Awan DesaInilah tujuan RA Jokowi-JK..... Legalisasi tanah, bank Tanah, bagi 
kemudahan investasi dan monopoli tanah yang bebas dari tuduhan pelanggaran 
HAM..Masih bangga dukung RA-PS Jokowi JK ????..
Jokowi Akan Terbitkan Perpres Kemudahan Pembebasan Lahan
Reporter: 
Antara
Editor: 
Martha Warta
Selasa, 17 April 2018 17:51 WIB

TEMPO.CO, Majalengka -Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana menerbitkan 
Peraturan Presiden (Perpres) yang terkait pengadaan tanah untuk pembangunan 
kepentingan umum sekaligus mendukung kemudahan pembebasan lahan."Nantinya ini 
akan keluar lagi Perppres yang memudahkan tidak hanya yang masuk di Proyek 
Strategis Nasional, tetapi yang tidak juga sama saja. Artinya semua strategis," 
kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau Bandara Kertajati yang masih 
dalam proses penyelesaian di Majalengka, Selasa, 17 April 2018.Ia ingin 
persoalan pembebasan lahan tidak lagi menjadi hambatan utama bagi pembangunan 
infrastruktur yang mendukung kepentingan umum. Sebelumnya telah ada 
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk 
kepentingan umum.Namun, UU tersebut lebih diperuntukkan bagi proyek-proyek 
strategis nasional yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, Presiden Jokowi 
kemudian merasa perlu untuk menerbitkan Perpres demi mendukung kemudahan 
pembebasan lahan bagi proyek strategis lainnya.Presiden mengatakan, tidak semua 
proyek masuk dalam proyek strategis nasional, namun proyek strategis juga tetap 
harus berjalan. Hal itu disampaikan terkait ada beberapa proyek yang 
dikeluarkan dari daftar proyek strategis nasional menjadi proyek 
strategis."Bukan dikurangi, ada usulan baru, usulan baru yang kita tidak 
masukan tapi ada yang lama yang kita potong. Tetapi dalam artian, proyek itu 
tetap berjalan. Tapi tidak harus semuanya masuk ke Proyek Strategis Nasional. 
Tapi tetap berjalan," tuturnya.Mantan Gubernur DKI itu memastikan proyek-proyek 
tersebut akan tetap mendapatkan dukungan kemudahan dari pemerintah. "Karena 
kemudahannya setelah ini sama saja, baik yang masuk maupun enggak masuk sama," 
ujar Jokowi.

Kirim email ke