Loh itu fakta yg ada. Saya baca dari media. Apapun alasannya, kan itu kelebihan 
US yg menarik minat buat orang mencari kehidupan yg lebih baik terutama bagi 
keturunannya kelak.Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------From: "'B.H. Jo' [email protected] [GELORA45]" 
<[email protected]> Date: 3/6/20  8:27 PM  (GMT-08:00) To: 
[email protected], ChanCT <[email protected]>, 
[email protected], marthajan04 <[email protected]> Subject: Re: 
[GELORA45] Korut ancam tembak pendatang, China larang warga dekati perbatasan 
 



  


    
      
      
      
        Kalau memberi komentar seharusnya berdasarkan dari fakta2 yg ada. Orang 
Mexico dan orang Tiongkok pindah keluar negeri dgn "motif" lain. Majoritas 
orang Mexico mau masuk/pindah ke Amerika utk mencari pekerjaan buruh seperti di 
pertanian (memetik buah2an/sajur2 an) karena kemiskinan disana. Sedangkan orang 
Tiongkok pindah ke LN (bukan ke AS saja) karena persaingan di Tkk sangat berat. 
Dan mereka memikirkan masa depan anak2 mereka dimana persaingan di bidang 
pendidikan dan pekerjaan di Tkk adalah yg paling kompetitif dan sangat berat. 
Apalagi kalau mau masuk universitas, calon2 mahasiswa harus mengambil ujian yg 
namanya "Gaokao" yg terkenal "yg tersulit" di dunia. Jadi utk menjadi mahasiswa 
di Tkk tidak gampang, apalagi di universitas ternama. China's version of the 
American SAT and British A-level exams takes place in June every year. It's 
called the gaokao, and is known as one of the toughest exams in the 
world.Students across China are studying hard for the gaokao, the country's 
notoriously tough national standardized test that can get them into 
universities in countries including the US, UK, Italy, Australia, and 
Canada.Sedangkan calon2 mahasiswa Tkk dgn gampang mengalahkan calon2 mahasiswa 
lain di AS, terutama di bidang STEM. Maka dari itu, seperti kita ketahui di 
bagian STEM di universitas/institusi ternama di AS seperti MIT, Harvard, 
Stanford, Caltec, boleh dibilang di "kuasai" oleh mahasiswa2 keturuan dari Asia 
(termasuk mahasiswa2 dari Tiongkok). Karena itu, di MIT dan Harvard penerimaan 
mahasiswa2 Asia dibatasi, yg melanggar UU anti diskriminasi di AS dan senang 
dituntut secara hukum.Dulu saya sebelum ada rencana pi ke Kanada, AS atau ke 
Australia, harus mengambil ujian profesi dari ketiga negara ini karena ijazah 
universitas Jerman tidak diakui oleh negara2 ini. Misal, AS cuma mengakui 
ijazah Kanada karena sistim pendidikan akademiknya sama/mirip. Kanada dan 
Australia mengakui ijazah UK/Inggris. Dari fakta2 yg ada, bisa dimengerti kalau 
ada orang2 Tkk yg pindah ke negara2 Barat, ya alasan utama,  karena anak2 
mereka akan bisa bersaingan dan berhasil masuk/diterima di universitas2 di 
negara2 Barat. Utk bisa masuk universitas saja sudah mampir tidak mungkin di 
Tkk karena ujian Gaokao tsb diatas. 
        
        
            
                
                
                    On Friday, March 6, 2020, 06:15:07 PM CST, marthajan04 
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:
                
                
                
                
 



  


    
      
      
      Hahaha .....  USA mau terpuruk saja warga seluruh dunia termasuk dari 
Tiongkok masih berusaha masuk USA dengan segala cara sampe mempertaruhkan 
nyawapun rela. Itu orang2 mexico ditembakipun masih berusaha masuk melalui 
border yg dijaga ketat.Dan china2 Tiongkok banyak yg mati merana ga bisa 
bernafas dan kelaparan bersembunyi di kontainer barang. Apalagi kalo nanti jaya 
lagi.AS masih kaya. Itu minyak di Alaska masih belum tersentuh.Nah Tiongkok yg 
sudah banyak duit dan bangun Tiongkok dengan megahnya aja masih banyak warganya 
yg mau ninggalkan untuk lari ke Negara2 maju lainnya.Kumaha ieu ujang? Sent 
from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone-------- Original message 
--------From: "ChanCT [email protected] [GELORA45]" 
<[email protected]> Date: 3/5/20  8:00 PM  (GMT-08:00) To: marthajan04 
<[email protected]>, GELORA_In <[email protected]> Subject: Re: 
[GELORA45] Korut ancam tembak pendatang, China larang warga dekati perbatasan 
 



