 2017 2:34 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC   
Anda jelas bragging dan menjual mimpi yang membuai.  Pertama, kenapa yg anda 
copy & paste hanya Indonesia dan tidak negara2 yang lain, dimana puluhan 
negara2 lain itu kok sama sekali tidak disinggung? dimana RRT, USA, India, 
Jepang, dll.? bukankah ini menunjukkan anda bragging betapa Indonesia sekian 
puluh tahun yad. akan jadi negara ekonomi terkuat nomer sekian dengan GDP 
sekian. Kedua, tidak ada penjelasan sama sekali dari anda angka yg anda copy & 
paste itu GDP dalam PPP yang telah mark-up sedemikian rupa dibanding nilai 
cash-nya. bukankah ini misleading dan menjual mimpi. Hasil riset itu bukan 
data, itu hanya sekedar proyeksi. Dalam membuat proyeksi memang menggunakan 
data baik current maupun historical, tetapi hasil proyeksi tetap merupakan 
proyeksi, merupakan ramalan. Pengertian sederhana seperti ini saja anda tidak 
paham!  ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :



Koq ane yg membuai pembaca, menjual mimpi?Ane hanya kasih data dari PWC!Ente yg 
mengintrepetasikan! Ente mau mengatakan PWC yang bragging kali karena itu hasil 
riset PWC?!Bagi ane itu bukan bragging. Itu hasil riset.Seperti US News bikin 
riset ttg ranking universitas dinegara ente.Begitu juga hasil2 riset institusi 
seperti world bank, IMF, OECD, BPS, CSIS dan semua lembaga didunia.Hasil riset 
itu disebut data. Yang menggunakan data itu bisa macem2 interpretasinya.Ini 
yang ente intepretasikan sbg ramalan!Argument nya apa? Hanya 2: PPP dan 
“gejolak politik besar”. PPP itu sendiri adalah salah satu asumsi PWC dalam 
methodologi risetnya.Jadi argument ente itu hanya 1: gejolak politik besar yang 
pasti sudah PWC ketahui.Jadi ujung2nya argument ente 0 zero gede. Masih 
ngeyel?! Nesare  From: [email protected] 
[mailto:[email protected]
Sent: Friday, September 15, 2017 6:31 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC   
Jelas sekali bragging, anda bragging PWC memroyeksikan Indonesia kekuatan 
ekonomi no 5 dunia th 2030 dgn GDP sebesar "$5.424 trillion" tanpa keterangan 
sama sekali betapa angka itu dalam PPP yang telah mark-up sekian kali lipat 
dibandingkan nominal. Bukankah itu hanya sekedar membuai pembaca, menjual 
mimpi.  ---In [email protected], <nesare1@..> wrote :




Bragging?Itu hasil riset dari PWC!Koq bragging?Maksudnya PWC bragging release 
data itu? Bukan masalah bragging melainkan ente bashing RI.Itu data!Bagaimana 
caranya ente bashing RI pakai data PWC itu?Caranya dengan mengatakan PWC 
meramal. Alasannya hanya 2: PPP (yang adalah asumsi PWC bukan ente) dan 
“gejolak politik besar” (nah yang ini baru asumsi ente hehehehehe yg semua 
orang tahu apalagi PWC moso’ gak tahu asumsi ini?!!). Koq bisa hasil riset PWC 
disamakan dengan ramalan?Kan jelas ente gak ngerti arti ramalan dan analysis 
research. Masalahnya kan ente gak percaya RI di no. 5 itu sebetulnya gak 
masalah. Siapapun boleh interpretasi data hasil suatu analisa dan riset, 
persoalannya ente karena memang mau bashing RI, makanya ngamuk seakan2 PWC 
goblok bikin ramalan yg mengatakan RI di no. 5.Ini kan kutak katik di otak 
ente! 
(Message over 64 KB, truncated)

Kirim email ke