nah khan...anda memang layak dapat bintang.....kok ..
Jangan-jangan ketiga-tiganya cak Ar yang omong sak enak udele dewe......? 
wong seperti anda bilang dari awalnya sudah aneh bin ajaib gitu....

monggo diteruske pencerahannya, biar yang lain juga ngeh apa yang terjadi 
di sana......
BTW, itu kalau TACnya based on acreage trus gimana dong perhitungan 
'production treshold'nya ..........? 







Ariadi Subandrio <[EMAIL PROTECTED]>
08/26/2002 11:49 PM
Please respond to iagi-net

 
        To:     [EMAIL PROTECTED]
        cc: 
        Subject:        RE: [iagi-net-l] Exxon di Cepu: Diperpanjang atau Tidak???


Pak Noor, saya kok lebih cenderung komentator detik.com yang lebih ngomong
seenak udel nya dibandingkan Kwik atau pun dengan AM. Fatwa. Masak 
misalnya,
tidak dapat diakomodasinya suatu perpanjangan kontrak lantas
"ngancam-ngancam" terjadinya kesepian investasi. ini logika aneh bin 
ajaib,
ini bentuk pemaksaan khas ala bule. Tak ada yang curang, tak ada yang 
unfair
untuk tak memperpanjang kontrak. Berdalih masih kurang ekonomis masih 
okelah
[namanya juga usaha], walau dalihnya itu dalih cengeng. Paradigma bahwa
investasi hanya akan berkembang, hanya pada situasi Indonesia dapat
menganak-emaskan investor dan peduli amat dengan anak bangsa sendiri, kok
nggak enak rasanya.

Statement ketiga nya Rovicky "Ketiga ... kalo ada yang lebih menguntungkan
demi bangsa, ...", seringkali dijadikan argumen oleh pengambil keputusan
sesuai interpretasinya sendiri thd kebangsaan plus interestnya
sendiri/kelompok2nya. "Kalo kita nggak turuti, rupiah kita dimainin lho,
Arun diobrak abrik lagi lho, dll, dll". Kita dikerdilkan terus, oleh 
pembuat
para pembuat ketakutan.

TAC WKP Central East Java Block yang kini dikenal dengan ExxonMobil Cepu,
adalah kontrak area daerah kerja Pertamina dengan Humpuss Patragas dengan
model kontrak TAC. Inilah satu2nya kontrak TAC paling nyeleneh, nyeleneh
karena TAC contract ini dibuat tidak berdasarkan Field Basis [spt. gagasan
dibuatnya TAC Contract], sedangkan area TAC Cepu ini adalah berbasiskan 
Area
[bukan field] - karena situasi ini, maka dapat diakomodir TAC ini untuk
melakukan exploration activities dan dikontrol oleh MPS. Semuanya serba
khusus untuk Blok ini, tidak umum untuk kontrak TAC. Humpuss collapse 
masuk
Ampolex - lantas masuk Mobil [ExxonMobil], dan adalah barang tentu dengan
perhitungan ekonomis Mobil mau masuk di blok ini. Dengan cepat keuntungan
naiknya harga share pengelola diraup, akibat bombastisitasnya pemberitaan
reserve yang belum certified, apalagi misalnya dapat mendeklare berhasil
mengextended Contract yang akan jatuh pada tahun 2010 hingga 2030. Konon
Pertamina tak mau meneruskan kontrak TAC tsb [terminate 2010 saja] dan
disambut baik oleh Kwik dan kalangan DPR, Sayangnya khabar2 angin
mengabarkan "kekuatan besar" sedang membantu Harry J. Longwell setelah
ketemu pengelola utama negeri ini. Wallahualam

salam,
ar-.
[Cepu, duh Cepu. ... silahkan anda saksikan dengan mata hati dan mata anda
sendiri kehidupan rakyat seputaran kota minyak tersebut, ........... ,
Kawengan, Nglobo, Balun, Wonocolo, ........ dolarnya entah dimana




-----Original Message-----
From: SYARIFUDDIN Noor [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Tuesday, August 27, 2002 9:22 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [iagi-net-l] Exxon di Cepu: Diperpanjang atau Tidak???


Urusan Cepu memang ruwet Ndang..........jadi kalau mau komen kayaknya kita 

musti peljari dulu deh...kalau nggak ya kita asal bunyi tanpa tau 
permasalahan sebenarnya........dulu seinget aku cak Ar mo bikin grup 
diskusi soal ini (aku masih inget ngomongnya di sekretariat IAGI...)
Perkara Kwik dan Fatwa mo ngomong seenak udele dewe ya memang itu kerjaan 
mereka...mereka memang dibayar untuk ngomong....tapi masak kita mo 
ikut-ikutan.......?
Masih inget waktu Amien Rais ngomong soal emas yang 'berbungkah-bongkah' 
di Freeport...?

salam,






"Andang Bachtiar" <[EMAIL PROTECTED]>
08/26/2002 07:03 PM
Please respond to iagi-net

 
        To:     <[EMAIL PROTECTED]>
        cc: 
        Subject:        [iagi-net-l] Exxon di Cepu: Diperpanjang atau
Tidak???


Pagi ini saya membaca komentar salah seorang rekan kita di detik.com soal 
perpanjangan kontrak Exxon Mobil di Cepu sebelum waktunya dalam menanggapi 

komentar AM FATWA yang setuju dengan Kwik Kian Gi untuk menolak 
perpanjangan tersebut. Saya copykan sbb:
............................................................................
...............................................
Saya tidak ada kaitan sama sekali dengan ExxonMobil, tetapi saya bekerja 
pada perusahaan minyak dan gas. Menurut pandangan saya, kalau kontrak 
ExxonMobil tidak diperpanjang, hal ini akan memperburuk iklim investasi di 

Indonesia. Sebagai investor, perusahaan mana pun ingin modalnya kembali 
dan meraup keuntungan. Dengan sistem Production Sharing Contract atau pun 
TAC, sebagian besar dari pendapatan minyak dan gas akan masuk ke negara. 
Kalau pun Pertamina ingin masuk sebagai partner, saya setuju sekali, 
karena diharapkan Pertamina dapat belajar dari kemitraan ini. Tapi jangan 
sekali-kali menutup minat investor untuk berusaha di Indonesia. Kalau kita 

ingat tahun 1960-an, terjadi nasionalisasi perusahaan asing. Hal itu 
membuat kabur investor. Usaha Pak Fatwa juga setali tiga uang dengan 
nasionalisasi.
............................................................................
................................................

Apakah anda punya komentar????

adb




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA



Kirim email ke