    
      
      
      
  
  
    Kerjasama apa???
          Apanya CURIGA melulu??? Lha wong, selama ini Amerika hanya
          bacotnya saja keras berteriak memberi "BANTUAN", tapi tak juga
          kunjung datang, ... terakhir Trump sudah bilang siap sumbang
          100 juta Dollar, eeih esok nya diRALAT sendiri, kalau itu
          bukan hanya untuk Tiongkok! Haaiiyaaa, dasar gembong
          imperialisme yang sedang terpuruk, mau tegak berdiri kembali
          saja sudah kesulitan, ...
        
    
    
    On 6/3/2020 上午9:38, marthajan04 wrote:
    
    
      
      Diajak kerja sama ga mau. Bawaannya curigation
        mulu. Sekarang nyalahin. 👎
      
      
      
      
      
        Sent from my
          Verizon, Samsung Galaxy smartphone
      
      
      
      
      
      
        -------- Original message --------
        From: ChanCT <[email protected]> 
        Date: 3/5/20 5:22 PM (GMT-08:00) 
        To: [email protected], marthajan04
          <[email protected]> 
        Subject: Re: [GELORA45] Korut ancam tembak pendatang, China
          larang warga dekati perbatasan 
        
        
      
      Mengutamakan bangsa
            sendiri kalau BERLEBIH itu menjadi proteksionisme, MENUTUP
            DIRI yang bertentangan dengan arus utama didunia yang sudah
            GLOBALISASI! Dan dalam hal ini, ... tujuan Trump jelas untuk
            memencilkan Tiongkok dari dunia saja! 
          
      Banyak cara
            bijaksana untuk mencegah penyakit menular, tidak mesti
            menolak dan menutup PINTU rumah sendiri lalu bisa selamat!
            Apalagi belum ada kejelasan kalau virus penyakit itu justru
            berada didalam rumah sendiri, ...??? Kenapa tidak lakukan
            kerjasama mengatasi dan melawan virus yang merebak itu,
            lebih menekankan KEBERSAMAAN daripada menutup diri!!! Bisa
            dan mungkinkah selamat dengan menutup diri dijaman modern
            sekarang ini???
      
      
      On 6/3/2020 上午8:43, marthajan04 [email protected]
        [GELORA45] wrote:
      
      
        
         
        
            
              Mengutamakan bangsa sendiri kok
                disalahkan? Aneh.
              Rakyat milih pemimpinnya ya untuk itu. 
              Ngaco kalo kita utamakan anak tetangga
                dulu daripada anak kita.
              Ga ada orang kaya gitu kecuali dongo.
              Cuma buat nyalahin musuh aja kan. 
              
              
              
              
              
              
              
              
              
                Sent
                  from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
              
              
              
              
              
              
                -------- Original message --------
                From: "ChanCT [email protected]
                  [GELORA45]" <[email protected]>
                
                Date: 3/5/20 4:17 PM (GMT-08:00) 
                To: [email protected],
                  marthajan04 <[email protected]>
                
                Subject: Re: [GELORA45] Korut ancam tembak
                  pendatang, China larang warga dekati perbatasan 
                
                
              
               
              
                 
                Marah?
                      Kenapa harus marah, ...? Itu kan hak penuh setiap
                      negara bersikap terhadap "ancaman Covid-19" yang
                      akan dihadapi! Tapi, mengapa  tidak boleh ajukan pendapat
                    maupun kritik terhadap sikap berlebih dan
                      TIDAK BERSAHABAT Trump? Mengapa pula ci Martha
                      jadi begitu sensitive nya pendapat maupun
                      mengkritik Trump dianggap MARAH???
                Dan, ...
                      saya tetap meragukan kebenaran pemberitaan
                      dibawah, "Korut ancam tembak pendatang, China
                      larang warga dekati perbatasan." Hubungan Tiongkok
                      -Korut tetap baik-baik saja! Dan kemarin ini
                      dengar Tiongkok siap memberi bantuan pada Korut
                      yang sudah dilanda Covid-19, ...
                Yang
                      terjadi sebaliknya, Tiongkok daratan mengambil
                      sikap PENCEGAHAN terjadi arus balik! Menahan
                      dengan mengkarantina setiap orang, termasuk
                      WNTiongkok yang datang masuk dari wilayah terpapar
                      Covid-19! Khususnya Korsel, Jepang, Italy dan
                      Iran, ..! Jadi, sikap Tiongkok mencegah virus
                      Covid-19 masuk, bukan menahan BANGSA
                      nya! BUKAN menolak TIONGKOK sebagai usaha
                      memencilkan Tiongkok yang dilakukan Trump untuk
                      mendahulan dan utamakan Amerika! Masalah bencana
                      virus Covid-19 harus diatasi bersama-sama, dunia
                      sudah saling terkait secara global, tidak mungkin
                      hanya diatasi hanya negara itu sendiri saja!
                    
