Pak Yatno dan mang Okim, 

betul juga ya.., njuk apa itu kira-kira dari sisi ilmu
mineralogi dan petrologi. Memang bagi para pemburu
batuan antik, ada "giok" yang didalamnya ada gambar
naga saja, penginnya itu disebut giok dan dijual
mahal. Saya pernah mendampingi : si pemburu "giok"
yang wujudnya meja; juga ada polisi dan pembawa uang
(ratusan juta kaleee...., di tahun 2005 lalu). Saya
lihat, "giok" tsb keruh, dilapisi kaca, jadi susah
juga dilihat dalamnya. Lalu saya ndak berani memberi
komentar. 
Memang dikalangan "broker" batu mulia ada istilah
tersendiri untuk mengelabuhi calon pembeli. Lha..,
untuk melihat saja..(si calon pembeli dikenakan dana :
7jt), jika ndak jadi traksaksi, maka 7jt tadi hilang.
lhah..kepriben kiye. Brokernya yang sering
diuntungkan...

Agus Hendratno
Geologi UGM

--- [EMAIL PROTECTED] wrote:

> >
>   Mang Okim Mas Yuwono
> 
>   Jadi Batuan hijau yang dinamakan zamrud Cikotok
> itu apa sebenar-nya,
>   paling tidak menurut term petrologi?
>   Maaf baru joint lagi baru jakan jalan di RSPP
> selama seminggu.
> 
>   Si - Abah
> 
>  
>
________________________________________________________________________
> 
>   terimakasih, pak yatno. untungnya, saya bukan
> termasuk penyuka/pemakai
> > batu
> > mulia, meskipun senang saja melihat2nya.
> >
> > salam,
> > syaiful
> >
> >
> > On 8/15/06, Y S Yuwono <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >>
> >> Rekan Saipul yth.
> >> Tidak semudah itu utk "mengungkap kebenaran" dari
> temuan Mas Okim.
> >> Karena
> >> di
> >> dalam dunia gemstone ada semacam kode etik juga,
> terutama di kalangan
> >> sesama
> >> pebisnis. Dalam hal ini Mas Okim bertindak
> sebagai sesama pebisnis, lain
> >> dengan saya yang selain ilmuwan petrologi juga
> sebagai penggemar
> >> gemstone,
> >> bisa lebih "bebas" ngomong. Bukan di Indonesia
> saja orang sering salah
> >> beli
> >> batu mulia, di negeri maju pun bahkan kolektor
> kakapnya juga sering
> >> salah.
> >> Harga batu yang murah setelah berpindah pemilik
> beberapa kali bisa
> >> melambung
> >> tinggi karena ketidak tahuan dari pembeli ybs.
> >> Salam gemstone dan sekali lagi hati-2 membeli
> "barang seni" termasuk
> >> batu
> >> mulia.
> >> Yatno
> >> ----- Original Message -----
> >> From: "mohammad syaiful"
> <[EMAIL PROTECTED]>
> >> To: <[email protected]>
> >> Sent: Saturday, August 12, 2006 5:36 PM
> >> Subject: Re: [iagi-net-l] CERPEN TENTANG ZAMRUD
> CIKOTOK
> >>
> >>
> >> > terimakasih mang okim, cerpen yg sangat
> bermanfaat.
> >> > namun, tahun 1993 tsb, tampaknya mang okim
> belum 'merdeka' utk
> >> mengungkap
> >> > 'kebenaran'. entah karena latar-belakang sbg
> orang jawa (sama dg
> >> saya),
> >> yg
> >> > 'meredam' utk memberitahukan 'kebenaran' tsb.
> jangan2, kenalan mang
> >> okim
> >> > sendirilah yg justru menemukan 'lokasi zamrud
> cikotok' dan mencoba
> >> menguji
> >> > mang okim. asumsinya, kalau orang sejago mang
> okim ternyata tidak tahu
> >> > 'kebenaran' tsb, apalagi orang2 awam termasuk
> para penggede yg sudah
> >> > membeli
> >> > dan lainnya akan membeli 'berlian' tsb.
> >> >
> >> > memang ada banyak yg dapat dipelajari dan
> bermanfaat dari mang okim,
> >> baik
> >> > cerita2nya maupun mang okim sendiri.
> terimakasih dan selamat berakhir
> >> > pekan.
> >> > semoga mang okim diberikan kesehatan dan umur
> yg berkah. semoga tidak
> >> > sekedar 61 tahun seperti halnya negeri kita
> tercinta, tetapi lebih
> >> baik
> >> > lagi
> >> > isi dan rakyatnya.
> >> >
> >> > salam,
> >> > syaiful
> >> >
> >> >
> >> > On 8/13/06, sujatmiko <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >> >>
> >> >> Rekan-rekan Gems-Lovers yang budiman,
> >> >>
> >> >> Mang Okim punya cerpen tentang Zamrud Cikotok
> yang semoga dapat
> >> melupakan
> >> >> sejenak ketegangan kita semua atas peristiwa
> Lapindo Brantas yang
> >> >> ceritanya
> >> >> tak kunjung reda.
> >> >>
> >> >> Suatu hari di tahun 1993, mang Okim diundang
> selametan  oleh  kenalan
> >> >> mang
> >> >> Okim, sepasang suami isteri, yang baru selesai
> >> >> merenovasi  galeri  perhiasannya  di kawasan
> Cikini, Jakarta. Di
> >> >> galerinya
> >> >> yang berfungsi juga sebagai kantor, terlihat
> lemari-lemari  antik
> >> berisi
> >> >> perhiasan  batumulia yang diikat dengan bahan
> emas dan platina dengan
> >> >> ornamen berlian. Desainnya benar-benar kelas
> tinggi.
> >> >>
> >> >> Maksud mang Okim diundang ternyata selain
> selametan,  untuk diminta
> >> juga
> >> >> pendapat tentang beberapa set perhiasan
> batumulia berwarna hijau tua
> >> >> transparan yang dikelilingi berlian. Kata
> kenalan mang Okim, nama
> >> batu
> >> >> hijau
> >> >> tersebut adalah zamrud Cikotok dan konon telah
> mendapatkan sertifikat
> >> >> dari
> >> >> luar negeri. Harga per set nya ribuan dolar,
> sama dengan puluhan truk
> >> >> batumulia yang mang Okim garap.
> >> >>
> >> >> Pemeriksaan dengan loupe atau kaca pembesar
> 10x  ternyata berhasil
> >> >> menyingkap adanya inklusi gelembung udara
> kecil-kecil sekali yang
> >> >> terlihat
> >> >> di beberapa bagian batumulia. Mang Okim cukup
> terkesiap dengan hasil
> >> >> temuan
> >> >> tersebut dan tentu saja sangat sulit untuk
> memberitahukannya ke
> >> kenalan
> >> >> mang
> >> >> Okim, apalagi setlah tahu bahwa tak sedikit
> yang telah terjual ke
> >> >> beberapa  penggede dan orang-orang asing.
> >> >>
> >> >> Rekan-rekan Gems Lovers yang budiman,
> >> >>
> >> >> Dalam kesempatan vocational trip ke Cikotok 
> tahun 1995, mang Okim
> >> >> bersama
> >> >> 30 anggota Rotary diajak keliling ke instalasi
> pengolahan emas. Di
> >> >> halaman
> >> >> salah satu ruang pemrosesan, mang Okim
> menemukan beberapa butiran
> >> >> "batuan"
> >> >> berwarna hijau transparan yang bercampur aduk
> dengan tanah. Mang Okim
> >> >> berhasil mengumpulkan beberapa butir  yang
> ukurannya hampir seragam,
> >> >> sedikit
> >> >> lebih besar dari kelereng. Kata teknisi
> disitu, "batuan" tersebut
> >> >> merupakan
> >> >> sisa pembakaran /peleburan emas yang setelah
> terkumpul banyak,
> >> langsung
> >> >> dibuang ke tempat tertentu ( di bukit sekitar
> instalasi pengolahan
> >> >> emas ).
> >> >> Karenanya , para pemburu yang berhasil
> menemukan lokasi buangan
> >> tersebut
> >> >> sangat yakin bahwa "batuan" tersebut asli dari
> alam.
> >> >>
> >> >> Sesampainya mang Okim ke Bandung, "batuan"
> yang mang Okim temukan di
> >> >> Cikotok langsung saja diproses. Hasilnya ya
> itu, "batuan" tersebut
> >> tak
> >> >> lain
> >> >> dan tak bukan adalah yang disebut oleh kenalan
> mang 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke