Terimakasih. Semakin lurus saja tampaknya pencabutan dukungan Anda kepada Jokowi.
Bedanya, baru Anda yang mencabut dukungan dengan alasan religius, sedangkan yang lain-lain balik badan dengan argumen ideologis, kinerja, kebohongan, ataupun janji-janji yang tidak ditepati. Sekalipun begitu, pencabutan dukungan Anda tetap sah. Anda sudah ada di Jl. Lurus. --- marthajan04@... wrote : Sedikit meluruskan Ajeg. Saya bilang cabut dukungan kepada Jokowi karena saya kecewa berat pada kalahnya Jokowi kepada setan2 fundamentalis islam ini. tapi saya tidak ingin juga kalau lawan2 Jokowi yang sekarang ini menunjukkan wajahnya (2 orang) yang akan menang. Tidak dapat dibayangkan akan seperti apa Indonesia. Hanya berharap Jokowi akan lebih kuat berpendirian mempertahankan Pancasila dan berani kalah, tidak usah menyerah pada iblis2 perusak Pancasila. Hanya itu. Semoga Tuhan masih memberkati Indonesia. Sungguh mengerikan melihat keadaan Indonesia akhir2 ini. On Sunday, May 6, 2018, 12:47:19 AM PDT, ajegilelu@... wrote: Nah, barisan panjang pendukung yang berpaling dari Jokowi bertambah satu orang lagi. Rata-rata keputusan untuk balik badan begini diambil dengan kesadaran penuh dan alasan jelas, terutama setelah melihat kinerja Jokowi yang tidak jujur menjadi presiden (banyak disetir pihak lain) serta kebohongan demi kebohongan yang dimulai dengan janji kabinet ramping, tidak akan berutang, pemberantasan korupsi, penuntasan kasus pelanggaran HAM dll. Sekarang, satu persatu pendukung Jokowi terbuka matanya, mengambil sikap dan keputusan secara sadar. Beda ketika saat pemilihan dulu yang sebagian terjebak gencarnya pencitraan lewat media sosial (Jasmev dsb) serta banyak yang hanya ikut-ikutan. Hilang kesadaran. Mabok sekalipun tak nenggak alkohol. Ke depan perlu dipikirkan dan dibuat aturan untuk mengakomodir pencabutan dukungan dalam sistem pemilihan langsung ini, baik terhadap presiden, gubernur, bupati, maupun walikota. --- marthajan04@... wrote : Orang Indonesia ga peduli. Pokoknya seiman. Pokoknya haram dipimpin non muslim. Yang muslim yang maju yang koruptor atau ga becus mimpin. Makin lama makin kacau. Masih mimpi Indonesia maju di masa depan?????????? Jokowi sudah kalah sama gerombolan 212. Si imam cabul dibebaskan. Kabarnya tukeran dengan Sukmawati. Padahal Sukma ga salah apa2. Dia yang ingin melestarikan budaya Indonesia sesuai cita2 bapaknya Bung Karno, kalah sama islam2 fundamentalis iblis ini. Pasti ini keluarga Sukma yang minta. Jokowi sungguh mengecewakan. Saya cabut dukungan saya terhadap Jokowi.