                
                
                On 6/3/2020 上午4:24,
                  marthajan04 [email protected]
                  [GELORA45] wrote:
                
                
                   
                  
                    Gimana reaksi si bung kochan? Marah
                      seperti ke si bung trump? 
                    
                    
                    
                    
                    
                    
                    
                      Sent from my Verizon, Samsung Galaxy
                        smartphone
                    
                    
                    
                    
                    
                    
                      -------- Original message --------
                      From: "'j.gedearka' [email protected]
                        [GELORA45]" <[email protected]>
                      
                      Date: 3/5/20 11:56 AM (GMT-08:00) 
                      To: [email protected],
                        Sahala Silalahi <[email protected]>,
                        Oman Romana <[email protected]>
                      
                      Subject: [GELORA45] Korut ancam tembak
                        pendatang, China larang warga dekati perbatasan
                      
                      
                      
                    
                     
                    
                      
                        
                        -- 
                        j.gedearka <[email protected]>
                        
                        
https://www.antaranews.com/berita/1338566/korut-ancam-tembak-pendatang-china-larang-warga-dekati-perbatasan
                        
                        Korut ancam tembak pendatang, China larang warga
                        dekati perbatasan
                        
                        Kamis, 5 Maret 2020 20:57 WIB
                        
                        Sebagian besar wilayah Provinsi Heilongjiang di
                        timurlaut China yang berbatasan dengan Rusia dan
                        Korut tertutup salju. Tingginya intensitas hujan
                        salju dengan termperatur udara yang ekstrem pada
                        musim dingin diduga menjadi pemicu tingginya
                        angka kasus COVID-19. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)
                        Kami diberi tahu kemungkinan akan tewas ditembak
                        apabila berada terlalu dekat di wilayah
                        perbatasan
                        Seoul, Korea Selatan (ANTARA) - Otoritas China
                        memerintahkan warganya untuk menjauhi area
                        perbatasan dengan Korea Utara demi mencegah
                        risiko ditembak oleh tentara Korut, demikian
                        keterangan dari warga setempat sebagaimana
                        dipantau, Kamis.
                        
                        Pemerintah Korea Utara menutup perbatasannya dan
                        melarang pendatang dari China demi mencegah
                        penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).
                        
                        Warga setempat mengatakan peringatan itu
                        disampaikan lewat pemberitahuan tertulis yang
                        disebar pada minggu ini. Imbauan tersebut
                        menunjukkan keseriusan pemerintah Korut mencegah
                        penyebaran virus.
                        
                        China dan Korut berbagi wilayah perbatasan
                        sepanjang 1.400 kilometer (880 mil). Pada musim
                        dingin, sungai di sana kerap membeku sehingga
                        memungkinkan warga untuk menyeberang perbatasan.
                        
                        Warga China di Kota Jian dan Kota Baishan
                        menerima peringatan mereka yang berada terlalu
                        dekat dengan perbatasan kemungkinan akan
                        ditembak oleh aparat dari Korut, demikian
                        informasi dari tiga penduduk setempat.
                        
                        "Kami diberi tahu kemungkinan akan tewas
                        ditembak apabila berada terlalu dekat di wilayah
                        perbatasan," kata seorang pemilik restauran di
                        Jian yang menolak menyebut identitasnya.
                        Perbatasan antara China di Kota Jian dengan
                        Korut ditandai dengan aliran Sungai Yalu yang
                        mengalir di wilayah kedua negara itu.
                        
                        Menurut peringatan tersebut warga dua kota di
                        China itu dilarang memancing, menggembalakan
                        ternak, atau membuang sampah dekat sungai.
                        
                        Korut juga meminta China agar meningkatkan
                        penjagaan di perbatasan demi mencegah
                        kemungkinan ada warganya yang tertembak,
                        mengingat Korut telah meningkatkan status
                        waspada terhadap virus corona jenis baru pada
                        level tertinggi..
                        
