Memangnya zus Titiek merasa terseret, atau anda saja yang tidak mau menjawab mengapa waktu zus Titiek tulis Tulalit terhadap anda,, kok anda tidak bereaksi. Apa berarti memang tulalit, tidak nyambung jawabannya ? Terserah pada anda, mau dianggap jawabannya tidak nyambung atau....... ?
Pada tanggal Kam, 9 Mei 2019 pukul 09.03 [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > arti tulalit yg digunakan zus Titiek memang gak nyambung, tetapi tulalit > yg digunakan Nesare artinya goblok. hal ini sudah diakui sendiri dengan > jelas. > > kenapa kok anda menyeret orang lain yg tidak ikut campur pembicaraan? > > > ---In [email protected], <djiekh@...> wrote : > > Saya tidak bela siapa-siapa. Rupanya arti tulalit bagi anda masih tidak > jelas ? > Zus Titiek kan menjelaskan dengan baik. Saya kan kenal pribadi orangnya, > yang > kalau ngomong jelas apa yang dimaksud. > > Pada tanggal Kam, 9 Mei 2019 pukul 08.47 jonathangoeij@... [GELORA45] < > [email protected]> menulis: > > > > > Anda membela teman sedemikian rupa sampai me-nyeret orang lain. > > Zus Titiek sudah memberi keterangan maksud tulalit yg digunakan beliau, > dan hal itu jelas dari kalimat yg digunakan. > > > ---In [email protected], <djiekh@...> wrote : > > Kenyataannya waktu istilah itu dipakai oleh zus Titiek, anda tidak beri > reaksi. > Buat saya jelas istilah itu digunakan terhadap jawaban yang tidak nyambung. > Lha tidak nyambungnya itu bisa disengaja, bisa juga karena orang tidak > menguasai > bidang itu, tetapi tetap ikut ngomong. > Memang lebih baik dikatakan goblog, bisa diurus ke moderator. Kalau > dikatakan tulalit, > yah orang pikir-pikir dulu, tidak nyambung atau karena terus-terusan tidak > nyambung > lalu dianggap goblok. Ya, kalau bukan bidangnya, sulit beri komentar, > lebih gampangan > tanya untuk diterangkan. > > Pada tanggal Kam, 9 Mei 2019 pukul 07.49 jonathangoeij@... [GELORA45] < > [email protected]> menulis: > > > > > Anda ber-pura2, jelas sekali dari kalimatnya berarti goblok. Dan kemudian > diucapkan terus menerus yg terlihat kebiasaan lama bangkit kembali. Saya > rasa anda tahu ini, kenapa membela membuta? Apakah anda bermaksud melempar > ke zus Titiek? > > > ---In [email protected], <djiekh@...> wrote : > > Yang ada kan tulalit......... > Istilah ini pertama kali muncul ditulis zus Titiek tentang sesuatu yang > ditulis bung. > Apa reaksi bung waktu itu ? > Belakangan baru istilah tulalit populer di milis ini. > > Pada tanggal Kam, 9 Mei 2019 pukul 07.26 jonathangoeij@... [GELORA45] < > [email protected]> menulis: > > > kapan saya minta buka file lama, cukup yg sekarang saja siapa yang memulai? > > > ---In [email protected], <djiekh@...> wrote : > > Kalau benar begitu, mengapa anda minta bung Chan buka file lama, untuk > mencari siapa yang mula2 menggoblokkan? > Anda masih punya bukti bahwa Nesare yang mulai menggoblokkan, dan mengapa > anda kok terima? > Fase itu kan sudah terlewati, dan sudah bagus tidak saling menggoblokkan. > Kok sekarang ditambahi dengan memaki ? > > Pada tanggal Kam, 9 Mei 2019 pukul 07.13 jonathangoeij@... [GELORA45] < > [email protected]> menulis: > > > Nesare tidak pernah membuktikan saya yg mulai menggoblokkan, malah pada > chain email yg diberikan malah menunjukkan dialah yang memulai panggilan > goblok itu. Nesare sendiri mengakui. > > Apakah bung Djie bermaksud memfitnah? > > > ---In [email protected], <djiekh@...> wrote : > > Kan dulu sudah pernah dibuktikan oleh bung Nesare, bahwa bung Jo yang > mulai dengan menggoblokkan. > Persoalan kemudian sudah diselesaikan dengan tidak saling menggoblokkan. > Jadi ini fase yang sudah terlewati dan terselesaikan. > Sekarang kok timbul caci maki sampai goblok, cianjukan (fuck you?), > pengecut. > > Pada tanggal Kam, 9 Mei 2019 pukul 05.59 ChanCT SADAR@... [GELORA45] < > [email protected]> menulis: > > > > Pertama saya tidak hendak membuang waktu utk mengaduk-aduk kumpulan > tulisan/email di GELORA45 siapa sesungguhnya yg memulai goblok > menggoblokan, cukup dengan yg saya perhatikan bung Nesare HANYA menyatakan > bung GOBLOK saja, tidak pada lawan diskusi yang lain! Sedang bung TIDAK > hanya balas berbalas, tapi juga menyerang kawan-kawan lain dan > menjadi-jadi, ...! > > Kedua, yang saya kehendaki, diskusi sehat yang terjadi di GELORA45 tanpa > saling caci-maki dan itulah tuntutan saya pada bung untuk HENTIKAN > caci-maki apapun alasannya! > > Ketiga, terserah saja pada bung, mau menghentikan main caci-maki atau saya > CABUT haksuara bung di GELORA45, ... > > > Jonathan Goeij 於 9/5/2019 10:41 寫道: > > Bung Chan, waktu ada member yg ber-tahun2 maki2 goblok ke member lain > kenapa anda tidak menghentikan ataupun mengancam mencabut hak suara member > tsb, tetapi pada waktu ditujukan pada anda waktu sebentar saja sudah > langsung mengancam sedemikian rupa? > > Kenapa anda tidak bisa menggunakan argumen melawan goblok itu seperti yg > anda anjurkan???? > > Apa sih menakutkannya dengan ancaman seperti ini??? > > > On Wednesday, May 8, 2019, 4:43:41 PM PDT, ChanCT <sadar@...> <sadar@...> > wrote: > > > *CUKUP SUDAH, ...!* > > PERINGATAN untuk bung Goei, ... *HENTIKAN* umpat mengumpat, caci-memaki > macam begini atau saya *CABUT hak suara bung dari GELORA45!* > > Salam, > > ChanCT > > > Jonathan Goeij 於 8/5/2019 22:54 寫道: > > Saya rasa anda salah besar bung Chan waktu mengatakan ini "kenyataan yang > main maki memaki itu bung sendirilah!" dan seharusnya anda tarik. > > Anda lihat sendiri saya bermaksud diskusi dengan baik tetapi tetap saja > acara maki memaki itu tetap ada, ok kalau anda memang tidak mau > menghentikan tidak ada masalah. Dan terus terang saja kalau memang kata2 > umpatan boleh ditujukan pada seorang member, itu artinya boleh saja > ditujukan kemember mana saja termasuk anda. > > Moderator GOBLOK! > > > > On Wednesday, May 8, 2019, 1:45:45 AM PDT, ChanCT <sadar@...> <sadar@...> > wrote: > > > Bung Goei yb, > > Berdasarkan pengamatan saya selama beberapa tahun terakhir ini, jelas bung > termakan "GODAAN" bung Nesare dalam setiap diskusi. Nampak bung Nesare > cukup jail dalam menyodok bung kepojok dan seringkali kewalahan, ... begitu > sampai-lah pada saling goblok menggoblokan yg entah siapa mulai lebih > dahulu saya tidak peduli, namun sayapun perhatikan pernyataan "GOBLOK" itu > hanya dilontarkan pada bung seorang! Lawan debat yg lain tidak, ... dan, > ternyata bung jadi tidak tahan! Tidak bisa terima dituduh "GOBLOK!" > > Bagaimana seandainya saya usul kan agar bung *HENTIKAN* saja perdebatan > dengan bung Nesare kalau memang tidak ada argumentasi yg bisa diajukan > lagi, ... Biar tidak terjadi saling maki-memaki dalam bentuk apapun, karena > memang kenyataan dengan maki memaki begitu juga TIDAK menyelesaikan soal! > Dengan demikian bung tidak lebih lanjut termakan "GODAAN" jail bung Nesare > itu, ... sebaliknya, mungkin bung Nesare justru tertawa terkekeh-kekeh > gembira melihat bung begitu marahnya! > > Mudah-mudahan saja bung bisa dan TIDAK lagi meneruskan saling maki-memaki > apapun alasannya, ...! Terimakasih atas perhatian bung! > > Salam-damai, > > ChanCT > > > jonathangoeij@... [GELORA45] 於 8/5/2019 14:58 寫道: > > > > > Sejak awal saya bermaksud diskusi secara sehat. Saya jelaskan ber-kali2 > kalau kata2 tulalit yg dipakai Nesare mempunyai arti goblok dan anda > berlagak pilon, saya ber-kali2 memberi isyarat pd moderator tetapi diam > saja. Sedang si Nesare sedemikian pengecutnya. Terus bagaimana???? Terus > terang bung Chan maki2 itu untuk menarik perhatian, dan sbg moderator > seharusnya anda bisa bertindak cepat tidak seperti sekarang tunggu di-maki2 > dulu. > > ---In [email protected], <SADAR@...> <SADAR@...> wrote : > > Lho, ... kenyataan yang main maki memaki itu bung sendirilah! Dan > hendaknya bisa segera HENTIKAN, dan TIDAK Bung lanjutkan lagi! > > TIDAK ada perlunya mengutuk-ngutuk orang, lawan diskusi begitu, ... Kalau > saja bung tidak mampu ajukan argumentasi lagi, yaa lebih baik diam saja, > tidak lagi melayani lagi! Ini harapan dan kehendak saya agar diskusi di > GELORA45 bisa berlangsung secara sehat dan nyaman bagi seluruh pembaca, ....! > > > Jonathan Goeij 於 8/5/2019 10:23 寫道: > > > Sampai sekarang Nesare sama sekali belum menjelaskan sama sekali arti > tulalit yg ditujukan kesaya. > Apakah sedemikian pengecutnya???? > Kutu busuk!!!! Bangsat!!!!!! > > > On Tuesday, May 7, 2019, 4:45:26 PM PDT, ChanCT <sadar@...> <sadar@...> > wrote: > > > Sebenarnya MUDAH saja, kok! Bagi kita yang bukan saja sudah dewasa tapi > masuk lanjut-usia, (atau bung Goei belum?) dan bisa dinamakan intelektual, > ... yang beradab, tentu berkemampuan menangkap isi pembicaraan orang lain > dengan baik dan menanggapi isi substgansi tulisan, ... BUKAN *tafsiran > subjektif* yang bukan2 lalu menuduhkan itulah yg dimaksud orang lain!!! > Saya perhatikan inilah yang jadi bikin ribuuuut, ... > > Kemarin ini juga seenak udelnya sendiri menafsirkan tulisan saya dengan > bilang "BONEKA", sekarang tanpa jelas pengertian tulalit sudah menafsirkan > dan menuduh Nesare "Menggoblok-goblokan" dirinya, ... bahkan diskusi jadi > teralih dan saling membodoh-bodohkan pihak lain! > > Kenapa harus begitu, ... > > > > Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] 於 8/5/2019 4:25 寫道: > > > > Ok, kalau begitu kita tunggu penjelasan Nesare. > > > On Tuesday, May 7, 2019, 1:04:29 PM PDT, kh djie <djiekh@...> <djiekh@...> > wrote: > > > Kutipan : Seandainya saja si Nesare bermaksud berkata > "bodoh/goblok/telmi" > dalam pemakaian kata tulalit itu, apa pendapat anda? Apakah dibiarkan > terus > sehingga diskusi isinya hanya saling caci maki? > Ya, lebih baik tidak berandai andai. Lebih baik nulis yang jelas, tanpa > olok-olok, > serta kesimpulan nyambung dengan data-data. Ya, kalau bersedia. > > Pada tanggal Sel, 7 Mei 2019 pukul 21.53 Jonathan Goeij jonathangoeij@... > [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > Saya mengikuti saran anda lihat di Google, tulalit bisa berarti tinggal > tulang dan kulit yg artinya kurus sekali, bisa juga berarti nggak nyambung > seperti yg anda sebut dibawah yg diambil dari bunyi tulalit tulalit telpon > yg nggak nyambung, bisa juga berarti bodoh/goblok/telmi. > > Menurut saya si Nesare sewaktu menggunakan kata tulalit ber-kali2 > ditujukan kesaya merefer ke arti "bodoh/goblok/telmi" yang bisa dilihat > dari kalimat yg digunakan. Tetapi tentu saja yg paling tahu orang yg > berkata itu sendiri. Saya sudah ber-kali2 menanyakan, tetapi terlihat > sekali menghindar terus, saya kira Nesare terlalu pengecut untuk mengakui > terus terang. > > Seandainya saja si Nesare bermaksud berkata "bodoh/goblok/telmi" dalam > pemakaian kata tulalit itu, apa pendapat anda? Apakah dibiarkan terus > sehingga diskusi isi nya hanya saling caci maki? > > Saya juga ingin tahu pendapat moderator. > > > ---In [email protected], <djiekh@...> <djiekh@...> wrote : > > Tualit, seperti bunyi tilpon yang tidak nyambung. Tualit = komunikasi yang > tak nyambung. > Ya, mengapa tidak nyambung, lihat di Google. > > Pada tanggal Sel, 7 Mei 2019 pukul 18.15 Jonathan Goeij jonathangoeij@... > [GELORA45] > <GE [email protected] <[email protected]>> menulis: > > > Moderator melarang anda meng-goblok2an orang, kemudian anda mengganti > dengan kata tulalit yang artinya sama dengan goblok. > Apakah ini bukan melecehkan moderator dan menganggap moderator > goblok/tulalit? > > > ---In [email protected] <[email protected]>, <nesare1@...> > <nesare1@...> wrote : > > Oh tidak. Ane tidak menganggap moderator tulalit! > > Ane bilang ente yg tulalit! > > Ya memang dasar tulalit, kalau enggak ya gak mungkin mengklaim ane bilang > moderator yg tulalit! > > Hehehehehehe dasar tulalit! > > Sekali tulalit tetap tulalit! > >
