Yaaa, ... kalau betul pemerintah Jokowi dalam usaha membuka masuk
investasi modal-asing sekadar peningkatan pertumbuhan ekonomi,
penekanannya BUKAN untuk BELAJAR mengerjakan sendiri, ... untuk
BERDIKARI! Apalagi tokoh-tokoh politik bangsa ini masih saja hanya
kejar-mengejar menggendutkan perut sendiri, ... menunjukkan BANGSA ini
pantaslah hanya jadi bangsa BUDAK!
Tapi, ... apa maksud bung "Pidato presiden rasa centeng...?" Apa maksud
bung centeng disini? Penjaga perusahaan modal-asing, mandor atau penjaga
bayaran saja, ...
ajeg [email protected] [GELORA45] 於 15/7/2019 22:20 寫道:
Dalam pidatonya Jokowi tidak bicara investasi asing untuk belajar
apalagi berdikari, tapi untuk sekedar cari makan. Alias, menjadi buruh
di kompeninya investor-investor asing.
Dan, bagi yang menghambat visi perbudakannya itu, "akan saya hajar
kalau diperlukan," kata Jokowi.
Pidato presiden rasa centeng...
--- SADAR@... wrote:
Sebenarnya saja, ... masalah investasi asing itu, darimanapun
datangnya tidak perlu ditolak! Yang lebih penting BANGSA ini harus
bisa menggunakan modal asing itu untuk BELAJAR dan merebut kesempatan
mengerjakannya SENDIRI, untuk bisa BERDIKARI dikemudian hari! Jangan
TETAP saja berjiwa BUDAK, menjadikan modal-asing itu kesempatan untuk
menggendutkan sementara perut pejabat2 saja, ...!
bhjo@... <mailto:[email protected]> 於 15/7/2019 11:53 寫道:
Bagus poin2 nya Jokowi. Terutama: "Jokowi meminta tak ada lagi yang
alergi terhadap investasi. Yang menghambat investasi, semua harus
dipangkas. Baik itu perizinan yang lambat, berbelit-belit, apalagi
yang ada punglinya".
Sayang kurang satu poin yg sangat penting, yg hampir selalu menjadi
poin yg penting di banyak negara yaitu Kesehatan masyarakat harus
dijamin.
--- SADAR@.... <mailto:SADAR@...> wrote :
Enam Poin Pidato Visi Indonesia yang Disampaikan Jokowi
Reporter:
Fikri Arigi
Editor:
Amirullah
Senin, 15 Juli 2019 08:57 WIB
Indonesia's incumbent president Joko Widodo, who was re-elected on
April's election gestures as he delivers a speech to highlight his
vision for the next five years in Bogor, West Java province, July 14,
2019. REUTERS/Willy KurniawanIndonesia's incumbent president Joko
Widodo, who was re-elected on April's election gestures as he
delivers a speech to highlight his vision for the next five years in
Bogor, West Java province, July 14, 2019. REUTERS/Willy Kurniawan
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Presiden terpilih Joko Widodo
aliasJokowi<https://www.tempo.co/tag/jokowi>pada Ahad 14 Juli 2019
menyampaikan pidatonya dalam acara Visi Indonesia. Pada acara yang
digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa
Barat tersebut, Jokowi menyampaikan visi pemerintahannya bersama
Ma'ruf Amin di periode ke depan.
Baca: Jokowi: Kalau Ada Lembaga yang Tak Bermanfaat, Akan Saya
Bubarkan
<https://nasional.tempo.co/read/1224543/jokowi-kalau-ada-lembaga-yang-tak-bermanfaat-akan-saya-bubarkan>
–– ADVERTISEMENT ––
Pada pidatonya tersebut Jokowi mengulas soal pembangunan
infrastruktur yang akan terus ia lanjutkan. Selain itu Jokowi juga
menjanjikan akan fokus dalam pembangunan sumber daya manusia di
periode ini. Berikut poin-poin pidato Visi Indonesia Jokowi:
*1. Pembangunan dan Penyambungan Infrastruktur*
Jokowi mengatakan akan meneruskan membangun infrastruktur. Menurut
Jokowi, infrastruktur-infrastruktur besar seperti jalan tol, kereta
api, pelabuhan, dan bandara, akan dihubungkan dengan pusat-pusat
perekonomian, seperti pusat produksi masyarakat, kawasan ekonomi
khusus, industri kecil, dan pariwisata.
Dia juga berjanji bakal memastikan infrastuktur-infrastruktur besar
dengan persawahan, perkebunan, dan tambak-tambak perikanan.
Mantan Wali Kota Solo ini memastikan bahwa dalam lima tahun ke depan
program pembangunan infrastruktur masih akan terus berlanjut. Ke
depan, pembangunan bakal dipercepat untuk menyambungkan masing-masing
infrastrukur yang telah dibangun agar terkoneksi. "Ke depan akan kita
lanjutkan dengan lebih cepat dan menyambungkan infrastruktur besar
tersebut seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan dan bandara," tuturnya.
*2. Fokus ke Pembangunan SDM*
Jokowi mengatakan pembangunan sumber daya manusia akan menjadi fokus.
Caranya, kata Jokowi, ialah dengan menjamin kesehatan ibu hamil,
bayi, balita, dan anak sekolah. Dia juga berjanji bakal meningkatkan
kualitas pendidikan dan vokasional.
Selain itu, Jokowi mengatakan akan membentuk manajemen talenta
nasional. Dia berujar, hal ini demi menyiapkan sumber daya manusia
Indonesia yang siap menghadapi diaspora dan persaingan global.
"Pemerintah akan mengidentifikasi, memfasilitasi, dan memberikan
dukungan bagi pengembangan talenta Indonesia," kata Jokowi.
*3. Membuka Keran Investasi Seluas-luansya*
Selanjutnya Jokowi mengatakan akan membuka keran investasi
seluas-luasnya. Dia mengklaim investasi menjadi salah satu kunci
membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya. Jokowi meminta tak ada
lagi yang alergi terhadap investasi.
"Yang menghambat investasi, semua harus dipangkas. Baik itu perizinan
yang lambat, berbelit-belit, apalagi yang ada punglinya. Hati-hati ke
depan, ke depan saya pastikan akan saya kejar. Akan saya kejar, akan
saya kontrol, akan saya cek, akan saya hajar kalau diperlukan," kata
Jokowi.
*4. Reformasi Birokrasi*
Untuk periode keduanya Jokowi mengatakan memiliki visi melakukan
reformasi birokrasi. Ia mengancam bakal mencopot pejabat yang
terlibat dan terbukti melakukan pungutan liar atau pungli. Ia pun
menyebut bakal membubarkan lembaga-lembaga yang tak efisien dan
bermasalah.
Jokowi mengatakan, di periode kedua nanti dia bakal memastikan
birokrasi efektif dan efisien. Dia ingin nantinya lembaga-lembaga
menjadi lebih sederhana, simpel, dan lincah. Jokowi pun mewanti-wanti
agar pola pikir para birokrat diubah dalam rangka reformasi
struktural ini. Menurut Jokowi, kunci dari reformasi birokrasi ialah
kecepatan pelayanan dan perizinan. Jokowi berujar bakal mengecek dan
mengontrol sendiri jalannya birokrasi di bawah pemerintahannya.
"Kalau ada lembaga yang tidak bermanfaat dan bermasalah, akan saya
bubarkan," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
*5. APBN Tepat Sasaran*
ADVERTISEMENT
Selanjutnya Jokowi mengatakan bakal menjamin Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) yang digunakan fokus dan tepat sasaran. "Karena
setiap rupiah yang keluar semua harus dipastikan memiliki manfaat
ekonomi, meningkatkan kesejahteraan rakyat," ucapnya.
*6. Oposisi Mulia Tanpa Dendam*
Selain visi pemerintahan, ia juga sedikit mengulas soal visi
politiknya. Menurut Jokowi menjadi oposisi juga hal mulia dalam
demokrasi. "Dalam demokrasi, mendukung mati-matian seorang kandidat
itu boleh. Mendukung dengan militansi yang tinggi itu juga boleh.
Menjadi oposisi itu juga sangat mulia. Silakan," kata Jokowi dalam
pidatonya.
Namun Jokowi meminta agar pilihan oposisi itu tak menimbulkan dendam
dan kebencian. Dia meminta agar pilihan itu tak disertai dendam,
kebencian, cacian, hinaan, dan makian. Jokowi beralasan, Indonesia
adalah negara yang memiliki norma agama, etika, tata krama, dan
budaya yang luhur.
Baca: Jokowi: Oposisi Itu Sangat Mulia, Asal Jangan Menimbulkan
Dendam
<https://pilpres.tempo.co/read/1224537/jokowi-oposisi-itu-sangat-mulia-asal-jangan-menimbulkan-dendam>
"Saya yakin, kita semua berkomitmen meletakkan demokrasi yang
berkeadaban, yang menjunjung tinggi kepribadian Indonesia, yang
menunjung tinggi martabat Indonesia, yang akan membawa Indonesia
menjadi Indonesia Maju, Adil dan Makmur," ujarnya.
*FIKRI ARIGI | BUDIARTI UTAMI PUTRI | DIAS PRASONGKO
*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com