Benar bung Djie, saya yang pertama kali menggunakan kata "thulalit"di milis
ini (lihat e-mail saya tertanggal 11 April 2019). Maksudnya = tak nyambung.
Terima kasih pada teman-teman yang mengerti maksud saya.
 Mengharapkan menyudahi perkembangan menggunakan kata thulalit, sebab itu
adalah kata gaul biasa saja diantara teman. 
Terima kasih.

salam,

Titiek Maslam 
 
 
 
 
-------Oorspronkelijk bericht-------
 
Van: kh djie [email protected] [GELORA45]
Datum: 05/09/19 07:39:37
Aan: Gelora45
Onderwerp: Re: [GELORA45] CUKUP SUDAH, ...! ==> Habib Rizieq: Prabowo Harus
Dinyatakan Menang Pilpres, Berapa pun Suaranya
 
  
Yang ada kan tulalit.........
Istilah ini pertama kali muncul ditulis zus Titiek tentang sesuatu yang
ditulis bung.
Apa reaksi bung waktu itu ?
Belakangan baru istilah tulalit populer di milis ini.


Pada tanggal Kam, 9 Mei 2019 pukul 07.26 [email protected] [GELORA45]
<[email protected]> menulis:



kapan saya minta buka file lama, cukup yg sekarang saja siapa yang memulai?


---In [email protected], <djiekh@...> wrote :


Kalau benar begitu, mengapa anda minta bung Chan buka file lama, untuk
mencari siapa yang mula2 menggoblokkan?
Anda masih punya bukti bahwa Nesare yang mulai menggoblokkan, dan mengapa
anda kok terima?
Fase itu kan sudah terlewati, dan sudah bagus tidak saling menggoblokkan.
Kok sekarang ditambahi dengan memaki ?


Pada tanggal Kam, 9 Mei 2019 pukul 07.13 jonathangoeij@... [GELORA45]
<[email protected]> menulis:



Nesare tidak pernah membuktikan saya yg mulai menggoblokkan, malah pada
chain email yg diberikan malah menunjukkan dialah yang memulai panggilan
goblok itu. Nesare sendiri mengakui.


Apakah bung Djie bermaksud memfitnah?


---In [email protected], <djiekh@...> wrote :


Kan dulu sudah pernah dibuktikan oleh bung Nesare, bahwa bung Jo yang 
mulai dengan menggoblokkan.
Persoalan kemudian sudah diselesaikan dengan tidak saling menggoblokkan.
Jadi ini fase yang sudah terlewati dan terselesaikan.
Sekarang kok timbul caci maki sampai goblok, cianjukan (fuck you?), pengecut



Pada tanggal Kam, 9 Mei 2019 pukul 05.59 ChanCT SADAR@... [GELORA45]
<[email protected]> menulis:

 
Pertama saya tidak hendak membuang waktu utk mengaduk-aduk kumpulan
tulisan/email di GELORA45 siapa sesungguhnya yg memulai goblok menggoblokan,
cukup dengan yg saya perhatikan bung Nesare HANYA menyatakan bung GOBLOK
saja, tidak pada lawan diskusi yang lain! Sedang bung TIDAK hanya balas
berbalas, tapi juga menyerang kawan-kawan lain dan menjadi-jadi, ...! 

Kedua, yang saya kehendaki, diskusi sehat yang terjadi di GELORA45 tanpa
saling caci-maki dan itulah tuntutan saya pada bung untuk HENTIKAN caci-maki
apapun alasannya!
Ketiga, terserah saja pada bung, mau menghentikan main caci-maki atau saya
CABUT haksuara bung di GELORA45, ...


Jonathan Goeij 於 9/5/2019 10:41 寫道:

Bung Chan, waktu ada member yg ber-tahun2 maki2 goblok ke member lain kenapa
anda tidak menghentikan ataupun mengancam mencabut hak suara member tsb,
tetapi pada waktu ditujukan pada anda waktu sebentar saja sudah langsung
mengancam sedemikian rupa?


Kenapa anda tidak bisa menggunakan argumen melawan goblok itu seperti yg
anda anjurkan????


Apa sih menakutkannya dengan ancaman seperti ini???
 


On Wednesday, May 8, 2019, 4:43:41 PM PDT, ChanCT <sadar@...> wrote:




CUKUP SUDAH, ...!
PERINGATAN untuk bung Goei, ... HENTIKAN umpat mengumpat, caci-memaki macam
begini atau saya CABUT hak suara bung dari GELORA45!
Salam,
ChanCT


Jonathan Goeij 於 8/5/2019 22:54 寫道:

Saya rasa anda salah besar bung Chan waktu mengatakan ini "kenyataan yang
main maki memaki itu bung sendirilah!" dan seharusnya anda tarik.


Anda lihat sendiri saya bermaksud diskusi dengan baik tetapi tetap saja
acara maki memaki itu tetap ada, ok kalau anda memang tidak mau menghentikan
tidak ada masalah. Dan terus terang saja kalau memang kata2 umpatan boleh
ditujukan pada seorang member, itu artinya boleh saja ditujukan kemember
mana saja termasuk anda.


Moderator GOBLOK!






On Wednesday, May 8, 2019, 1:45:45 AM PDT, ChanCT <sadar@...> wrote:




Bung Goei yb,
Berdasarkan pengamatan saya selama beberapa tahun terakhir ini, jelas bung
termakan "GODAAN" bung Nesare dalam setiap diskusi. Nampak bung Nesare cukup
jail dalam menyodok bung kepojok dan seringkali kewalahan, ... begitu
sampai-lah pada saling goblok menggoblokan yg entah siapa mulai lebih dahulu
saya tidak peduli, namun sayapun perhatikan pernyataan "GOBLOK" itu hanya
dilontarkan pada bung seorang! Lawan debat yg lain tidak, ... dan, ternyata
bung jadi tidak tahan! Tidak bisa terima dituduh "GOBLOK!"
Bagaimana seandainya saya usul kan agar bung HENTIKAN saja perdebatan dengan
bung Nesare kalau memang tidak ada argumentasi yg bisa diajukan lagi, ...
Biar tidak terjadi saling maki-memaki dalam bentuk apapun, karena memang
kenyataan dengan maki memaki begitu juga TIDAK menyelesaikan soal! Dengan
demikian bung tidak lebih lanjut termakan "GODAAN" jail bung Nesare itu, ....
sebaliknya, mungkin bung Nesare justru tertawa terkekeh-kekeh gembira
melihat bung begitu marahnya!

Mudah-mudahan saja bung bisa dan TIDAK lagi meneruskan saling maki-memaki
apapun alasannya, ...! Terimakasih atas perhatian bung!
Salam-damai,
ChanCT


jonathangoeij@... [GELORA45] 於 8/5/2019 14:58 寫道:

 

Sejak awal saya bermaksud diskusi secara sehat. Saya jelaskan ber-kali2
kalau kata2 tulalit yg dipakai Nesare mempunyai arti goblok dan anda
berlagak pilon, saya ber-kali2 memberi isyarat pd moderator tetapi diam saja
 Sedang si Nesare sedemikian pengecutnya. Terus bagaimana???? Terus terang
bung Chan maki2 itu untuk menarik perhatian, dan sbg moderator seharusnya
anda bisa bertindak cepat tidak seperti sekarang tunggu di-maki2 dulu.

---In [email protected], <SADAR@...> wrote :


Lho, ... kenyataan yang main maki memaki itu bung sendirilah! Dan hendaknya
bisa segera HENTIKAN, dan TIDAK Bung lanjutkan lagi! 

TIDAK ada perlunya mengutuk-ngutuk orang, lawan diskusi begitu, ... Kalau
saja bung tidak mampu ajukan argumentasi lagi, yaa lebih baik diam saja,
tidak lagi melayani lagi! Ini harapan dan kehendak saya agar diskusi di
GELORA45 bisa berlangsung secara sehat dan nyaman bagi seluruh pembaca, ...!


Jonathan Goeij 於 8/5/2019 10:23 寫道:



Sampai sekarang Nesare sama sekali belum menjelaskan sama sekali arti
tulalit yg ditujukan kesaya. 
Apakah sedemikian pengecutnya????
Kutu busuk!!!! Bangsat!!!!!!




On Tuesday, May 7, 2019, 4:45:26 PM PDT, ChanCT <sadar@...> wrote:




Sebenarnya MUDAH saja, kok! Bagi kita yang bukan saja sudah dewasa tapi
masuk lanjut-usia, (atau bung Goei belum?) dan bisa dinamakan intelektual, ..
.. yang beradab, tentu berkemampuan menangkap isi pembicaraan orang lain
dengan baik dan menanggapi isi substgansi tulisan, ... BUKAN tafsiran
subjektif yang bukan2 lalu menuduhkan itulah yg dimaksud orang lain!!! Saya
perhatikan inilah yang jadi bikin ribuuuut, ...
Kemarin ini juga seenak udelnya sendiri menafsirkan tulisan saya dengan
bilang "BONEKA", sekarang tanpa jelas pengertian tulalit sudah menafsirkan
dan menuduh Nesare "Menggoblok-goblokan" dirinya, ... bahkan diskusi jadi
teralih dan saling membodoh-bodohkan pihak lain! 

Kenapa harus begitu, ... 





Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] 於 8/5/2019 4:25 寫道:

 


Ok, kalau begitu kita tunggu penjelasan Nesare.




On Tuesday, May 7, 2019, 1:04:29 PM PDT, kh djie <djiekh@...> wrote:




Kutipan : Seandainya saja si Nesare bermaksud berkata "bodoh/goblok/telmi" 
dalam pemakaian kata tulalit itu, apa pendapat anda? Apakah dibiarkan terus 
sehingga diskusi isinya hanya saling caci maki?
Ya, lebih baik tidak berandai andai. Lebih baik nulis yang jelas, tanpa
olok-olok, 
serta kesimpulan nyambung dengan data-data. Ya, kalau bersedia.


Pada tanggal Sel, 7 Mei 2019 pukul 21.53 Jonathan Goeij jonathangoeij@...
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

 
Saya mengikuti saran anda lihat di Google, tulalit bisa berarti tinggal
tulang dan kulit yg artinya kurus sekali, bisa juga berarti nggak nyambung
seperti yg anda sebut dibawah yg diambil dari bunyi tulalit tulalit telpon
yg nggak nyambung, bisa juga berarti bodoh/goblok/telmi.



Menurut saya si Nesare sewaktu menggunakan kata tulalit ber-kali2 ditujukan
kesaya merefer ke arti "bodoh/goblok/telmi" yang bisa dilihat dari kalimat
yg digunakan. Tetapi tentu saja yg paling tahu orang yg berkata itu sendiri..
Saya sudah ber-kali2 menanyakan, tetapi terlihat sekali menghindar terus,
saya kira Nesare terlalu pengecut untuk mengakui terus terang.


Seandainya saja si Nesare bermaksud berkata "bodoh/goblok/telmi" dalam
pemakaian kata tulalit itu, apa pendapat anda? Apakah dibiarkan terus
sehingga diskusi isi nya hanya saling caci maki?


Saya juga ingin tahu pendapat moderator.




---In [email protected], <djiekh@...> wrote :


Tualit, seperti bunyi tilpon yang tidak nyambung. Tualit = komunikasi yang
tak nyambung.
Ya, mengapa tidak nyambung, lihat di Google.


Pada tanggal Sel, 7 Mei 2019 pukul 18.15 Jonathan Goeij jonathangoeij@...
[GELORA45] <GE [email protected]> menulis:



Moderator melarang anda meng-goblok2an orang, kemudian anda mengganti dengan
kata tulalit yang artinya sama dengan goblok. 
Apakah ini bukan melecehkan moderator dan menganggap moderator
goblok/tulalit?




---In [email protected], <nesare1@...> wrote :


Oh tidak. Ane tidak menganggap moderator tulalit!
Ane bilang ente yg tulalit!
Ya memang dasar tulalit, kalau enggak ya gak mungkin mengklaim ane bilang
moderator yg tulalit!
Hehehehehehe dasar tulalit!
Sekali tulalit tetap tulalit!
 
Nesare
 
 

 

Kirim email ke