berita bulan April dikatakan "soon" tp belum ada berita baru rasanya masih 
dalam persiapan, sedang bulan depan (Juli) sdh ada competition yg fokus pada 
speed "The 2018 Hyperloop Pod Competition will take place on July 22, 2018."
Saya lihat didaftar peserta cukup banyak yg dari luar US, ada yg dari Jepang 
(Keio Univ), Delft, Zurich, Dublin. Sayangnya kok tidak ada team dari Indonesia 
seperti ITB dan ITS ya.

2018 COMPETITION TEAM ROSTER (AS OF FEBRUARY 2018)

MAIN COMPETITION TEAMS

| Team Name | University |
| Keio Alpha | Keio University |
| AZLoop | Arizona State University, Embry-Riddle Aeronautical University |
| Delft Hyperloop | Delft University of Technology |
| HyperXite | University of California, Irvine |
| Michigan Hyperloop | University of Michigan |
| Berkeley Hyperloop | University of California, Berkeley |
| Hyperloop at Virginia Tech | Virginia Tech |
| Swissloop | ETH Zurich |
| EPFLoop | Ecole Polytechnique Federale de Lausanne |
| WARR Hyperloop | Technische Universität München |
| Purdue Hyperloop | Purdue University |
| Hyperloop UPV | Universitat Politècnica de València |
| Hyperloop at VCU | Virginia Commonwealth University |
| DiggerLoop | Colorado School of Mines |
| UW Hyperloop | University of Washington |
| HyperPodX | University of Applied Sciences Emden/Leer and Carl von Ossietzky 
University Oldenburg |
| ÉirLoop | Dublin City University, Trinity College Dublin, University College 
Dublin, Dublin Institute of Technology, Institute of Technology Tallaght, 
Maynooth University, Carlow Institute of Technology (CIT) |
| Texas Guadaloop | The University of Texas at Austin |
| Badgerloop | University of Wisconsin–Madison |
| HYPED | University of Edinburgh |


LEVITATION SUB-COMPETITION TEAMS

| Team Name | University |
| UCSB Hyperloop | University of California, Santa Barbara |
| Spartan Hyperloop | San Jose State University |



    On Saturday, June 16, 2018, 10:10:04 PM PDT, kh djie <[email protected]> 
wrote:  
 
 Bung Jo,Apa benar sudah berhasil sampai kecepatan itu, atau masih dalam 
perhitungan :Musk’s updates came late Saturday on Twitter. Expanding on a tweet 
he posted last August about the SpaceX Hyperloop pusher pod, Musk candidly 
stated that the new goal for the upcoming speed test would be “kinda nutty.” 
Accelerating from a standstill to a blazing 383.7 mph (half the speed of sound) 
in around 1.2 km, after all, is a pretty challenging endeavor.
Itu menurut tulisan : 
BySimon AlvarezPosted on  April 9, 2018

2018-06-17 6:56 GMT+02:00 Jonathan Goeij <[email protected]>:

 Sedikit koreksi untuk bung Djie, percobaan terakhir mencapai kecepatan 381 
miles/jam atau 613 km/jam bukan 350 km/jam seperti yg anda katakan, itupun 
dengan jarak yang hanya 0.75 miles (atau 1.2 km) sangat pendek sekali. 
Kecepatan percobaan ini sudah beberapa kali lipat dibanding high speed train yg 
ada.
    On Saturday, June 16, 2018, 9:00:44 PM PDT, Jonathan Goeij 
<[email protected]> wrote:  
 
  Memang begitu bung Djie, yg pertama kali dihitung dalam full capacity, itu 
mungkin dgn pemberangkatan setiap 0.5 menit. Setelah itu dilihat berapa 
penumpang yg secara real akan naik, sehingga bisa dijadwalkan setiap berapa 
menit dengan capsule terisi penuh atau hampir penuh katakanlah setiap 5 menit 
atau 10 menit, dihitung apakah masih bisa profitable. Kalau masih ada untung 
dihitung berapa lama modal kembali. dst dst.
Percobaan Tesla baru pd jarak pendek, sdh tentu belum akan mencapai kecepatan 
penuh.
Memang akan ada industri yg tersaingi, seperti penerbangan atau kereta api. 
Tiongkok misalnya yg telah membangun sedemikian banyak high speed railway tentu 
akan berpikir beberapa kali utk juga membangun hyperloop yg akan bersaing dgn 
kereta cepat.

    On Saturday, June 16, 2018, 4:48:08 PM PDT, kh djie <[email protected]> 
wrote:  
 
 Yang bung hitung itu kemungkinan ideale kapasitas, bukan berdasarkan jumlah 
orang per hariyang bepergian antar kota, berdasarkan data yang ada.Biasanya 
banyak projek baru, technisch uitvoerbaar (dapat dilaksanakan), tetapi 
ekonomisniet haalbaar (tidak menguntungkan secara ekonomi).Tetapi pada projek 
hyperloop ini, tekniknya belum betul2 teratasi, baru  bisa hingga 350 km/jam 
pada percobaan terakhir Tesla. Kalau teknisnyateratasi, projeknya bisa 
ekonomisch bagus. Tetapi ada kemungkinan masalah keputusan politikyang harus 
diatasi. Kemungkinan dihambat oleh industri penerbangan.
2018-06-16 22:49 GMT+02:00 [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>:

     


Kita coba hitung2 sedikit, dgn 20 orang tiap capsule dan diberangkatkan setiap 
menit, dalam 1 jam ada 1200 penumpang, dalam 1 hari 24 jam nonstop 28,800 
penumpang, 1 bulan 30 hari penuh 864,000 penumpang.  
Seandainya pemberangkatan bisa setiap 0.5 menit, setiap hari bisa mengangkut 
57,600 penumpang, sebulan 1,728,000 penumpang.

Juga dengan keberangkatan setiap saat seperti itu penumpang bisa punya waktu yg 
flexible sekali.
Tantangan terbesar saya rasa safety, dgn kecepatan sekitar 1200 km/jam yg 
setara dengan kecepatan suara, seandainya kecelakaan tentu sukar dibayangkan 
apa yg terjadi tubuh manusia mungkin jadi perkedel, tetapi hal ini rasanya bisa 
diatasi dgn technology dan perhitungan yg cermat. Yg menakutkan bila ada 
serangan teroris baik yg menyerang dari luar ataupun bom bunuh diri sebagai 
penumpang.
Gabungan maglev dengan vacuum tube saya rasa brilliant membuat tdk ada gesekan 
dgn rel dan tidak ada udara yg menghambat, makanya bisa mencapai kecepatan 
suara saat ini, dimasa yad mungkin bisa jauh lebih cepat lagi.
Video ini loop competition yg digelar Elon Musk tahun lalu, para mahasiswa itu 
inovative sekali (mungkin setara dengan para siswa penemu mobil esemka:) )  
competition berikutnya akan digelar bulan Juli 2018https://youtu.be/pm48hdYskt0
---In [email protected], <djiekh@...> wrote :


Capsule : 10 - 20 orangCapsule diberangkatkan tiap 0.5 - 2 menit.Probleem di 
Eropa : ongkos bebaskan tanah.Probleem lain : Ongkos buat hyperloop dan ongkos 
buatnya yang tinggi agar benar2 amanBelanda gunakan teknik melayang pakai 
magneet (maglev system), mengurangi frictie.Tesla tadinya mau pakai princiep 
Hoover,mengeluarkan udara dari bawah untuk membuat capsule melayang.Kabarnya 
banyak engineer yang lebih memilih maglev system dikombinasi dengan hampa 
udara.Ada lagi yang dengan idee, di beberapa bagian ada magneet tambahan, untuk 
menolak kemagnetan yang adasehingga capsulenya daya tolaknya tiap kali jadi 
besar.Tesla pinter, bikin kompetisi antar universitas dan perusahaan pakai 
tabung dan Hyperloop dari Tesla. Yang pernah jadi juara kompetisi : Technische 
Universiteit Delft. yang pernah juara klassement : Universiteit 
Munchen.Probleem terbesar : Kemauan politik dan keberatan2 dari Industri 
penerbangan dan pembuatr mobil.

2018-06-16 7:29 GMT+02:00 Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] 
<[email protected]>:


 

bisa bikin dr downtown LA ke airport LAX cuman $1 tentu ekonomistabung besar 
itu hampa udara, makanya bisa cepat sampai 1200 km/jamdgn sistem pengaturan yg 
bagus bisa setiap saat naik turun 16 orang tentu jadi banyak juga
On Wednesday, June 13, 2018, 11:39:03 PM PDT, bhjo@... [GELORA45] 
<[email protected]> wrote:

Saya lihat video nya high speed hyperloop, cuma bisa mengangkut 16 penumpang 
dan kendaraannya berjalan seperti tabung besar, rasamya tidak bisa economical 
seperti bullet train diatas tanah.






   

    

  

Kirim email ke