bukan rahasia si Prabowo masuk Islam pd saat kawin sm anak
Soeharto.
Si Rizieq Shihab juga dekat sekali dengan Wiranto dan
pendukung beratnya waktu pemilu 2004, masak anda tidak tahu
kalau FPI didirikan Pangdam Jaya Djaja Suparman dan Kapolda
Nugroho Dajusman. FPI pd dasarnya merupakan attack dog TNI
dalam bentuk milisi sipil untuk demo tandingan membubarkan
demo mahasiswa th 98 dulu itu.
Darimana anda tahu yg satu jalan damai yg satu garis keras.
---In [email protected]
<mailto:[email protected]>, <SADAR@...>
<mailto:SADAR@...> wrote :
Darimana bung bisa bilang Wowo "pura2" Islam, hanya karena
jadi menantu Suharto saja? Lalu, bagaimana kedekatannya
dengan Habib Rizieq itu? Juga ber-"pura2" untuk wujudkan
ambisi jadi RI-No1 saja? Bukan bersama2 jalankan Khilafah!
Tidak salah menyatakan dikubu JM sekarang juga nampak ada
kekuatan Khilafah itu, ... bahkan nampak makin banyak dan
kuat setelah Maruf jadi cawapres nya! Lalu, ... apa bedanya?
Perjuangan NKRI bersyariah Islam sudah terjadi sejak awal
Kemerdekaan, ... bahkan sampai terjadi pemberoantakan
DI-TII, kekerasan yang harus ditumpas! Nampak jelas
perjuangan wujudkan Syariat Islam tidak pernah berhenti,
bahkan sampai sekarang ini menjadi lebih panas dan sengit.
Khususnya bisa terlihat saat Pilgub DKI-Jkt dalam usaha
menggagalkan Ahok yang berakhir dengan keberhasilan mereka
penjarakan Ahok! Demo 212 yang saya lihat bukan lagi
demonstrasi akal sehat perjuangkan "keadilan", tapi sudah
menjadi MONUMEN wujudkan syariat Islam di Nusantara ini
dengan KEKERASAN, sekalipun sementara ini masih dilancarkan
secara "DAMAI". Dalam pengertian, kelompok garis "damai"
masih ungguli kelompok keras yg sementara ini masih bisa
menahan kesabaran saja. Entah kapan bisa meledak, ...
Nampak jelas, kubu-02 Wowo sampai sekarang ini justru
didukung kuat kelompok HTI, FPI, Habib Rizieq, PKS, PAN, yg
tergabung dalam 212 dan garis keras itu, ... sedang kubu-01
JM didukung Maruf, NU, PKB, PPP, ... yang tentunya juga
perjuangkan Syariat Islam dengan jalan damai berdasarkan
konstitusi.
Jadi, ... pilih saja kubu mana yang harus dihadapi,
kemungkinan harus melawan garis keras atau menghadapi garis
damai. Mana yang akan lebih baik dan menguntungkan bagi
rakyat banyak, kemungkinan jadi berdarah-darah dengan
jatuhnya banyak korban rakyat tidak berdosa atau perjuangan
jangka-panjang secara damai, dimana masing-masing kekuatan
berusaha keras meningkatkan kesadaran rakyat banyak saja.
jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45] 於
2/2/2019 23:49 寫道:
Tepat!
Dalam keluarga Prabowo banyak bukan Islam, yg Islam
justru sedikit. Si Prabowo sendiri juga cuman "pura2"
Islam sdh kadung karena kawin sm anaknya Suharto.
Kemungkinan utk jd NKRI Bersyariah kecil, bahkan yg
mungkin terjadi kelompok Islam yg ingin khilafah
"dipasung".
Sedang Jokowi sekarang saja sdh sedemikian membawa
negara ke kanan sedemikian rupa, mungkin namanya masih
NKRI dan Pancasila ttp yg dominan cuman sila pertama
menurut pandangan sempit atas nama mayoritas.
---In [email protected]
<mailto:[email protected]>, <sugihlia@...>
<mailto:sugihlia@...> wrote :
Kalau liat dari komposisi, PKS di tubuh prabowo,
kebanyakan gak bakal di gubris sm prabowo, paling bakal
jadi kasus tanjung priok lagi klo prabowo jadi
presiden, apalagi dia hanya menggunakan kekuatan massa
Islam untuk meraih jadi presiden, Dan akhirnya lupa...
Kalau jokowi melihat dari komposisi Ma'aruf, maka Islam
akan mendapatkan legitimasi secara pemerintahan, NKRI
bersyariah bisa 80% , entah nanti Yang di setir Jokowi
atau Ma'aruf...
On Sat, 2 Feb 2019, 11:40 jonathangoeij@...
<mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45]
<[email protected]
<mailto:[email protected]> wrote:
Antara pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi
mana yg lebih besar kemungkinannya jadi NKRI
Bersyariah? tolong berikan alasan/argumen.
---In [email protected]
<mailto:[email protected]>, <SADAR@...>
<mailto:SADAR@...> wrote :
Iyaaa, ... sementara ini mereka BERHASIL ganti
dan penjarakan Ahok, juga akhirnya Buni
dikorbankan meringkuk juga dipenjara, tapi, ...
pertarungan berikut yang lebih seruuu masih
berlanjut! Sesuai target merekat #Ganti
Presiden Jokowi dan wujudkan Khilafah, Negara
Islam Indonesia!
kh djie 於 2/2/2019 8:35 寫道:
Yang berhasil adalah gerakan ganti
gubernur DKI.
Yang diuntungkan, biarkan Buni Yani buntung ?
Senjata makan tuan ?
Pada tanggal Sab, 2 Feb 2019 pukul 01.29
ChanCT SADAR@... <mailto:SADAR@...>
[GELORA45] <[email protected]
<mailto:[email protected]>> menulis:
SETUUUJUUUU, ...! Seandainya saja
TIDAK ADA orang yg hendak gunakan
ucapan Ahok ttg. Almaidah 51 itu di
Pulau Seribu itu untuk genjot dan
jatuhkan Ahok, TENTU tidak akan
terjadi tuduhan menista Agama dan
serentetan aksi 212 sampai Ahok
dipaksakan masuk penjara, ...! Lha,
... kenyataannya "jutaan" orang jadi
"MARAH" merasa Agamanya dinista
setelah video Buni Yani yg sudah
direkayasa itu viral di medsos, ...!
Hanya saja SAYANAG, SERIBU SAYANG, ...
pengadilan hanya menjatuhkan vonis 1,5
tahun pada diri Buni Yani, TIDAK
mengusut ada orang-orang yang menjadi
DALANG dibalik kerusuhan yg terjadi
ini! Dimana kemungkinan sangat besar,
Buni maupun Ahok hanyalah korban dari
rencana besar aksi #Ganti Presiden
Jokowi saja!
Sugih Liawan sugihlia@...
<mailto:sugihlia@...> [GELORA45] 於
2/2/2019 7:20 寫道:
Kalau Buni Yani tidak melakukan apa2,
sebenarnya MUI juga tidak akan
mengeluarkan fatwa apa2, terbukti
dari sebenarnya itu video kejadian
dari beberapa waktu yang sudah lewat
Dan tidak ada Yang komplain, begitu
buni yani melakukan upload Dan
memotong, baru keluar fatwa penistaan
agama, bukannya begitu Pak Jonathan?
Kalau masalah Ma'aruf Amin Yang
mengeluarkan fatwa, ya mang segala
sesuatu bagi mereka, kalau
menguntungkan, fatwa bisa menjadi
alat mereka.
Kalau jokowi tidak Turun tangan, saya
agak kurang setuju, walau mereka
pernah pasangan Gub - Wagub, Dan skrg
Jokowi Presiden, gak bisa seenaknya
juga campur tangan, ya jgn sampai
presiden intervensi hukum, kalau
sampai iya, maka hukum dibawah
presiden, bukan presiden dibawah
hukum, nanti malah jd diktator
On Sat, 2 Feb 2019, 06:09 Jonathan
Goeij <jonathangoeij@...
<mailto:jonathangoeij@...> wrote:
Saya kira yg jadi penyebab utama
1. Ma'ruf Amin yg mengeluarkan
fatwa/pokok pikiran MUI penista
agama shg membakar kemarahan masa.
2. Joko Widodo sang presiden yang
"cuci tangan" tunduk pada tekanan
masa.
Perbandingannya kurang lebih
mirip dengan peran Kayafas dan
Pontius Pilatus dalam drama
penyaliban Yesus.
Baik Ahok ataupun Buni Yani dan
Ahmad Dhani sebenarnya korban.
On Friday, February 1, 2019,
2:55:11 PM PST, Sugih Liawan
<sugihlia@...
<mailto:sugihlia@...>> wrote:
Apa kabarnya Ahok yang karir
politik hancur, kebiasaan
kelompok mereka, merasa paling
dikorbankan atas apa yang mereka
buat sndr...
On Fri, 1 Feb 2019, 22:28
Jonathan Goeij jonathangoeij@...
<mailto:jonathangoeij@...>
[GELORA45]
<[email protected]
<mailto:[email protected]>
wrote:
Curhat Buni Yani: Diteror
dan Kehilangan Pekerjaan
Sejak Kasus Ahok
<https://www..merdeka.com/peristiwa/curhat-buni-yani-diteror-dan-kehilangan-pekerjaan-sejak-kasus-ahok.html>
Curhat Buni Yani: Diteror
dan Kehilangan Pekerjaan
Sejak Kasus Ahok | me...
Ronald
Di hadapan jemaah Salat
Jumat, Buni Yani sempat
menangis. Dia mengaku ikhlas
atas kejadian ini. Baginya,
peristi...
<https://www.merdeka.com/peristiwa/curhat-buni-yani-diteror-dan-kehilangan-pekerjaan-sejak-kasus-ahok.html>