Bung Chan, waktu ada member yg ber-tahun2 maki2 goblok ke member
lain kenapa anda tidak menghentikan ataupun mengancam mencabut
hak suara member tsb, tetapi pada waktu ditujukan pada anda waktu
sebentar saja sudah langsung mengancam sedemikian rupa?
Kenapa anda tidak bisa menggunakan argumen melawan goblok itu
seperti yg anda anjurkan????
Apa sih menakutkannya dengan ancaman seperti ini???
On Wednesday, May 8, 2019, 4:43:41 PM PDT, ChanCT <sadar@...>
<mailto:sadar@...> wrote:
*CUKUP SUDAH, ...!*
PERINGATAN untuk bung Goei, ... *HENTIKAN* umpat mengumpat,
caci-memaki macam begini atau saya *CABUT hak suara bung dari
GELORA45!*
Salam,
ChanCT
Jonathan Goeij 於 8/5/2019 22:54 寫道:
Saya rasa anda salah besar bung Chan waktu mengatakan ini
"kenyataan yang main maki memaki itu bung sendirilah!" dan
seharusnya anda tarik.
Anda lihat sendiri saya bermaksud diskusi dengan baik tetapi
tetap saja acara maki memaki itu tetap ada, ok kalau anda memang
tidak mau menghentikan tidak ada masalah. Dan terus terang saja
kalau memang kata2 umpatan boleh ditujukan pada seorang member,
itu artinya boleh saja ditujukan kemember mana saja termasuk anda.
Moderator GOBLOK!
On Wednesday, May 8, 2019, 1:45:45 AM PDT, ChanCT <sadar@...>
<mailto:sadar@...> wrote:
Bung Goei yb,
Berdasarkan pengamatan saya selama beberapa tahun terakhir ini,
jelas bung termakan "GODAAN" bung Nesare dalam setiap diskusi.
Nampak bung Nesare cukup jail dalam menyodok bung kepojok dan
seringkali kewalahan, ... begitu sampai-lah pada saling goblok
menggoblokan yg entah siapa mulai lebih dahulu saya tidak peduli,
namun sayapun perhatikan pernyataan "GOBLOK" itu hanya
dilontarkan pada bung seorang! Lawan debat yg lain tidak, ...
dan, ternyata bung jadi tidak tahan! Tidak bisa terima dituduh
"GOBLOK!"
Bagaimana seandainya saya usul kan agar bung *HENTIKAN* saja
perdebatan dengan bung Nesare kalau memang tidak ada argumentasi
yg bisa diajukan lagi, ... Biar tidak terjadi saling maki-memaki
dalam bentuk apapun, karena memang kenyataan dengan maki memaki
begitu juga TIDAK menyelesaikan soal! Dengan demikian bung tidak
lebih lanjut termakan "GODAAN" jail bung Nesare itu, ...
sebaliknya, mungkin bung Nesare justru tertawa terkekeh-kekeh
gembira melihat bung begitu marahnya!
Mudah-mudahan saja bung bisa dan TIDAK lagi meneruskan saling
maki-memaki apapun alasannya, ...! Terimakasih atas perhatian bung!
Salam-damai,
ChanCT
jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45] 於
8/5/2019 14:58 寫道:
Sejak awal saya bermaksud diskusi secara sehat. Saya jelaskan
ber-kali2 kalau kata2 tulalit yg dipakai Nesare mempunyai arti
goblok dan anda berlagak pilon, saya ber-kali2 memberi isyarat pd
moderator tetapi diam saja. Sedang si Nesare sedemikian
pengecutnya. Terus bagaimana???? Terus terang bung Chan maki2 itu
untuk menarik perhatian, dan sbg moderator seharusnya anda bisa
bertindak cepat tidak seperti sekarang tunggu di-maki2 dulu.
---In [email protected] <mailto:[email protected]>,
<SADAR@...> <mailto:SADAR@...> wrote :
Lho, ... kenyataan yang main maki memaki itu bung sendirilah! Dan
hendaknya bisa segera HENTIKAN, dan TIDAK Bung lanjutkan lagi!
TIDAK ada perlunya mengutuk-ngutuk orang, lawan diskusi begitu,
... Kalau saja bung tidak mampu ajukan argumentasi lagi, yaa
lebih baik diam saja, tidak lagi melayani lagi! Ini harapan dan
kehendak saya agar diskusi di GELORA45 bisa berlangsung secara
sehat dan nyaman bagi seluruh pembaca, ...!
Jonathan Goeij 於 8/5/2019 10:23 寫道:
Sampai sekarang Nesare sama sekali belum menjelaskan sama
sekali arti tulalit yg ditujukan kesaya.
Apakah sedemikian pengecutnya????
Kutu busuk!!!! Bangsat!!!!!!
On Tuesday, May 7, 2019, 4:45:26 PM PDT, ChanCT <sadar@...>
<mailto:sadar@...> wrote:
Sebenarnya MUDAH saja, kok! Bagi kita yang bukan saja sudah
dewasa tapi masuk lanjut-usia, (atau bung Goei belum?) dan
bisa dinamakan intelektual, ... yang beradab, tentu
berkemampuan menangkap isi pembicaraan orang lain dengan
baik dan menanggapi isi substgansi tulisan, ... BUKAN
*tafsiran subjektif* yang bukan2 lalu menuduhkan itulah yg
dimaksud orang lain!!! Saya perhatikan inilah yang jadi
bikin ribuuuut, ...
Kemarin ini juga seenak udelnya sendiri menafsirkan tulisan
saya dengan bilang "BONEKA", sekarang tanpa jelas pengertian
tulalit sudah menafsirkan dan menuduh Nesare
"Menggoblok-goblokan" dirinya, ... bahkan diskusi jadi
teralih dan saling membodoh-bodohkan pihak lain!
Kenapa harus begitu, ...
Jonathan Goeij jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...>
[GELORA45] 於 8/5/2019 4:25 寫道:
Ok, kalau begitu kita tunggu penjelasan Nesare.
On Tuesday, May 7, 2019, 1:04:29 PM PDT, kh djie
<djiekh@...> <mailto:djiekh@...> wrote:
Kutipan : Seandainya saja si Nesare bermaksud berkata
"bodoh/goblok/telmi"
dalam pemakaian kata tulalit itu, apa pendapat anda? Apakah
dibiarkan terus
sehingga diskusi isinya hanya saling caci maki?
Ya, lebih baik tidak berandai andai. Lebih baik nulis yang
jelas, tanpa olok-olok,
serta kesimpulan nyambung dengan data-data. Ya, kalau bersedia.
Pada tanggal Sel, 7 Mei 2019 pukul 21.53 Jonathan Goeij
jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45]
<[email protected] <mailto:[email protected]>>
menulis:
Saya mengikuti saran anda lihat di Google, tulalit bisa
berarti tinggal tulang dan kulit yg artinya kurus
sekali, bisa juga berarti nggak nyambung seperti yg anda
sebut dibawah yg diambil dari bunyi tulalit tulalit
telpon yg nggak nyambung, bisa juga berarti
bodoh/goblok/telmi.
Menurut saya si Nesare sewaktu menggunakan kata tulalit
ber-kali2 ditujukan kesaya merefer ke arti
"bodoh/goblok/telmi" yang bisa dilihat dari kalimat yg
digunakan. Tetapi tentu saja yg paling tahu orang yg
berkata itu sendiri. Saya sudah ber-kali2 menanyakan,
tetapi terlihat sekali menghindar terus, saya kira
Nesare terlalu pengecut untuk mengakui terus terang.
Seandainya saja si Nesare bermaksud berkata
"bodoh/goblok/telmi" dalam pemakaian kata tulalit itu,
apa pendapat anda? Apakah dibiarkan terus sehingga
diskusi isi nya hanya saling caci maki?
Saya juga ingin tahu pendapat moderator.
---In [email protected]
<mailto:[email protected]>, <djiekh@...>
<mailto:djiekh@...> wrote :
Tualit, seperti bunyi tilpon yang tidak nyambung. Tualit
= komunikasi yang tak nyambung.
Ya, mengapa tidak nyambung, lihat di Google.
Pada tanggal Sel, 7 Mei 2019 pukul 18.15 Jonathan Goeij
jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> [GELORA45]
<GE [email protected]
<mailto:[email protected]>> menulis:
Moderator melarang anda meng-goblok2an orang,
kemudian anda mengganti dengan kata tulalit yang
artinya sama dengan goblok.
Apakah ini bukan melecehkan moderator dan
menganggap moderator goblok/tulalit?
---In [email protected] <mailto:GELOR
[email protected]>, <nesare1@...>
<mailto:nesare1@...> wrote :
Oh tidak. Ane tidak menganggap moderator tulalit!
Ane bilang ente yg tulalit!
Ya memang dasar tulalit, kalau enggak ya gak
mungkin mengklaim ane bilang moderator yg tulalit!
Hehehehehehe dasar tulalit!
Sekali tulalit tetap tulalit!
Nesare