Tepatnya lingkaran setan mas...
Tidak fair jg kalau hanya menuding ketidak-jelasan ini ke pemerintah /
pejabat kong-kal-ingkong.

Dari buku "Selamatkan Indonesia" nya Amien Rais - terlepas dari
kontroversi beliau perihal gigihnya mempertanyakan Freeport-gate dan
Cepu-gate yang menurut beberapa teman2 geolog dianggap nyleneh - pada
bab-1 dan 2 tentang "blue print" kolonialisme era baru polisi dunia via
lembaga-lembaga donor keuangannya di seantero jagat untuk mengobok obok
negara berkembang, di situ tersebut bahwa berdasarkan berbagai sumber
bahwa banyak para ekonom dunia, misalnya Stiglitz - yang menengarai
bahwa sistem globalisasi dunia dalam dasa warsa terakhir ini sangatlah
jelas tidak berpihak kepada negara-2 berkembang, termasuk Indonesia.

Bagaimana bisa berpihak lha wong konsumsi kosmetik di US/Europe, ongkos
pakan hewat peliharaan kesayangan (pets) di US, dan bisnis hiburan di
Jepang amatlah jauh bagai langit dan bumi ketimbang dana dari negara
maju yang digelontorkan ke negara berkembang untuk kesehatan dan
pendidikan rakyat miskin di negara ybs.  Privatisasi BUMN spt yang telah
lumrah di negri kita ini ternyata merupakan skenario globalisasi untuk
mengurangi peran negara / pemerintah berkuasa terhadap kontrol2 asing
yang bisa menjadi kendaraan bagi mereka untuk lebih jauh memeras negara
berkembang.

Pertanyaannya sekarang: "apakah model nasionalisasinya Evo Morales bisa
di aplikasikan di sini?" Tantang Amien Rais.

-----Original Message-----
From: Andang Bachtiar [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, June 30, 2008 10:55 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] OK, kita bicara Energi -->masuk lagi

Dari Blue Print Energi Indonesia 2005-2025 saya dapatkan angka-angka
sbb:

2003: (fakta)
oil: 42.4%
gas: 26.5%
coal: 14.1%
hydro: 3.4%
geoth: 1.4%
EBT: 0.2% (energi baru dan terbarukan)

2025: (rencana)
oil: 26.2%
gas: 30.6%
coal: 32.7%
hydro: 2.4%
geoth: 3.8%
EBT: 4.4% (termasuk: mikrohidro, biofuel, solar, wind, fuelcell,
biomass, dan nuklir)

Kalau sampeyan tanyakan bagaimana peran migas di menjelang 2030 nanti,
maka begitulah kawan-kawan kita di pemerintahan memposisikannya. Masih
migas-sentris, yakni total masih 56.6% mereka harapkan energi kita dari
migas. Entahlah, bagaimana caranya kawan-kawan tersebut menghitung
sumberdaya (resources) migas, dan bagaimana merencanakan pengkonversian
dari sumberdaya tersebut menjadi cadangan, saya juga kurang jelas,
karena di dalam dokumen-dokumen terkait blue print tersebut tidak saya
temukan academic paper yang bisa menjawab asumsi-asumsi dasar pembuatan
prediksinya (terutama mengenai sumberdaya versus cadangan tersebut).
Kalau mereka hanya mengandalkan pada angka-angka reserves (seperti yang
selama ini mereka lakukan), nampaknya tidak mungkin mereka berani keluar
dengan angka begitu tinggi untuk migas dalam energy-mix blueprint 2025
tsb, karena dari existing reserves kita tahu persis bahwa 8BBO kita akan
habis menjelang 2030 tersebut (dg asumsi 1MMBOPD produksi).

Blueprint tersebut juga memperlihatkan bahwa ada ketidak-relaan dari
sebagian kalangan birokrasi (yang terkait dengan bisnis, tentunya) untuk
cepat-cepat mempreteli ketergantungan kita terhadap migas (regardless
asumsi dasar resources vs reservesnya juga tidak jelas). Kelihatannya
hanya membabi buta untuk selalu stick-to-oil/gas ...... Karena apa?
Mungkin sinyalemen sementara dari bisik2 tetangga bahwa subsidi-subsidi
dan marjin-marjin yang didapatkan dari supply migas untuk listrik, untuk
industri, dan untuk energi secara keseluruhan masih terlalu menggiurkan
untuk dihilangkan begitu saja dari skenario. Mungkin juga banyak
pihak-pihak yang berkuasa dan punya akses mendapatkan banyak keuntungan
dari tetap mempertahankan ketergantungan kita terhadapa migas tersebut.
Entahlah. Perlu analis ekonomi dan politisi untuk membahas hal tersebut.

Kalau soal siap-atau-tidak-siap, sejauh menyangkut pengetahuan kita
bersama tentang sumberdaya kebumian Indonesia terkait dengan energi
tersebut, selalu dengan berani dan lantang kita teriakkan: kita punya
geothermal melimpah, kita punya coal melimpah, kita punya cbm seabregh,
.... tapi infrastruktur ekonomi-bisnis yang ada selalu (dibikin supaya)
tidak memungkinkan untuk memngembangkannya (sorry: ini pendapat yang
sangat pribadi). Kalau memang mau, kita alihkan saja subsidi minyak yang
untuk PLTD ke geothermal, sehingga semua potensi geothermal kita
tergarap dan keseluruhan 27K MW bisa direalisasikan. Kalau tidak salah,
masalahnya khan selama ini harga beli listriknya PLN masih lebih rendah
ongkos produksinya geothermal, shg sebenarnya kasusnya sama dengan
minyak kita,.. harga beli masyarakat masih lebih rendah daripada
keseluruhan harga jual minyak yang makin meningkat.

Salam

adb


----- Original Message -----
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, June 30, 2008 9:44 AM
Subject: [iagi-net-l] OK, kita bicara Energi -->masuk lagi


> On Mon, Jun 30, 2008 at 10:29 AM, Andang Bachtiar
<[EMAIL PROTECTED]> 
> wrote:
>>
>> hadir
>
> Hadduh telat Kang ... push-up !! ... wupst !!!
>
> Nah Kang ADB, kita coba berbicara energi saat ini di Indonesia, juga
> proyeksi 25 tahun lagi (2030). Aku rasa akan cross disciplines juga di
> IAGI-net. Mulai dari Peminyakan, Geothermal, Batubara (Tambang),
> beserta tumpang dan tindihnya dengan konvservasi lingkungan. Dan
> tentunya akan ada tindihan hidrologi. Btw, pernah geothermal
> diubrek-ubrek karena menggunakan "air tanah" walau hanya "uap"nya :(
> duh !
>
> Sebagai gambaran awal saja dari BP statistic. Energy uses di Indonesia
:
> (Tahun 2006 - Million Tonne Oil Equivalent )
> Oil 53.4
> Natural Gas 31.5
> Coal 24.2
> Nuclear Energy -
> Hydro electric 2.4
> Total 111.4
>
> (tahun 2007)
> Oil 54.4
> Natural Gas 30.4
> Coal 27.8
> Nuclear Energy -
> Hydro electric 2.0
> Total 114.6
>
> Nah menurut Kang ADB (dn juga rekan lain), bagaimana peran MIGAS dalam
> transisi energi ditahun 2030 nanti ? Apakah Minyak masih bisa
> dipertahankan hingga 10-20 tahun lagi sebelum energi lain mampu
> menggantikannya ?
> Apa energi primer kandidatnya ? Batubara ?
> Bagaimana kira-kira dampak lingkungan (environmentalist bila batubara
> di boost sebagai energy primer ?)
> Siapkan Geothermal ?
> Ataukah Natural Gas dipakai di dalam negeri saja ?
>
> RDP
>
>
------------------------------------------------------------------------
--------
> PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
> * acara utama: 27-28 Agustus 2008
> * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
> * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
> * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
> * abstrak / makalah dikirimkan ke:
> www.grdc.esdm.go.id/aplod
> username: iagi2008
> password: masukdanaplod
>
>
------------------------------------------------------------------------
--------
> PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
> * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
> * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
> AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
>
>
------------------------------------------------------------------------
-----
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event 
> shall IAGI and its members be liable for any, including but not
limited to 
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting 
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection
with 
> the use of any information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
> 


------------------------------------------------------------------------
--------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

------------------------------------------------------------------------
--------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI and its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
---------------------------------------------------------------------


--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke