Dari Blue Print Energi Indonesia 2005-2025 saya dapatkan angka-angka sbb:
2003: (fakta)
oil: 42.4%
gas: 26.5%
coal: 14.1%
hydro: 3.4%
geoth: 1.4%
EBT: 0.2% (energi baru dan terbarukan)
2025: (rencana)
oil: 26.2%
gas: 30.6%
coal: 32.7%
hydro: 2.4%
geoth: 3.8%
EBT: 4.4% (termasuk: mikrohidro, biofuel, solar, wind, fuelcell, biomass,
dan nuklir)
Kalau sampeyan tanyakan bagaimana peran migas di menjelang 2030 nanti, maka
begitulah kawan-kawan kita di pemerintahan memposisikannya. Masih
migas-sentris, yakni total masih 56.6% mereka harapkan energi kita dari
migas. Entahlah, bagaimana caranya kawan-kawan tersebut menghitung
sumberdaya (resources) migas, dan bagaimana merencanakan pengkonversian dari
sumberdaya tersebut menjadi cadangan, saya juga kurang jelas, karena di
dalam dokumen-dokumen terkait blue print tersebut tidak saya temukan
academic paper yang bisa menjawab asumsi-asumsi dasar pembuatan prediksinya
(terutama mengenai sumberdaya versus cadangan tersebut). Kalau mereka hanya
mengandalkan pada angka-angka reserves (seperti yang selama ini mereka
lakukan), nampaknya tidak mungkin mereka berani keluar dengan angka begitu
tinggi untuk migas dalam energy-mix blueprint 2025 tsb, karena dari existing
reserves kita tahu persis bahwa 8BBO kita akan habis menjelang 2030 tersebut
(dg asumsi 1MMBOPD produksi).
Blueprint tersebut juga memperlihatkan bahwa ada ketidak-relaan dari
sebagian kalangan birokrasi (yang terkait dengan bisnis, tentunya) untuk
cepat-cepat mempreteli ketergantungan kita terhadap migas (regardless asumsi
dasar resources vs reservesnya juga tidak jelas). Kelihatannya hanya membabi
buta untuk selalu stick-to-oil/gas ...... Karena apa? Mungkin sinyalemen
sementara dari bisik2 tetangga bahwa subsidi-subsidi dan marjin-marjin yang
didapatkan dari supply migas untuk listrik, untuk industri, dan untuk energi
secara keseluruhan masih terlalu menggiurkan untuk dihilangkan begitu saja
dari skenario. Mungkin juga banyak pihak-pihak yang berkuasa dan punya akses
mendapatkan banyak keuntungan dari tetap mempertahankan ketergantungan kita
terhadapa migas tersebut. Entahlah. Perlu analis ekonomi dan politisi untuk
membahas hal tersebut.
Kalau soal siap-atau-tidak-siap, sejauh menyangkut pengetahuan kita bersama
tentang sumberdaya kebumian Indonesia terkait dengan energi tersebut, selalu
dengan berani dan lantang kita teriakkan: kita punya geothermal melimpah,
kita punya coal melimpah, kita punya cbm seabregh, .... tapi infrastruktur
ekonomi-bisnis yang ada selalu (dibikin supaya) tidak memungkinkan untuk
memngembangkannya (sorry: ini pendapat yang sangat pribadi). Kalau memang
mau, kita alihkan saja subsidi minyak yang untuk PLTD ke geothermal,
sehingga semua potensi geothermal kita tergarap dan keseluruhan 27K MW bisa
direalisasikan. Kalau tidak salah, masalahnya khan selama ini harga beli
listriknya PLN masih lebih rendah ongkos produksinya geothermal, shg
sebenarnya kasusnya sama dengan minyak kita,.. harga beli masyarakat masih
lebih rendah daripada keseluruhan harga jual minyak yang makin meningkat.
Salam
adb
----- Original Message -----
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, June 30, 2008 9:44 AM
Subject: [iagi-net-l] OK, kita bicara Energi -->masuk lagi
On Mon, Jun 30, 2008 at 10:29 AM, Andang Bachtiar <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
hadir
Hadduh telat Kang ... push-up !! ... wupst !!!
Nah Kang ADB, kita coba berbicara energi saat ini di Indonesia, juga
proyeksi 25 tahun lagi (2030). Aku rasa akan cross disciplines juga di
IAGI-net. Mulai dari Peminyakan, Geothermal, Batubara (Tambang),
beserta tumpang dan tindihnya dengan konvservasi lingkungan. Dan
tentunya akan ada tindihan hidrologi. Btw, pernah geothermal
diubrek-ubrek karena menggunakan "air tanah" walau hanya "uap"nya :(
duh !
Sebagai gambaran awal saja dari BP statistic. Energy uses di Indonesia :
(Tahun 2006 - Million Tonne Oil Equivalent )
Oil 53.4
Natural Gas 31.5
Coal 24.2
Nuclear Energy -
Hydro electric 2.4
Total 111.4
(tahun 2007)
Oil 54.4
Natural Gas 30.4
Coal 27.8
Nuclear Energy -
Hydro electric 2.0
Total 114.6
Nah menurut Kang ADB (dn juga rekan lain), bagaimana peran MIGAS dalam
transisi energi ditahun 2030 nanti ? Apakah Minyak masih bisa
dipertahankan hingga 10-20 tahun lagi sebelum energi lain mampu
menggantikannya ?
Apa energi primer kandidatnya ? Batubara ?
Bagaimana kira-kira dampak lingkungan (environmentalist bila batubara
di boost sebagai energy primer ?)
Siapkan Geothermal ?
Ataukah Natural Gas dipakai di dalam negeri saja ?
RDP
--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod
--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to
direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with
the use of any information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod
--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------