Kalau alasannya karena buruh-buruh kasar Cina sehebat itu, lalu kenapa dikirim ke Indonesia? Bukankah sering dikabarkan
pemerintah RRC sedang giat membangun pedesaan untuk mencapai kemakmuran pada tahun 2020? Tentu buruh-buruh super itu dibutuhkanlah untuk membangun negerinya 5x lebih bagus dan 5x lebih cepat, Logika buruh lokal mah sederhana: kenapa cuma investor Cina yang bawa-bawa buruh kasar? --- bhjo@... wrote : Alasan yg logis: Barangkali efisiensi, kebagusan dan kecepatan bekerjanya TKA adalah 5x atau lebih dari pada bekerja lokal, jadi biarpun memberi gaji 3-4× lebih tinggi tetap masih untung.
