Yang paling menyolok perbedaannya antara Indonesia dan Malaysia adalah jumlah 
penduduknya, 

lebih dari satu banding sepuluh.
Jadi pengelolaan, pengaturan, pembagian, dll akan sulit untuk disamakan.


fbs



________________________________
 From: Bandono Salim <[email protected]>
To: Iagi <[email protected]> 
Sent: Thursday, March 29, 2012 8:11 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] OOT-Tidak perlu malu belajar ke Malaysia
 

Hehehre calo kan kasih uang buat pelaksan pemerintahan, eksekutif yudikatif 
maupun legislatif.
Mana mungkin dehentikan bila system pemerintahan masih disetir dari negara 
donor? 
Hehe malah diancam lagi sama obama, brani gak sby melawan???
Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  Eko Prasetyo <[email protected]> 
Date: Thu, 29 Mar 2012 20:54:34 +0800
To: <[email protected]>
ReplyTo:  <[email protected]> 
Subject: Re: [iagi-net-l] OOT-Tidak perlu malu belajar ke Malaysia

Gak perlu belajar lagi sebenarnya mengatur sumberdaya, kita punya pengalaman 
puluhan tahun. Yang perlu itu belajar mengusir calo dari penyelenggara negara. 
Sudah turun temurun tuh calo Jadi kutu anggaran, tetep aja dipiara. 

Kirim email ke