Manusia setengah dewa sebenarnya Bukek Siansu alias Kwee Sin Liong, tokoh sakti 
besutan alm. Khoo Ping Hoo, tapi ini pun fiksi (he2..). 

Semua ilmu bermula dari filsafat. Dan, di abad-abad ilmu2 pengetahuan alam 
berkembang, semua cabangnya (matematika, astronomi, biologi, fisika, kimia, 
geologi) gengsinya sangat tinggi, membentuk istana pualam di langit yang tak 
terjangkau (Royal Society).

Tetapi, itu dulu, dan dianut segelintir ilmuwan saja. Sekarang semua ilmu telah 
membumi, astronomi pun (dokumen2 arkeo-astronomi belakangan banyak ditemukan 
dan membuktikan bahwa ilmu ini tak selamanya melangit).

Maka, geologist pun harus fasih menerangkan ke masyarakat awam tentang ilmunya. 
Peristiwa2 geologi mengelilingi kita sehari2, sudah saatnya semua dijelaskan 
dengan gamblang. 

Hanya, karena sifat ilmunya pula, geologist tak bisa segera angkat bicara. 
Perlu cek dan re-cek, dan alam seperti kita tahu sering menyembunyikan 
keterangan2nya, atau lembar2 keterangannya telah sobek bahkan hilang. 
Rekonstruksi kejadian tentu tak mudah dengan data yang tak lengkap.

Salam,
awang

-----Original Message-----
From: Iman Argakoesoemah [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, June 20, 2006 7:28 AM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Geologist masih "setengah dewa"

Memang betul, sejak dulu Geologist dianggap "setengah dewa". Kalau ngga 
percaya, coba tanya Iwan Fals. Bahkan katanya ada sejarah mengatakan bahwa 
geologist dianggap sebagai "pujangga" bahkan disebut sebagai "filsuf" segala. 

Thanks. Iman

 

-- 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.9.1/369 - Release Date: 6/19/2006
 

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke