Sosialisme yang berciri khas Tiongkok versus demokrasi Barat ala Amerika, baru 
bertanding. Faktanya adalah Tkk telah berhasil memajukan negaranya dgn cepat. 
Saya lihat demokrasi ala Amerika tidak sedikit kelemahannya dimana partai 
Republican dan Democrat sering mementingkan kepentingan pribadi pemimpinnya dan 
partainya daripada kepentingan nasional-nya. Mau membuat high speed train dari 
Los Angeles ke San Francisco sudah ber-tahun2 tidak terlaksana karena ribut 
berdiskusi terus. Mau membuat tembok antara Amerika dan Mexico (yg memangnya 
tidak perlu) tidak terlaksana, juga karena sistim demokrasi Barat. Rencananya, 
mau membuat tembok/wall, kemudian bilang fence/pagar dan kemudian 
pembatas/barrier juga boleh. Tkk membuat high speed train yg panjangnya lebih 
panjang dari jumlah rel high speed train diseluruh dunia dalam waktu yg tidak 
lama. Tkk telah membuat great wall (megah)  yg panjangnya ribuan kilometer 2500 
tahun yg lalu sedangkan Amerika membuat pagar saja tidak terlaksana, ya karena 
ribut terus dari hasil demokrasi, 

 Entah sistim mana yg akan banyak ditiru di masa depan. 


---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

 Pakar ASEAN Nilai Positif Sistem Sosialisme Berkepribadian Tiongkok 2019-03-04 
11:00:32  
 
 Tahun ini adalah genap 70 tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok, juga 
adalah tahun kunci untuk selesai membangun masyarakat cukup sejahtera. Selama 
beberapa hari ini, para pakar dan sarjana luar negeri menaruh perhatian 
sepenuhnya terhadap penyelenggaraan sidang Majelis Permusyawaratan Politik 
Rakyat (MPPR) dan sidang Kongres Rakyat Nasional (KRN) Tiongkok tahun ini, 
sementara menilai positif sistem sosialisme yang berciri khas Tiongkok, 
menantikan lebih banyak sinyal positif dari kedua sidang tersebut, meluncurkan 
lebih banyak kebijakan baru, membawa lebih banyak peluang baru kepada 
kemakmuran dunia.
 Harian “Business Mirror” Filipina meluncurkan artikel penulis Ernesto Hilario 
yang menaruh perhatian terhadap pembangunan Tiongkok selama 40 tahun. Ia 
berpendapat, ekonomi dan sosial Tiongkok tak mungkin mencapai keberhasilan 
seperti sekarang ini tanpa pimpinan Partai Komunis Tiongkok (PKT). “PKT 
memiliki tekad tegas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki 
kehidupan rakyat. Sistem sosialisme yang berkepribadian Tiongkok mengembangkan 
vitalitas yang amat besar, merupakan jaminan sistem fundamental bagi 
perkembangan dan kemajuan Tiongkok pada zaman sekarang.”
 Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia, Hariyadi Sukamdani menyatakan, 
Tiongkok telah mencapai hasil nyata di bidang teknologi, ekonomi digital 
mengundang perhatian umum, transformasi dan eskalasi strukturisasi penuh dengan 
daya hidup. Tiongkok dengan tegas menempuh jalan sosialisme yang berkepribadian 
Tiongkok, jalan tersebut merupakan jalan keamanan negara yang mengalami ujian.
 Wakil Direktur Kantor Komite Sentral Partai Revolusioner Rakyat Laos pernah 
belajar di Beijing dan berulang kali mengunjungi Tiongkok. Ia sangat 
memperhatikan penyelenggaraan sidang MPPR dan sidang KRN, dan menganggap bahwa 
kedua sidang itu telah memperlihatkan pengalaman perkembangan dan arah 
kebijakan. Tiongkok telah mencapai keberhasilan di bidang-bidang ekonomi dan 
iptek, khususnya menyelesaikan masalah kemiskinan, tingkat pengurangan penduduk 
miskin dan perbaikan lingkungan hidup di daerah miskin telah meninggalkan kesan 
mendalam.
 
 
 
 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 不含病毒。www.avg.com 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 #DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2
 

Kirim email ke