Tentu saja ini berkorelasi positif. Semakin banyak eksplorasi = semakin banyak 
penemuan = semakin banyak kebutuhan tenaga geosaintis. Parameter yang no. 1 dan 
2 ada bukti statistiknya. Jadi jangan berharap banyak penemuan kalau eksplorasi 
minim.
 
Hal lain yang penting, pengalaman tiga tahun menunjukkan bahwa pemenuhan 
komitmen eksplorasi nyata (maksudnya survai seismik dan pengeboran) yang 
dilakukan perusahaan2 baru ini sangat buruk (!), bonus-bonus mesti ditagih 
berkali-kali, dan memundurkan komitmen dilakukan oleh semua perusahaan. Alasan 
pemunduran komitmen sama : kesulitan data (bisa benar/bisa sekedar alasan, yang 
jelas data adalah kambing hitam utama)
 
Saya senang perusahaan2 migas nasional serempak berani eksplorasi, tetapi kok 
tidak diikuti pemenuhan komitmen. Nah, serius gak sih mengambil blok ?
 
salam,
awang
(salah satu tugasnya : menagih komitmen2..!)

"Suwandi Utoro, Edi (edsuwan)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bagaimana halnya dengan WKK No 3. Bengkulu, daratan dan lepas pantai
Bengkulu Endeavour Energy (Bengkulu) Pty Ltd, apakah posisinya di
fore-arc pantai barat Sumatra ? Apakah ini fore-arc basin di Bengkulu
yang menumpang pada Paleogene rift basin di bawahnya seperti yang pak
Koesoema utarakan minggu lalu ? Apabila ini adalah fore-arc basin yang
dimaksud, semoga aktivitas eksplorasinya berhasil sehingga menjadikan
fore-arc basin juga sebagai proven HC basin di Indonesia.
Makin banyak blok eksplorasi migas, makin banyak discovery dan makin
banyak kebutuhan akan geoscientist.....ada korelasinya ngga yach ke-3
hal tsb ? 

Terima kasih.

Salam,
Edot 


                
---------------------------------
 Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.

Kirim email ke