Kutipan : *Tidak perlu berandai-andai "kalau betul.." karena dalam pidatonya dengan jelas Jokowi mengungkap * *visi dia soal investasi asing memang untuk lapangan kerja (cari makan), bukan untuk belajar supaya bisa berdikari seperti diamanatkan UU PMA..* Di bagian mana dari pidato Jokowi, dia mengatakan bukan untuk belajar supaya bisa berdikari seperti diamanatkan UUPMA ?
Pada tanggal Sel, 16 Jul 2019 pukul 17.47 ajeg [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > Tidak perlu berandai-andai "kalau betul.." karena dalam pidatonya dengan > jelas Jokowi mengungkap > visi dia soal investasi asing memang untuk lapangan kerja (cari makan), > bukan untuk belajar supaya bisa berdikari seperti diamanatkan UU PMA.. > > Tapi ya baguslah Anda sekarang berani menyebut tokoh-tokoh penguasa > sebagai 'budak'. Hanya saja tidak tegas siapa tokoh yang dimaksud. Hehe.... > > --- SADAR@... wrote: > > Yaaa, ... kalau betul pemerintah Jokowi dalam usaha membuka masuk > investasi modal-asing sekadar peningkatan pertumbuhan ekonomi, penekanannya > BUKAN untuk BELAJAR mengerjakan sendiri, ... untuk BERDIKARI! Apalagi > tokoh-tokoh politik bangsa ini masih saja hanya kejar-mengejar > menggendutkan perut sendiri, ... menunjukkan BANGSA ini pantaslah hanya > jadi bangsa BUDAK! > > Tapi, ... apa maksud bung "Pidato presiden rasa centeng...?" Apa maksud > bung centeng disini? Penjaga perusahaan modal-asing, mandor atau penjaga > bayaran saja, ... > > > ajeg [email protected] [GELORA45] 於 15/7/2019 22:20 寫道: > > > Dalam pidatonya Jokowi tidak bicara investasi asing untuk belajar apalagi > berdikari, tapi untuk sekedar cari makan. Alias, menjadi buruh di > kompeninya investor-investor asing. > > Dan, bagi yang menghambat visi perbudakannya itu, "akan saya hajar kalau > diperlukan," kata Jokowi. > > Pidato presiden rasa centeng... > > --- SADAR@... wrote: > > Sebenarnya saja, ... masalah investasi asing itu, darimanapun datangnya > tidak perlu ditolak! Yang lebih penting BANGSA ini harus bisa menggunakan > modal asing itu untuk BELAJAR dan merebut kesempatan mengerjakannya > SENDIRI, untuk bisa BERDIKARI dikemudian hari! Jangan TETAP saja berjiwa > BUDAK, menjadikan modal-asing itu kesempatan untuk menggendutkan sementara > perut pejabat2 saja, ...! > > bhjo@.... <[email protected]> 於 15/7/2019 11:53 寫道: > > Bagus poin2 nya Jokowi. Terutama: "Jokowi meminta tak ada lagi yang > alergi terhadap investasi. Yang menghambat investasi, semua harus > dipangkas. Baik itu perizinan yang lambat, berbelit-belit, apalagi yang ada > punglinya". > > Sayang kurang satu poin yg sangat penting, yg hampir selalu menjadi poin > yg penting di banyak negara yaitu Kesehatan masyarakat harus dijamin. > > > --- SADAR@..... <SADAR@...> wrote : > Enam Poin Pidato Visi Indonesia yang Disampaikan Jokowi > Reporter: Fikri Arigi > Editor: Amirullah > Senin, 15 Juli 2019 08:57 WIB > > [image: Indonesia's incumbent president Joko Widodo, who was re-elected on > April's election gestures as he delivers a speech to highlight his vision > for the next five years in Bogor, West Java province, July 14, 2019. > REUTERS/Willy Kurniawan]Indonesia's incumbent president Joko Widodo, who > was re-elected on April's election gestures as he delivers a speech to > highlight his vision for the next five years in Bogor, West Java province, > July 14, 2019. REUTERS/Willy Kurniawan > > *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Presiden terpilih Joko Widodo > alias Jokowi <https://www.tempo.co/tag/jokowi>pada Ahad 14 Juli 2019 > menyampaikan pidatonya dalam acara Visi Indonesia. Pada acara yang digelar > di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat > tersebut, Jokowi menyampaikan visi pemerintahannya bersama Ma'ruf Amin di > periode ke depan. > > Baca: Jokowi: Kalau Ada Lembaga yang Tak Bermanfaat, Akan Saya Bubarkan > <https://nasional.tempo.co/read/1224543/jokowi-kalau-ada-lembaga-yang-tak-bermanfaat-akan-saya-bubarkan> > –– ADVERTISEMENT –– > > Pada pidatonya tersebut Jokowi mengulas soal pembangunan infrastruktur > yang akan terus ia lanjutkan. Selain itu Jokowi juga menjanjikan akan fokus > dalam pembangunan sumber daya manusia di periode ini. Berikut poin-poin > pidato Visi Indonesia Jokowi: > > *1. Pembangunan dan Penyambungan Infrastruktur* > > Jokowi mengatakan akan meneruskan membangun infrastruktur. Menurut Jokowi, > infrastruktur-infrastruktur besar seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan, > dan bandara, akan dihubungkan dengan pusat-pusat perekonomian, seperti > pusat produksi masyarakat, kawasan ekonomi khusus, industri kecil, dan > pariwisata. > > Dia juga berjanji bakal memastikan infrastuktur-infrastruktur besar dengan > persawahan, perkebunan, dan tambak-tambak perikanan. > > Mantan Wali Kota Solo ini memastikan bahwa dalam lima tahun ke depan > program pembangunan infrastruktur masih akan terus berlanjut. Ke depan, > pembangunan bakal dipercepat untuk menyambungkan masing-masing infrastrukur > yang telah dibangun agar terkoneksi. "Ke depan akan kita lanjutkan dengan > lebih cepat dan menyambungkan infrastruktur besar tersebut seperti jalan > tol, kereta api, pelabuhan dan bandara," tuturnya. > > *2. Fokus ke Pembangunan SDM* > > Jokowi mengatakan pembangunan sumber daya manusia akan menjadi fokus. > Caranya, kata Jokowi, ialah dengan menjamin kesehatan ibu hamil, bayi, > balita, dan anak sekolah. Dia juga berjanji bakal meningkatkan kualitas > pendidikan dan vokasional. > > Selain itu, Jokowi mengatakan akan membentuk manajemen talenta nasional. > Dia berujar, hal ini demi menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang > siap menghadapi diaspora dan persaingan global. "Pemerintah akan > mengidentifikasi, memfasilitasi, dan memberikan dukungan bagi pengembangan > talenta Indonesia," kata Jokowi. > > *3. Membuka Keran Investasi Seluas-luansya* > > Selanjutnya Jokowi mengatakan akan membuka keran investasi seluas-luasnya.. > Dia mengklaim investasi menjadi salah satu kunci membuka lapangan kerja > yang seluas-luasnya. Jokowi meminta tak ada lagi yang alergi terhadap > investasi. > > "Yang menghambat investasi, semua harus dipangkas. Baik itu perizinan yang > lambat, berbelit-belit, apalagi yang ada punglinya. Hati-hati ke depan, ke > depan saya pastikan akan saya kejar. Akan saya kejar, akan saya kontrol, > akan saya cek, akan saya hajar kalau diperlukan," kata Jokowi. > > *4. Reformasi Birokrasi* > > Untuk periode keduanya Jokowi mengatakan memiliki visi melakukan reformasi > birokrasi. Ia mengancam bakal mencopot pejabat yang terlibat dan terbukti > melakukan pungutan liar atau pungli. Ia pun menyebut bakal membubarkan > lembaga-lembaga yang tak efisien dan bermasalah. > > Jokowi mengatakan, di periode kedua nanti dia bakal memastikan birokrasi > efektif dan efisien. Dia ingin nantinya lembaga-lembaga menjadi lebih > sederhana, simpel, dan lincah. Jokowi pun mewanti-wanti agar pola pikir > para birokrat diubah dalam rangka reformasi struktural ini. Menurut Jokowi, > kunci dari reformasi birokrasi ialah kecepatan pelayanan dan perizinan. > Jokowi berujar bakal mengecek dan mengontrol sendiri jalannya birokrasi di > bawah pemerintahannya. > > "Kalau ada lembaga yang tidak bermanfaat dan bermasalah, akan saya > bubarkan," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. > > *5. APBN Tepat Sasaran* > > ADVERTISEMENT > > Selanjutnya Jokowi mengatakan bakal menjamin Anggaran Pendapatan dan > Belanja Negara (APBN) yang digunakan fokus dan tepat sasaran. "Karena > setiap rupiah yang keluar semua harus dipastikan memiliki manfaat ekonomi, > meningkatkan kesejahteraan rakyat," ucapnya. > > *6. Oposisi Mulia Tanpa Dendam* > > Selain visi pemerintahan, ia juga sedikit mengulas soal visi politiknya. > Menurut Jokowi menjadi oposisi juga hal mulia dalam demokrasi. "Dalam > demokrasi, mendukung mati-matian seorang kandidat itu boleh. Mendukung > dengan militansi yang tinggi itu juga boleh. Menjadi oposisi itu juga > sangat mulia. Silakan," kata Jokowi dalam pidatonya. > > Namun Jokowi meminta agar pilihan oposisi itu tak menimbulkan dendam dan > kebencian. Dia meminta agar pilihan itu tak disertai dendam, kebencian, > cacian, hinaan, dan makian. Jokowi beralasan, Indonesia adalah negara yang > memiliki norma agama, etika, tata krama, dan budaya yang luhur. > > Baca: Jokowi: Oposisi Itu Sangat Mulia, Asal Jangan Menimbulkan Dendam > <https://pilpres.tempo.co/read/1224537/jokowi-oposisi-itu-sangat-mulia-asal-jangan-menimbulkan-dendam> > > "Saya yakin, kita semua berkomitmen meletakkan demokrasi yang berkeadaban, > yang menjunjung tinggi kepribadian Indonesia, yang menunjung tinggi > martabat Indonesia, yang akan membawa Indonesia menjadi Indonesia Maju, > Adil dan Makmur," ujarnya. > > > *FIKRI ARIGI | BUDIARTI UTAMI PUTRI | DIAS PRASONGKO * > > > [image: alt] > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > 不含病毒。www.avg.com > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > <#m_-1411610664289219913_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2> > > >
