Di Nederland, pejabat yang diangkat yang beragama bersumpah.
Yang tidak beragama, berjanji.
Kalau di Indonesia apa boleh pejabat tidak beragama?

Pada tanggal Jum, 2 Agu 2019 pukul 17.06 Jonathan Goeij
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> Kesimpulannya mereka yang naturalisasi tidak perlu diragukan kesetiaannya
> pada NKRI, Pancasila, Konstitusi dll karena sudah bersumpah, sedangkan yang
> native born citizen perlu diragukan kesetiaannya karena tidak pernah
> bersumpah setia.
>
> Eh... apakah pejabat waktu dilantik jadi presiden, menteri, dlsb tidak ada
> sumpah?
>
>
> ---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :
>
> Tudingan Jokowi cs soal anti-Pancasila dan anti-UUD'45 jadi bumerang
> ketika masyarakat menanyakan kapan Jokowi cs pernah mengucapkan sumpah
> setianya kepada Pancasila, UUD'45, dan NKRI, dengan lantang di ruang
> publik. Cepatnya bumerang berbalik membuat mendagri buru-buru mengelak,
> kelompoknya bukan mau membubarkan ormas yang dituding.
>
> Warganegara biasa tidak harus mengucapkan sumpah, apalagi kalau tidak
> dituding 'anti'. Lain cerita untuk warga naturalisasi. Setiap negara tentu
> punya aturan sendiri-sendiri soal ini.
>
> --- jonathangoeij@... wrote:
>
>
> Tidak jadi dibubarkan toh????
> Ealah!!!!!!
>
> Pertanyaan ini menarik "kapan Jokowi pernah melantangkan sumpah setia
> kepada NKRI, Pancasila, dan UUD'45?"
>
> Saya rasa yang mengucapkan sumpah itu mereka yang naturalisasi atau
> dipaksa naturalisasi walaupun sudah beberapa keturunan ada disini.
>
> --- ajegilelu@... wrote :
>
> Selain mengundang kecaman dari Kontras, YLBHI dll. kekacauan berpikir
> Jokowi tentang ideologi dan keamanan negara saat wawancara dengan AP juga
> menggugah orang untuk bertanya, "kapan Jokowi pernah melantangkan sumpah
> setia kepada NKRI, Pancasila, dan UUD'45?"
>
> Pertanyaan sederhana ini rupanya sangat sulit dijawab. Apabolehbuat,
> mendagri pun buru-buru menyelamatkan Jokowi dan kelompoknya bahwa mereka
> bukan mau membubarkan FPI tapi hanya memperingatkan.
>
> sumpah dan janji setia
> <https://www.youtube.com/embed/L11IOdZzsHk>
>
> setia kepada pancasila,riziq,somad - YouTube
>
> <https://www.youtube.com/embed/L11IOdZzsHk>
>
>
>
> setia kepada pancasila,riziq,somad - YouTube
>
> <https://www.youtube.com/embed/L11IOdZzsHk>
>
> Kapan giliran Jokowi?
>
>
> -
>
> *Bukan Mau Membubarkan, Presiden Jokowi Hanya Memperingatkan FPI*
>
> Selasa, 30 Juli 2019, 18:50 WIB | *Laporan: *Aprilia Rahapit
>
> RMOL.ID - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan Presiden Joko
> Widodo hanya memperingatkan Front Pembela Islam (FPI) untuk taat pada
> ideologi negara.
>
> "Pak Jokowi memberikan warning saja, menyangkut ideologi negara itu sudah
> final dan sudah mengikat seluruh ormas yang ada," kata Tjahjo di Gedung
> Ombudsman Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (30/7).
>
> Menurut Tjahjo, Presiden mempersilakan keberadaan ormas, termasuk FPI
> namun tetap sesuai dan taat pada ideologi negara. Hal itu tidak bisa
> ditawar.
>
> "Silakan ormas, mau ormas keagamaan, mau sifatnya sosial, apapun juga
> harus menerima ideologi negara secara konsisten," ujarnya.
>
> Soal izin perpanjangan FPI yang hingga kini belum disetujui, Mendagri
> Tjahjo menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil evaluasi pihak Direktorat
> Jenderal Politik dan Pemerintahan Umun Kemendagri terkait pengajuan surat
> keterangan terdaftar (SKT) baru maupun perpanjangan.
>
> Sebelumnya, Presiden Jokowi membuka kemungkinan tidak memperpanjang izin
> SKT untuk FPI jika tidak tunduk pada Pancasila. Hal itu diungkapkan Jokowi
> dalam wawancaranya dengan Associated Press (AP) pada Jumat (27/7).
>
> Menurut Jokowi, pemerintah mungkin saja tidak memperpanjang SKT FPI bila
> ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab tersebut dinilai tidak sejalan dengan
> ideologi bangsa dan mengancam keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia
> (NKRI).
>
>
> "Jika pemerintah meninjau dari sudut pandang keamanan dan ideologis
> menunjukkan bahwa mereka (FPI) tidak sejalan dengan bangsa," kata Jokowi
> kala itu, Minggu (28/7).
>
> Editor: Azairus Adlu
>
>
>
> 
>

Kirim email ke