Rekan
Harus diakui bahwa posisi
ahli kebumian dalam persoalan lumpur di BP-1
tidak terlalu enak. Karena secara kasat mata memang yang
"menyebabkan"
terjadi adalah
pemboran.
Dengan demikian masyarakat (apalagi
Pemerintah) akan langsung menuduh
pemboran
yang menyebabkan terjadinya BENCANA ini.
Belum lagi implikasi "popularitas"
Pemerintah jelas sangat dipertaruhkan apabila
"memihak" Lap[indo.
Saya
mengharapkan keteguhan hati dan kejernihan para ahli kebumian untuk
tetap
mengatakan apa yang diyakini-nya berdasarkan
kaidah ilmu kebumian.
Oleh karena pandangan
pandangan dari segi kebumian tidak populer , maka kita
tidak heran bahwa issue ahli kebumian ":dibayar" oleh Lapindo
muncul sejak lama.
Pelik memang !!!!!
Si - Abah
_____________________________________________________________________
> Pelik juga tho? Jadi lain waktu ahli geologi
perlu belajar kepada pakar
> politik utk memastikan bahwa
kebijakan SBY murni tanpa motif kepentingan
> politik.
>
> Wassalaam
> Ahmiyul
>
>
>
-----Original Message-----
>
From: Rovicky Dwi Putrohari
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, December 29, 2006
11:10
> To: [email protected]; migas indonesia;
[EMAIL PROTECTED]
> Subject: [iagi-net-l] Lapindo Harus
Sediakan Rp 3,8 T - 2 Pakar Geologi
> Kuak
> Misteri
Lumpur Sidoarjo
>
> Walaupun Geologist menyatakan gejala
itu sebagai bencana alam tetapi
> SBY tetap menuntut Lapindo
untuk bertanggung jawab.
>
> Hmmm ;)
>
> RDP
>
> =====
>
> JAWAPOS
Jumat, 29 Des 2006,
> Lapindo Harus Sediakan Rp 3,8 T
>
> Hasil Rapat SBY dengan Bupati Sidoarjo dan Gubenur Jatim
> JAKARTA - Tidak sia-sia Gubernur Jawa Timur Imam Utomo dan Bupati
> Sidoarjo Win Hendrarso dua hari di Jakarta untuk memperjuangkan
warga
> korban lumpur Lapindo. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
mengabulkan
> proposal untuk memastikan anggaran penanggulangan
lumpur di Porong,
> Sidoarjo.
>
> ---
>
> 2 Pakar Geologi Kuak Misteri Lumpur Sidoarjo
>
Detik.com Desember 28th, 2006
>
> 2006-12-28 18:48:00
Budi Sugiharto - detikcom Surabaya - Untuk menguak
> misteri
semburan lumpur yang terjadi di sekitar sumur Lapindo Brantas
>
Inc di Porong, Sidoarjo, Polda Jawa Timur memanggil 2 spesialis
>
geologi asal Indonesia.
>
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/28/tim
> e/184850/idnews/725009/idkanal/10
>
> --
> http://rovicky.wordpress.com/
>
>
---------------------------------------------------------------------
> ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November 2006
>
----- detail information in http://pekanbaru2006.iagi.or.id
>
---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran
iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia
Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan
Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
> ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November 2006
>
----- detail information in http://pekanbaru2006.iagi.or.id
>
---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran
iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia
Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan
Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
>
>