"Tarik pasukan kepolisian dari PT. KLAMBIR JAYA, Kembalikan Ke Markas Serta 
Hentikan Operasional PT.Klambir Jaya"


PERNYATAAN SIKAP

Kepada Yth :
1. DPRD Sumatera Utara ;
2. Kapolda Sumatera Utara ;
3. Rekan Pers

"Tarik pasukan kepolisian dari PT. KLAMBIR JAYA,Kembalikan Ke Markas Serta 
Hentikan Operasional PT.Klambir Jaya"

Hariini, 28 April 2018. Hari ke 31 para buruh PT.Klambir Jaya DILARANG 
MASUKBEKERJA.

Pelaranganmasuk bekerja ini, diduga sebagai bentuk balasan pengusaha PT.Klambir 
Jayaakibat mogok kerja spontan yang dilakukan buruh pada tanggal 24, 25, dan 
26April 2018 di area halaman PT.klambir Jaya.

Imbasnya,pada tanggal 27 April 2018 pintu gerbang ditutup rapat dan buruh 
dilarang masukbekerja. Selanjutnya pada tanggal 03 Mei 2018, Pengusaha 
PT.Klambir Jayamelalui Ibu Rapnauli Purba, SH MH mengeluarkan surat putusan 
sepihak PHKKualifikasi Mengundurkan Diri terhadap 222 buruh karena tidak masuk 
kerja 5hari berturut-turut tanpa keterangan. Sejatinya ibu Rapnauli Purba, SH 
MHmengetahui keberadaan para buruh yang sedang melakukan mogok kerja 
spontanselama 3 hari, guna menuntut Pelaksanaan 8 item Hak-Hak Normatif yg tak 
kunjungdilaksanakan oleh perusahaan, serta menuntut di Pekerjakan Kembali 5 
Buruh ygdi PHK sepihak pada tanggal 23 April 2018.

Pelaranganmasuk bekerja sejak tanggal 27 April 2018, terpaksa membuat para 
buruhmenggelar mogok kerja di depan gerbang serta mendirikan tenda (dapur umum 
untukberbuka puasa dan sahur) hingga saat ini.

Perjuanganpanjang para buruh menanti kepastian pengusaha untuk menerima kembali 
bekerja,serta pelaksanaan hak-hak normatif, tak kunjung mendapatkan angin 
segar.Alih-alih mengabulkan, justru pihak perusahaan diduga melakukan rekrument 
buruhout sourching (buruh baru) yang dipekerjakan di PT. Klambir Jaya 
sebagaipengganti buruh yang mogok kerja. Dan memobilisasi sekitar 70 orang 
buruh yangtelah mengundurkan diri dan menerima hak kompensasi 15% yang notabene 
adalahwarga setempat, untuk kembali masuk bekerja pada tanggal 28 Mei 2018 ini. 
Buruh- buruh tersebut, diduga di iming-imingi akan diberi THR serta akan 
ditetapkan sebagaiburuh tetap (PKWTT) bagi buruh kontrak.

Penggunaantenaga kerja yang telah mengundurkan diri, yang tak lain adalah warga 
setempat.Dapat BERPELUANG MENIMBULKAN KONFLIK HORIZONTAL Ditengah situasi 
berlangsungnyabulan suci Ramadhan, serta DAPAT MEMUTUS TALI PERSAUDARA sesama 
buruh yangmelakukan mogok kerja, yang juga adalah warga setempat.

Situasitadi pagi sekitar pukul 09.30.wib, terasa tegang. Kesiapsiagaan polisi 
dalammengawal buruh yang masuk kerja, terkesan tidak bertindak netral. Tugas 
dan fungsikepolisian sebagai pengaman, ternoda akibat adanya tindak pengawalan. 
beberapaorang buruh perempuan jatuh pingsan, ada yang berteriak histeris, 
menangis danmelantunkan dzikir dan shalawat. Ada yang berteriak "Sesama buruh 
inginmasuk kerja, tapi kenapa ada yang diperbolehkan masuk dan kenapa ada yang 
tidakdiperbolehkan".

Perjalananpanjang kesedihan perjuangan buruh PT.klambir jaya ini, belum mampu 
mengetuknurani Pihak Pemerintah, terkhusus DINAS TENAGA KERJA Sumatera Utara, 
DINASKETENAGAKERJAAN Kabupaten Deli Serdang, DPRD Sumut dan DPRD Kabupaten 
DeliSerdang. Pihak pemerintah terkesan mendiamkan dan tidak responsif 
menengahiperselisihan hubungan industrial ini. TIDAK ADA YANG TURUN KE PABRIK, 
padahalpemberitahuan Via Telpon dan surat permohonan telah dilayangkan..

Kehadiranpihak kepolisian dengan jumlah yang begitu besar, yang tidak sesuai 
denganjumlah buruh yang melakukan mogok kerja, membuat situasi di PT. klambir 
Jayayang beralamat di Jl.Klambir 5 Pasar I Umum, Tanjung Gusta - Sunggal, 
sepertiMARKAS POLISI. padahal para buruh yang melakukan mogok kerja, terlihat 
tertibdan damai, sambil mengumandangkan dzikir dan shalawat. 
Mobil pengangkut bahan baku produksi dan Mobil pengangkut hasil produksi 
siapedar, lalu lalang keluar masuk pabrik tanpa hambatan dalam beberapa waktu 
yanglalu.

Kehadiranpolisi dengan jumlah besar, membuat hati para buruh menjadi gusar, 
sedih, cemasbahkan ada yang pingsan. Begitu juga dengan apa yang dirasakan 
masyarakatdisekitaran pabrik.

Olehkarena itu, DEMI MENGHARGAI BULAN SUCI RAMADHAN dan upaya 
memeliharakekondusifan dan keamanan para buruh dan masyarakat di sekitaran 
PT.KLAMBIRJAYA. Maka dengan ini, saya Ahmadsyah/Eben selaku KETUA DPD GSBI 
provinsiSumatera Utara, meminta kepada KETUA DPRD Sumatera Utara, dan KAPOLDA 
SumateraUtara, untuk segera ;
1. Menarik seluruh personil kepolisian yang ada di PT.Klambir Jaya, 
untukkembali ke Markas serta menuntut kepolisian agar bertindak netral 
dalampenanganan mogok kerja ;
2. Menghentikan segera Operasional Produksi dan Pengerahan Tenaga Kerja 
untukmasuk bekerja di PT. Klambir Jaya, selama belum ada penyelesaian 
yangkonfrehensif mengenai hak kepastian kerja, hak normatif bagi seluruh buruh ;
3. Menuntut pertanggungjawaban PT.Klambir Jaya untuk membayar THR bagi 
seluruhburuh ;
4. Meminta kepada DINAS TENAGA KERJA Sumatera Utara untuk menindak danmemproses 
hukum pelanggaran hak normatif buruh yang dilakukan pengusahaPT.Klambir Jaya ;
5. Pekerjakan kembali seluruh buruh PT.Klambir Jaya tanpa syarat dan 
tanpapengecualian ;

Demikianpernyataan sikap ini dibuat dan disampaikan, untuk dapat di tindak 
lanjuti DEMITERPELIHARANYA SITUASI KEKONDUSIFAN DAN KEAMANAN di wilayah sekitar 
PT.KlambirJaya. serta demi terpeliharanya hubungan industrial yang harmonis.

Hormatsaya ;

Ahmadsyah/Eben
Ketua DPD GSBI Sumut.



Ucapan terima kasih kamiKeluarga Besar GSBI Sumut dan SBIK - GSBI PT. Klambir 
Jaya, kepada :

Bung Gindo Nadapdap (advokad yg masih setia pada buruh)
Bung Usaha Tarigan (KordaKSBSI)
Bu Rintang Berutu (KetuaUmum SBMI Merdeka)
Bung Parulian Sinaga (KetuaUmum KBI)
Bung Silalahi Tony Rickson (SekretarisFSPMI)
Bung AmienBasri (ketua FSPI)
Bung Putra (FMN Ranting USU)
Jeng Dessy Maya Sari (SeruniRanting USU)
Tokoh-Tokoh Masyarakat Tanjung Gusta - Klambir 5Kebun.
Seluruh Pengurus PTP GSBI
Dan simpatisan-simpatisan yg tdk dapat disebutkannama2nya.

AcaraKonsolidasi Buka Puasa Bersama, yg dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2018 
ini,sukses dan mendapat dukungan yg positif, baik dari tokoh masyarakat 
maupunpimpinan SB/SP, mahasiswa dan Advokad.

PenguatanAspek Litigasi dan Non Litigasi, itu yg akan dirancang dalam 
mendukungperjuangan buruh PT. Klambir Jaya utk mendapatkan kembali Hak Bekerja, 
THR danHak-Hak Normatif Lainnya.

PersatuanBuruh PT.Klambir Jaya yg terhubung dengan penguatan solidaritas 
dimasyarakatserta Pembangunan Aliansi SOLIDARITAS BURUH KLAMBIR JAYA khusus di 
KalanganSB/SP serta Ormas di Kota menjadi Objek yg di perioritas kan.
Dan yang tidak kalah penting, yaitu komitmen bersama untuk membentuk 
TImADVOKASI BERSAMA mengenai perjuangan buruh PT. Klambir Jaya.

Itusemua tertuang dlm agenda hari ini, "MENCARI JALAN PENYELESAIAN 
PERJUANGANHAK BURUH PT. KLAMBIR JAYA".

SayaEben Ketua DPD GSBI Sumut, Menaruh Hormat Yang Setinggi-tinggi atas 
kunjunganwaktu yg kawan2 luangkan utk menghadiri agenda Konsolidasi Buka Puasa 
Yang diGagasi oleh Buruh PT. klambir Jaya ini. Spirit perjuangan yg kwn2 
sampaikan,membuat massa buruh tidak terasing dan merasa sendiri. Kami semakin 
yakin bahwakami tidak sendiri, terima kasih untuk semuanya.

InsyaAllah dalam waktu dekat, pembentukan Aliansi SOLIDARITAS BURUH dan Tim 
AdvokasiBersama Untuk Perjuangan Buruh PT. Klambir Jaya, akan segera kita gelar.

#TerimaKasih
#PanjanhUmurPerjuangan
#BerharapSolidaditasYangLuas
#SevaBuruhPTklambirjaya


Kirim email ke