Kalau sudah kelaparan ditipu dan ditakut-takuti {kesulitan untuk hidup (mungkin
sebentar lagi)} pasti rakyat bangkit.
Kecuali tiba2 datang kesadaran dari kepala pemerintahan, bisa jadi rakyat
tenang.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: Eko Prasetyo <[email protected]>
Date: Thu, 29 Mar 2012 21:14:28
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] OOT-Tidak perlu malu belajar ke Malaysia
Sejatinya kekuasaan Di tangan Rakyat. Berani gak rakyat menolak milih calo
sekeluarga?
On Mar 29, 2012 9:12 PM, "Bandono Salim" <[email protected]> wrote:
> **
> Hehehre calo kan kasih uang buat pelaksan pemerintahan, eksekutif
> yudikatif maupun legislatif.
> Mana mungkin dehentikan bila system pemerintahan masih disetir dari negara
> donor?
> Hehe malah diancam lagi sama obama, brani gak sby melawan???
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Eko Prasetyo <[email protected]>
> *Date: *Thu, 29 Mar 2012 20:54:34 +0800
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * <[email protected]>
> *Subject: *Re: [iagi-net-l] OOT-Tidak perlu malu belajar ke Malaysia
>
> Gak perlu belajar lagi sebenarnya mengatur sumberdaya, kita punya
> pengalaman puluhan tahun. Yang perlu itu belajar mengusir calo dari
> penyelenggara negara. Sudah turun temurun tuh calo Jadi kutu anggaran,
> tetep aja dipiara.
>