>

  Mas Agoes

  Apa kabar , saya membaca perjuangan Anda bersama Rita dalam sosilaisasi
  ,mengenai gempa , saya sangat terkesan !!!!!!!!
  Semoga il,u Anda dapat disebarkan seluas-lausanya sehingga penduduk
  NKRI bertambah mengerti .
  Ngomong ngomong pengen ernar saya ketemu , apa kita pernah ketemu ndak
  ya .
  Kalau ke Jakarta dan ada waktu luang boleh dong kita ngobrol.

  Si- Abah

__________________________________________________________________________



  Pak Yatno dan mang Okim,
>
> betul juga ya.., njuk apa itu kira-kira dari sisi ilmu
> mineralogi dan petrologi. Memang bagi para pemburu
> batuan antik, ada "giok" yang didalamnya ada gambar
> naga saja, penginnya itu disebut giok dan dijual
> mahal. Saya pernah mendampingi : si pemburu "giok"
> yang wujudnya meja; juga ada polisi dan pembawa uang
> (ratusan juta kaleee...., di tahun 2005 lalu). Saya
> lihat, "giok" tsb keruh, dilapisi kaca, jadi susah
> juga dilihat dalamnya. Lalu saya ndak berani memberi
> komentar.
> Memang dikalangan "broker" batu mulia ada istilah
> tersendiri untuk mengelabuhi calon pembeli. Lha..,
> untuk melihat saja..(si calon pembeli dikenakan dana :
> 7jt), jika ndak jadi traksaksi, maka 7jt tadi hilang.
> lhah..kepriben kiye. Brokernya yang sering
> diuntungkan...
>
> Agus Hendratno
> Geologi UGM
>
> --- [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
>> >
>>   Mang Okim Mas Yuwono
>>
>>   Jadi Batuan hijau yang dinamakan zamrud Cikotok
>> itu apa sebenar-nya,
>>   paling tidak menurut term petrologi?
>>   Maaf baru joint lagi baru jakan jalan di RSPP
>> selama seminggu.
>>
>>   Si - Abah
>>
>>
>>
> ________________________________________________________________________
>>
>>   terimakasih, pak yatno. untungnya, saya bukan
>> termasuk penyuka/pemakai
>> > batu
>> > mulia, meskipun senang saja melihat2nya.
>> >
>> > salam,
>> > syaiful
>> >
>> >
>> > On 8/15/06, Y S Yuwono <[EMAIL PROTECTED]>
>> wrote:
>> >>
>> >> Rekan Saipul yth.
>> >> Tidak semudah itu utk "mengungkap kebenaran" dari
>> temuan Mas Okim.
>> >> Karena
>> >> di
>> >> dalam dunia gemstone ada semacam kode etik juga,
>> terutama di kalangan
>> >> sesama
>> >> pebisnis. Dalam hal ini Mas Okim bertindak
>> sebagai sesama pebisnis, lain
>> >> dengan saya yang selain ilmuwan petrologi juga
>> sebagai penggemar
>> >> gemstone,
>> >> bisa lebih "bebas" ngomong. Bukan di Indonesia
>> saja orang sering salah
>> >> beli
>> >> batu mulia, di negeri maju pun bahkan kolektor
>> kakapnya juga sering
>> >> salah.
>> >> Harga batu yang murah setelah berpindah pemilik
>> beberapa kali bisa
>> >> melambung
>> >> tinggi karena ketidak tahuan dari pembeli ybs.
>> >> Salam gemstone dan sekali lagi hati-2 membeli
>> "barang seni" termasuk
>> >> batu
>> >> mulia.
>> >> Yatno
>> >> ----- Original Message -----
>> >> From: "mohammad syaiful"
>> <[EMAIL PROTECTED]>
>> >> To: <[email protected]>
>> >> Sent: Saturday, August 12, 2006 5:36 PM
>> >> Subject: Re: [iagi-net-l] CERPEN TENTANG ZAMRUD
>> CIKOTOK
>> >>
>> >>
>> >> > terimakasih mang okim, cerpen yg sangat
>> bermanfaat.
>> >> > namun, tahun 1993 tsb, tampaknya mang okim
>> belum 'merdeka' utk
>> >> mengungkap
>> >> > 'kebenaran'. entah karena latar-belakang sbg
>> orang jawa (sama dg
>> >> saya),
>> >> yg
>> >> > 'meredam' utk memberitahukan 'kebenaran' tsb.
>> jangan2, kenalan mang
>> >> okim
>> >> > sendirilah yg justru menemukan 'lokasi zamrud
>> cikotok' dan mencoba
>> >> menguji
>> >> > mang okim. asumsinya, kalau orang sejago mang
>> okim ternyata tidak tahu
>> >> > 'kebenaran' tsb, apalagi orang2 awam termasuk
>> para penggede yg sudah
>> >> > membeli
>> >> > dan lainnya akan membeli 'berlian' tsb.
>> >> >
>> >> > memang ada banyak yg dapat dipelajari dan
>> bermanfaat dari mang okim,
>> >> baik
>> >> > cerita2nya maupun mang okim sendiri.
>> terimakasih dan selamat berakhir
>> >> > pekan.
>> >> > semoga mang okim diberikan kesehatan dan umur
>> yg berkah. semoga tidak
>> >> > sekedar 61 tahun seperti halnya negeri kita
>> tercinta, tetapi lebih
>> >> baik
>> >> > lagi
>> >> > isi dan rakyatnya.
>> >> >
>> >> > salam,
>> >> > syaiful
>> >> >
>> >> >
>> >> > On 8/13/06, sujatmiko <[EMAIL PROTECTED]>
>> wrote:
>> >> >>
>> >> >> Rekan-rekan Gems-Lovers yang budiman,
>> >> >>
>> >> >> Mang Okim punya cerpen tentang Zamrud Cikotok
>> yang semoga dapat
>> >> melupakan
>> >> >> sejenak ketegangan kita semua atas peristiwa
>> Lapindo Brantas yang
>> >> >> ceritanya
>> >> >> tak kunjung reda.
>> >> >>
>> >> >> Suatu hari di tahun 1993, mang Okim diundang
>> selametan  oleh  kenalan
>> >> >> mang
>> >> >> Okim, sepasang suami isteri, yang baru selesai
>> >> >> merenovasi  galeri  perhiasannya  di kawasan
>> Cikini, Jakarta. Di
>> >> >> galerinya
>> >> >> yang berfungsi juga sebagai kantor, terlihat
>> lemari-lemari  antik
>> >> berisi
>> >> >> perhiasan  batumulia yang diikat dengan bahan
>> emas dan platina dengan
>> >> >> ornamen berlian. Desainnya benar-benar kelas
>> tinggi.
>> >> >>
>> >> >> Maksud mang Okim diundang ternyata selain
>> selametan,  untuk diminta
>> >> juga
>> >> >> pendapat tentang beberapa set perhiasan
>> batumulia berwarna hijau tua
>> >> >> transparan yang dikelilingi berlian. Kata
>> kenalan mang Okim, nama
>> >> batu
>> >> >> hijau
>> >> >> tersebut adalah zamrud Cikotok dan konon telah
>> mendapatkan sertifikat
>> >> >> dari
>> >> >> luar negeri. Harga per set nya ribuan dolar,
>> sama dengan puluhan truk
>> >> >> batumulia yang mang Okim garap.
>> >> >>
>> >> >> Pemeriksaan dengan loupe atau kaca pembesar
>> 10x  ternyata berhasil
>> >> >> menyingkap adanya inklusi gelembung udara
>> kecil-kecil sekali yang
>> >> >> terlihat
>> >> >> di beberapa bagian batumulia. Mang Okim cukup
>> terkesiap dengan hasil
>> >> >> temuan
>> >> >> tersebut dan tentu saja sangat sulit untuk
>> memberitahukannya ke
>> >> kenalan
>> >> >> mang
>> >> >> Okim, apalagi setlah tahu bahwa tak sedikit
>> yang telah terjual ke
>> >> >> beberapa  penggede dan orang-orang asing.
>> >> >>
>> >> >> Rekan-rekan Gems Lovers yang budiman,
>> >> >>
>> >> >> Dalam kesempatan vocational trip ke Cikotok
>> tahun 1995, mang Okim
>> >> >> bersama
>> >> >> 30 anggota Rotary diajak keliling ke instalasi
>> pengolahan emas. Di
>> >> >> halaman
>> >> >> salah satu ruang pemrosesan, mang Okim
>> menemukan beberapa butiran
>> >> >> "batuan"
>> >> >> berwarna hijau transparan yang bercampur aduk
>> dengan tanah. Mang Okim
>> >> >> berhasil mengumpulkan beberapa butir  yang
>> ukurannya hampir seragam,
>> >> >> sedikit
>> >> >> lebih besar dari kelereng. Kata teknisi
>> disitu, "batuan" tersebut
>> >> >> merupakan
>> >> >> sisa pembakaran /peleburan emas yang setelah
>> terkumpul banyak,
>> >> langsung
>> >> >> dibuang ke tempat tertentu ( di bukit sekitar
>> instalasi pengolahan
>> >> >> emas ).
>> >> >> Karenanya , para pemburu yang berhasil
>> menemukan lokasi buangan
>> >> tersebut
>> >> >> sangat yakin bahwa "batuan" tersebut asli dari
>> alam.
>> >> >>
>> >> >> Sesampainya mang Okim ke Bandung, "batuan"
>> yang mang Okim temukan di
>> >> >> Cikotok langsung saja diproses. Hasilnya ya
>> itu, "batuan" tersebut
>> >> tak
>> >> >> lain
>> >> >> dan tak bukan adalah yang disebut oleh kenalan
>> mang
> === message truncated ===
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> ---------------------------------------------------------------------
> -----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> -----  Call For Papers until 26 May 2006
> -----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>













---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke