Yaaa, ... itulah kenyataan masalah HUKUM yang masih banyak persoalan dinegeri ini! Saya hanya membandingkan kedua Capres yang memang sama-sama jelek! Perbandingannya mana yang lebih JELEK/JAHAT saja! Bukan mana yang lebih BAIK, ... Terserah saja pada bung, jadi pembela dan pendukung Wowo, ... yang dianggap lebih baik!

[email protected] [GELORA45] 於 3/2/2019 11:31 寫道:

si Prabowo salat gak becus, ngaji gak entos, terus kalau nggak dibilang pura2 mau bilang apa?

Wiwi lemah lembut penuh kemanusiaan ya..... sampai Abu Bakar Baasyir yg membunuh ratusan orang juga akan dibebaskan kalau nggak diprotes kiri kanan dan ditegur Wiranto, Susrama siotak pembunuhan wartawan yg membongkar korupsinya dikasih remisi dari seumur hidup jadi 20 tahun, sementara Rani Andriani yg cuman kurir narkoba telah dipenjara belasan tahun langsung dieksekusi mati, Meiliana yg cuman protes suara Azan sudah rumahnya dibakar habis masih divonis penodaan agama sementara si Wiwi lemah lembut itu cuman bilang tidak bisa intervensi. Masih mau contoh2 lain yg menunjukkan kelemah lembutan Wiwi?

Duh lemah lembutnya......

kutipan:
Sedang kalau kita melihat pribadi Wiwi yg lemah-lembut belum ada jejak langkah kekerasan dilakukan, sekalipun dikubu-01 juga mulai disusupi elemen-elemen keras macam Ali Ngabalin, tapi masih ada tokoh non-Islam seperti jenderal Luhut yg tentunya akan menghadang diberlakukannya syariat Islam.

---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

Segala hal ihwal didunia ini terus bergerak dan berubah, ... Tidak statis dan MATI. Lebih-lebih dengan pemikiran seseorang, ... yang bisa berubah seiring perubahan situasi!

Wowo yang semula kristen juga bisa berubah jadi Islam sesuai kebutuhan hidupnya yang dianggap membawakan haridepan yang lebih baik, ... dan tentu sulit dibilang "pura2" jadi Islam, apalagi sudah bercerai dengan Titiek dan kedekatannya dengan kelompok Habib Rizieq!

Tidak salah terbentuknya FPI tidak lepas dari Wiranto yg dijadikan pentung TNI juga, ... dan tindak-tanduk FPI yg sangat merusak ketertiban dan ketenangan kehidupan masyarakat, seperti mengobrak-abrik warung yg jual miras, bar dan club-malam sampai pada pengrusakan gereja, penganiayaan pengikut Ahmadiyah, ... tapi selanjutnya nampak kurang kedekatan Wiranto dengan FPI itu?!

Kalau kita lihat sikap dan tindak-tanduk Wowo yg harus bertanggungjawab atas penghilangan belasan aktivis '98 dan olehkarenanya dipecat dari jabatan kemiliteran TNI! Nampak jelas Wowo nya sendiri adalah garis keras! Bukankah sudah nampak jelas sikap sangar kelompok HTI, FPI, 212 yg tergabung di kubu-02 adalah garis keras wujudkan syariat Islam di Nusantara ini!

Sedang kalau kita melihat pribadi Wiwi yg lemah-lembut belum ada jejak langkah kekerasan dilakukan, sekalipun dikubu-01 juga mulai disusupi elemen-elemen keras macam Ali Ngabalin, tapi masih ada tokoh non-Islam seperti jenderal Luhut yg tentunya akan menghadang diberlakukannya syariat Islam.



jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45] 於 3/2/2019 8:53 寫道:


    bukan rahasia si Prabowo masuk Islam pd saat kawin sm anak Soeharto.

    Si Rizieq Shihab juga dekat sekali dengan Wiranto dan pendukung
    beratnya waktu pemilu 2004, masak anda tidak tahu kalau FPI
    didirikan Pangdam Jaya Djaja Suparman dan Kapolda Nugroho
    Dajusman. FPI pd dasarnya merupakan attack dog TNI dalam bentuk
    milisi sipil untuk demo tandingan membubarkan demo mahasiswa th
    98 dulu itu.

    Darimana anda tahu yg satu jalan damai yg satu garis keras.


    ---In [email protected] <mailto:[email protected]>,
    <SADAR@...> <mailto:SADAR@...> wrote :

    Darimana bung bisa bilang Wowo "pura2" Islam, hanya karena jadi
    menantu Suharto saja? Lalu, bagaimana kedekatannya dengan Habib
    Rizieq itu? Juga ber-"pura2" untuk wujudkan ambisi jadi RI-No1
    saja? Bukan bersama2 jalankan Khilafah!

    Tidak salah menyatakan dikubu JM sekarang juga nampak ada
    kekuatan Khilafah itu, ... bahkan nampak makin banyak dan kuat
    setelah Maruf jadi cawapres nya! Lalu, ... apa bedanya?

    Perjuangan NKRI bersyariah Islam sudah terjadi sejak awal
    Kemerdekaan, ... bahkan sampai terjadi pemberoantakan DI-TII,
    kekerasan yang harus ditumpas! Nampak jelas perjuangan wujudkan
    Syariat Islam tidak pernah berhenti, bahkan sampai sekarang ini
    menjadi lebih panas dan sengit. Khususnya bisa terlihat saat
    Pilgub DKI-Jkt dalam usaha menggagalkan Ahok yang berakhir dengan
    keberhasilan mereka penjarakan Ahok! Demo 212 yang saya lihat
    bukan lagi demonstrasi akal sehat perjuangkan "keadilan", tapi
    sudah menjadi MONUMEN wujudkan syariat Islam di Nusantara ini
    dengan KEKERASAN, sekalipun sementara ini masih dilancarkan
    secara "DAMAI". Dalam pengertian, kelompok garis "damai" masih
    ungguli kelompok keras yg sementara ini masih bisa menahan
    kesabaran saja. Entah kapan bisa meledak, ...

    Nampak jelas, kubu-02 Wowo sampai sekarang ini justru didukung
    kuat kelompok HTI, FPI, Habib Rizieq, PKS, PAN, yg tergabung
    dalam 212 dan garis keras itu, ... sedang kubu-01 JM didukung
    Maruf, NU, PKB, PPP, ... yang tentunya juga perjuangkan Syariat
    Islam dengan jalan damai berdasarkan konstitusi.

    Jadi, ... pilih saja kubu mana yang harus dihadapi, kemungkinan
    harus melawan garis keras atau menghadapi garis damai. Mana yang
    akan lebih baik dan menguntungkan bagi rakyat banyak, kemungkinan
    jadi berdarah-darah dengan jatuhnya banyak korban rakyat tidak
    berdosa atau perjuangan jangka-panjang secara damai, dimana
    masing-masing kekuatan berusaha keras meningkatkan kesadaran
    rakyat banyak saja.



    jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45] 於
    2/2/2019 23:49 寫道:


        Tepat!


        Dalam keluarga Prabowo banyak bukan Islam, yg Islam justru
        sedikit. Si Prabowo sendiri juga cuman "pura2" Islam sdh
        kadung karena kawin sm anaknya Suharto. Kemungkinan utk jd
        NKRI Bersyariah kecil, bahkan yg mungkin terjadi kelompok
        Islam yg ingin khilafah "dipasung".

        Sedang Jokowi sekarang saja sdh sedemikian membawa negara ke
        kanan sedemikian rupa, mungkin namanya masih NKRI dan
        Pancasila ttp yg dominan cuman sila pertama menurut
        pandangan sempit atas nama mayoritas.

        ---In [email protected]
        <mailto:[email protected]>, <sugihlia@...>
        <mailto:sugihlia@...> wrote :

        Kalau liat dari komposisi, PKS di tubuh prabowo, kebanyakan
        gak bakal di gubris sm prabowo, paling bakal jadi kasus
        tanjung priok lagi klo prabowo jadi presiden, apalagi dia
        hanya menggunakan kekuatan massa Islam untuk meraih jadi
        presiden, Dan akhirnya lupa...

        Kalau jokowi melihat dari komposisi Ma'aruf, maka Islam akan
        mendapatkan legitimasi secara pemerintahan, NKRI bersyariah
        bisa 80% , entah nanti Yang di setir Jokowi atau Ma'aruf...

            On Sat, 2 Feb 2019, 11:40 jonathangoeij@...
            <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45]
            <[email protected]
            <mailto:[email protected]> wrote:


                Antara pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi mana
                yg lebih besar kemungkinannya jadi NKRI Bersyariah?
                tolong berikan alasan/argumen.



                ---In [email protected]
                <mailto:[email protected]>, <SADAR@...>
                <mailto:SADAR@...> wrote :

                Iyaaa, ... sementara ini mereka BERHASIL ganti dan
                penjarakan Ahok, juga akhirnya Buni dikorbankan
                meringkuk juga dipenjara, tapi, ... pertarungan
                berikut yang lebih seruuu masih berlanjut! Sesuai
                target merekat #Ganti Presiden Jokowi dan wujudkan
                Khilafah, Negara Islam Indonesia!


                kh djie 於 2/2/2019 8:35 寫道:

                    Yang berhasil adalah gerakan ganti gubernur DKI.
                    Yang diuntungkan, biarkan Buni Yani buntung ?
                    Senjata makan tuan ?

                    Pada tanggal Sab, 2 Feb 2019 pukul 01.29 ChanCT
                    SADAR@... <mailto:SADAR@...> [GELORA45]
                    <[email protected]
                    <mailto:[email protected]>> menulis:

                        SETUUUJUUUU, ...! Seandainya saja TIDAK ADA
                        orang yg hendak gunakan ucapan Ahok ttg.
                        Almaidah 51 itu di Pulau Seribu itu untuk
                        genjot dan jatuhkan Ahok, TENTU tidak akan
                        terjadi tuduhan menista Agama dan
                        serentetan aksi 212 sampai Ahok dipaksakan
                        masuk penjara, ...! Lha, ... kenyataannya
                        "jutaan" orang jadi "MARAH" merasa Agamanya
                        dinista setelah video Buni Yani yg sudah
                        direkayasa itu viral di medsos, ...!

                        Hanya saja SAYANAG, SERIBU SAYANG, ...
                        pengadilan hanya menjatuhkan vonis 1,5
                        tahun pada diri Buni Yani, TIDAK mengusut
                        ada orang-orang yang menjadi DALANG dibalik
                        kerusuhan yg terjadi ini! Dimana
                        kemungkinan sangat besar, Buni maupun Ahok
                        hanyalah korban dari rencana besar aksi
                        #Ganti Presiden Jokowi saja!



                        Sugih Liawan sugihlia@...
                        <mailto:sugihlia@...> [GELORA45] 於 2/2/2019
                        7:20 寫道:
                        Kalau Buni Yani tidak melakukan apa2,
                        sebenarnya MUI juga tidak akan
                        mengeluarkan fatwa apa2, terbukti dari
                        sebenarnya itu video kejadian dari
                        beberapa waktu yang sudah lewat Dan tidak
                        ada Yang komplain, begitu buni yani
                        melakukan upload Dan memotong, baru keluar
                        fatwa penistaan agama, bukannya begitu Pak
                        Jonathan?

                        Kalau masalah Ma'aruf Amin Yang
                        mengeluarkan fatwa, ya mang segala sesuatu
                        bagi mereka, kalau menguntungkan, fatwa
                        bisa menjadi alat mereka.

                        Kalau jokowi tidak Turun tangan, saya agak
                        kurang setuju, walau mereka pernah
                        pasangan Gub - Wagub, Dan skrg Jokowi
                        Presiden, gak bisa seenaknya juga campur
                        tangan, ya jgn sampai presiden intervensi
                        hukum, kalau sampai iya, maka hukum
                        dibawah presiden, bukan presiden dibawah
                        hukum, nanti malah jd diktator

                        On Sat, 2 Feb 2019, 06:09 Jonathan Goeij
                        <jonathangoeij@...
                        <mailto:jonathangoeij@...> wrote:

                            Saya kira yg jadi penyebab utama
                            1. Ma'ruf Amin yg mengeluarkan
                            fatwa/pokok pikiran MUI penista agama
                            shg membakar kemarahan masa.
                            2. Joko Widodo sang presiden yang
                            "cuci tangan" tunduk pada tekanan masa.

                            Perbandingannya kurang lebih mirip
                            dengan peran Kayafas dan Pontius
                            Pilatus dalam drama penyaliban Yesus.

                            Baik Ahok ataupun Buni Yani dan Ahmad
                            Dhani sebenarnya korban.


                            On Friday, February 1, 2019, 2:55:11
                            PM PST, Sugih Liawan <sugihlia@...
                            <mailto:sugihlia@...>> wrote:


                            Apa kabarnya Ahok yang karir politik
                            hancur, kebiasaan kelompok mereka,
                            merasa paling dikorbankan atas apa
                            yang mereka buat sndr...



                            On Fri, 1 Feb 2019, 22:28 Jonathan
                            Goeij jonathangoeij@...
                            <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45]
                            <[email protected]
                            <mailto:[email protected]> wrote:


                                  Curhat Buni Yani: Diteror dan
                                  Kehilangan Pekerjaan Sejak Kasus
                                  Ahok
                                  
<https://www..merdeka.com/peristiwa/curhat-buni-yani-diteror-dan-kehilangan-pekerjaan-sejak-kasus-ahok.html>



                                        


                                        


                                    Curhat Buni Yani: Diteror dan
                                    Kehilangan Pekerjaan Sejak
                                    Kasus Ahok | me...

                                Ronald

                                Di hadapan jemaah Salat Jumat,
                                Buni Yani sempat menangis. Dia
                                mengaku ikhlas atas kejadian ini.
                                Baginya, peristi...

                                
<https://www.merdeka.com/peristiwa/curhat-buni-yani-diteror-dan-kehilangan-pekerjaan-sejak-kasus-ahok.html>


                                Jumat, 1 Februari 2019
                                15:04Reporter : Ronald
                                <https://www.merdeka.com/reporter/ronald/>
                                Curhat Buni Yani: Diteror dan
                                Kehilangan Pekerjaan Sejak Kasus
                                AhokBuni Yani. ©2016
                                merdeka.com/arie
                                <http://merdeka.com/arie> basuki

                                *Merdeka.com - *Buni Yani
                                mendatangi Masjid Al Barkah, Jalan
                                Al Barkah, Tebet,*Jakarta
                                <http://www.merdeka.com/tag/j/jakarta/>* 
Selatan.
                                Padahal rencananya, dia akan
                                dieksekusi hari ini atas kasus
                                mengedit video Basuki Tjahaja
                                Purnama alias Ahok.



                                Di hadapan jemaah Salat Jumat,
                                Buni Yani sempat menangis. Bukan
                                karena takut dijebloskan ke
                                penjara melainkan telah diterima
                                Pimpinan Pondok Pesantren Al
                                Barkah, KH Abdul Rasyid Abdullah
                                Syafi'i.

                                "Ini saya nangis bukan karena saya
                                takut di penjara, tapi karena saya
                                sangat berbahagia, karena diterima
                                beliau. Kami di sini untuk meminta
                                arahan, saya

                                (Message over 64 KB, truncated)




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke