Bung Jo, Ya, Mediterenean minggu terakhir oktober sampai minggu pertama november tahun ini. Ini teman sekuliah dulu, 61 tahun yang lalu. Mereka tidak ikut reunie di Xiamen. Kami sekeluarga, anak, mantu dan cucu pernah diundang dan nginap di mereka. Hanya beberapa teman dekat saja yang kenalnya nyambung sampai ke anak dan cucu. Akhir tahun atau permulaan tahun depan, kami pindah ke Amstelveen, dekat anak cucu. Sekarang sudah 10 tahun di Amsterdam. Dulu pernah 16 tahun di Maarssen. Sebelumnya pernah di Nieuwegein. Pertama kali masuk Nederland, tinggal di Leiden. Kapan bung dan istri ke Hollandnya? Mau kemana saja? Siapa nama famili bung? Mungkin kenal. Kami pernah cruise di Laut Tengah, tetapi yang sekarang singgahnya di kota2 lain. River cruise pernah di Praha, di sungai Moldau. juga pernah di Donau, tetapi tidak seperti yang saya bayangkan. Bukan die blaue Donau, kok yang terlihat die graue Donau. Yang saya paling heran, makan cha kangkung di restaurant Tionghoa di Warsawa, kangkungnya daunnya lembut, enak, tidak disertai gagang2 yang tebal seperti kangkung Belanda. Kangkung Thailand agak lumayan. Tetapi kalau masaknya, yang paling enak waktu makan cha kangkung di Gang Lombok, Semarang. Salam, KH
Pada tanggal Sen, 25 Feb 2019 pukul 13.38 [email protected] [GELORA45] < [email protected]> menulis: > Bung Djie, apa maksudnya cruise di Laut Tengah? Apa maksudnya > Mediterrenean cruise? Kami mengkuti Mediterrenean cruise beberapa tahun yg > lalu dgn Holland-America cruise? Mediterrenean paling mengesankan dari > cruise2 yg lain, yg sedikit orang mudanya atau anak2. Kami merencenakan > river cruise di Eropa tahun ini. Enaknya dgn cruise, tidak pindah2 hotel > dibanding dgn travel darat dgn bus. Sayangnya kami sudah pernah di kota2 yg > dilewati oleh cruise waktu kami tinggal di Jerman dan jalan2 di Eropa. > Barangkali kita bisa bertemu di Amstelveen kalau saya mengunjungi saudara > sepupu dan ipar saya.ll