                        "Petugas keamanan akan mengawasi wilayah
                        perbatasan selama 24 jam sehari dan tiap orang
                        yang ditemukan (mendekati perbatasan) akan
                        ditahan oleh kepolisian China," kata otoritas
                        setempat dalam surat peringatan itu.
                        
                        "Mereka yang memaksa mendekati perbatasan akan
                        ditembak (oleh tentara Korut)".
                        
                        Pegawai urusan propaganda di Jian, yang menolak
                        menyebut namanya, mengonfirmasi isi peringatan
                        tersebut dan mengatakan petugas di perbatasan
                        juga mengeluarkan larangan yang sama melalui
                        pesan singkat.
                        
                        "Selama pencegahan wabah berlangsung, warga
                        dilarang melakukan seluruh aktivitas seperti
                        memancing di Sungai Yalu atau berteriak
                        memanggil warga Korut di seberang sungai,"
                        demikian isi peringatan yang disampaikan lewat
                        pesan singkat. Dalam peringatan itu, tidak ada
                        pemberitahuan mengenai risiko ditembak militer
                        Korut.
                        
                        Sampai saat ini, Kementerian Luar Negeri China
                        belum bisa dimintai tanggapan.
                        
                        Dilarang masuk
                        
                        Pemerintah Korea Utara menerapkan pernah
                        menerapkan larangan masuk terhadap pendatang
                        saat dunia diserang wabah ebola pada 2014.
                        
                        Sejauh ini, Korut belum melaporkan kasus pertama
                        penularan jenis baru virus corona, tetapi
                        sejumlah ahli mengatakan pemerintah setempat
                        membuat kebijakan yang lebih keras untuk
                        mencegah penyebaran wabah dibandingkan dengan
                        langkah sebelumnya.
                        
                        Di tengah penyebaran wabah, Korut membatasi
                        perjalanan dan perdagangan dari China, negara
                        yang menjadi pusat penyebaran jenis baru virus
                        corona pada akhir tahun lalu.
                        
                        Virus tersebut telah menular ke lebih dari
                        80.000 orang dan menewaskan lebih dari 3.000
                        jiwa di China. Saat ini, virus itu telah
                        menyebar ke lebih dari 50 negara di luar China.
                        
                        Sebagian besar penerbangan dan kereta dari dan
                        ke Korea Utara juga dibatasi, sementara itu para
                        diplomat asing di Pyongyang diwajibkan menjalani
                        masa karantina selama sebulan. Otoritas juga
                        menindak keras aksi penyelundupan lintas batas.
                        
                        Di samping China, Korea Selatan yang berbagi
                        perbatasan dengan Korut di Zona Demilitarisasi
                        (DMZ), telah melaporkan hampir 6.000 kasus
                        pasien COVID-19..
                        
                        Korut pada Januari mengumumkan ke para agen
                        perjalanan pemerintah menutup perbatasan ke
                        pendatang dari China. Langkah itu dinilai
                        mengurangi sumber pemasukan Korut.
                        
                        Di tengah pembatasan itu, belum jelas bagaimana
                        perdagangan antar dua negara itu akan berlanjut.
                        Sejumlah sumber yang bekerja dekat perbatasan
                        mengatakan banyak sektor dagang formal dan
                        non-formal yang terdampak.
                        
                        Para aktivis yang membantu pencari suaka asal
                        Korut pergi ke China mengatakan tutupnya
                        perbatasan membuat upaya pergi ke luar mustahil.
                        
                        "Di perbatasan, personel yang bertugas
                        menjalankan pemeriksaan dan karantina
                        menjalankan tanggung jawabnya sesuai prosedur
                        demi mencegah penyebaran virus," kata kantor
                        berita milik pemerintah Korut, Korean Central
                        News Agency (KCNA) bulan lalu.
                        
                        Sumber: Reuters
                        
                        Baca juga: Diplomat asing di Korut akhirnya
                        selesai jalani karantina sebulan
                        Baca juga: WHO: "tak ada indikasi" kasus corona
                        di Korea Utara
                        Baca juga: Korut akui bebas dari virus baru di
                        tengah pembatasan perjalanan
                        
                        Penerjemah: Genta Tenri Mawangi
                        Editor: Azis Kurmala
                        COPYRIGHT © ANTARA 2020
                        
                      
                    
                  
                   
              
            
            
        
        
        
         
    
  



    
     

    



    
     

    
    



            
        

    
     

    
    


Kirim email ke