Pak Witan dkk.

Opini dan dorongan semangatnya menunjukan rasa nasionalisme yang tinggi,
trims.

Zamzam


-----Original Message-----
From: Witan [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Tuesday, August 27, 2002 11:01 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [iagi-net-l] Exxon di Cepu: Diperpanjang atau Tidak???


Kontrak tak diperpanjang ya sah2 saja, lha salah siapa menginvest dilahan yg
kontraknya mau habis? Jadi tak usah kuatir akan ganggu iklim investasi.
Pertamina jangan mau hanya sebagai partner saja. Saya yakin mereka mampu
menanganinya sendiri. Dari segi biaya operasi saja, kalau lahan itu
ditangani Pertamina pasti akan banyak yg bisa dipotong/dihemat, berarti
keuntungan yang lebih besar akan didapatkan Indonesia.
Profesionalisme,integritas, dan kejujuran rekan2 di Pertamina tak usah
diragukan lagi. Masak disuruh belajar dulu dari mereka. Modal? Dengan jumlah
cadangan sebesar itu saya yakin investor dan bank akan berduyun-duyun
datang.
hayo Pertamina,  Go For IT !!!

Pak Andang teman kita itu kok kurang PD yah?

Witan

----- Original Message -----
From: "Andang Bachtiar" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, August 27, 2002 9:03 AM
Subject: [iagi-net-l] Exxon di Cepu: Diperpanjang atau Tidak???


Pagi ini saya membaca komentar salah seorang rekan kita di detik.com soal
perpanjangan kontrak Exxon Mobil di Cepu sebelum waktunya dalam menanggapi
komentar AM FATWA yang setuju dengan Kwik Kian Gi untuk menolak perpanjangan
tersebut. Saya copykan sbb:
............................................................................
...............................................
Saya tidak ada kaitan sama sekali dengan ExxonMobil, tetapi saya bekerja
pada perusahaan minyak dan gas. Menurut pandangan saya, kalau kontrak
ExxonMobil tidak diperpanjang, hal ini akan memperburuk iklim investasi di
Indonesia. Sebagai investor, perusahaan mana pun ingin modalnya kembali dan
meraup keuntungan. Dengan sistem Production Sharing Contract atau pun TAC,
sebagian besar dari pendapatan minyak dan gas akan masuk ke negara. Kalau
pun Pertamina ingin masuk sebagai partner, saya setuju sekali, karena
diharapkan Pertamina dapat belajar dari kemitraan ini. Tapi jangan
sekali-kali menutup minat investor untuk berusaha di Indonesia. Kalau kita
ingat tahun 1960-an, terjadi nasionalisasi perusahaan asing. Hal itu membuat
kabur investor. Usaha Pak Fatwa juga setali tiga uang dengan nasionalisasi.
............................................................................
................................................

Apakah anda punya komentar????

adb




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA

Kirim email ke