menarik... kalau begitu apa mungkin sebaiknya sesegera mungkin kita mengkonversi bbm ke gas, baik untuk industri dan kendaraan bermotor...
2012/5/17 Ong Han Ling <[email protected]> > Harga gas yang disinggung oleh Pak Yanto adalah real. Sekarang di US harga > gas berkisar antara $1.90-2.50/mmbtu untuk tahun 2012 turun dari tahun > harga $12/mmbtu tahun 2008. US kebanjiran gas. Presiden Obama merencanakan > penggunaan gas untuk transpor bus antar kota besar dalam kurun waktu dua > tahun kedepan. Pak Yanto juga menanyakan bagaiman efek ke pasaran > Indonesia. Karena gas adalah commodity dunia dan bisa diangkut dengan LNG, > maka harga pasar internasional berlaku. **** > > ** ** > > Turunnya harga gas terutama adalah karena penemuan shale gas. Yang disebut > unncoventional gas adalah CBM, tight gas, dan shale gas. Tight gas adalah > konsep geologi lama, yaitu terdapat di antiklinal, sperti minyak. Sedangkan > shale gas bisa terdapat dimana-man termasuk di sinklin, yaitu yang dulu > disebut sebagai “dapurnya” atau batu induk/source rock. Ini merupakan > revolusi dalam geologi (lih. slides). Karena terdapat di shale dengan > permeabilitas milidarcy, maka gas tight sekali. Untuk mengeluarkan gas, > shale perlu di-fracture dan pemboran horizontal dangan mengunakan coil > tubing adalah yang efektif. Kombinasi revolusi dalam teknologi horizontal > drilling, hydraullic fracturing, dan konsep geologi,menyebabkan produksi > gas di US turun dari $12/mmbtu tahun 2008 menjadi sekitar $2-2.50/mmbtu > tahun 2012. **** > > ** ** > > Karena harga gas turun demikian drastisnya, maka produsen LNG akan > memasuki pasaran Asia yang sangat lucrative. Indonesia yang dulunya > monopoli LNG di Pacific akan mendapat persaingan. Di US yang tadinya > membangun degassing plant untuk menerima LNG import sekarang berlomba > membangun LNG plant untuk ekspor. Alaska sekarang kelebihan gas karena > harga gas murah sekali hingga untuk disalurkan ke continental US, perlu > harga sekitar $2/mmbtu. Gas di continental US hanya $2.50. Jadi gas Alaska > tidak laku dan direncanakan untuk membangun LNG untuk pasaran Jepang, > Korea, and Jepang. British Columbia (BC) akan membangun LNG dari shale gas > dan sudah dapat izin ekspor dengan tujuan pasaran Asia. Petronas akan > membangun LNG di BC. Bahkan Lousiana akan dibangun beberapa LNG plant > untuk ekspor. Sabine, Lousiana, akan ekspor LNG tiga tahun lagi dengan > tujuan Asia dengan diperlebarnya Panama Canal. Ongkos angkut dari Lousiana > ke Asia, paling-paling berbeda $1/mmbtu. Bahkan Sempra, pembeli LNG > Tangguh, akan membangun LNG di Lousiana tanpa punya gas dan hanya akan > memproses LNG dari gas siapa saja dengan harga $3,50/mmbtu. **** > > ** ** > > Australia akan membangun delapan pabrik LNG yang sudah disetujui Foreign > Direct Investment (FDI). Ada 5 LNG plant dalam perencanaan dan 4 dalam > ekspansi. Gas di Western Austrlia berupa associated gas, proven reserve > 160 TCF dan dari CBM di Queensland 50 TCF. **** > > ** ** > > Bagaimana dengan Indonesia. Sebetulnya menyedihkan. Proven reserve Masela > sekitar 6-14 TCF. Dongi hanya 1-3TCF. Persetujuan FID Masela paling cepat > 2015. Artinya baru pada tahun 2015 kita mengetahui apakah Masela akan > diproduksi atau tidak. Kita terlalu lama mengambil keputusan. Kita tidak > pernah belajar dari kesalahan sebelumnya. Sebetulnya waktu zaman Suharto > peluang besar untuk produksi Exxon Natuna. Peluang tsb. telah hilang. Gas > Natuna tidak akan bisa diproduksi lagi secara ekonomis dengan kompetisi > yang demikian banyaknya. Mungkin ada baiknya kita simpan untuk anak cucu > kita, yaitu 20-40 tahun lagi. **** > > ** ** > > Dengan impor gas LNG dari Bontang ke Jakarta lewat terminal degassing di > teluk Jakarta, terjadi perubahan paradigma gas di Indonesia. LNG ke Jakarta > harganya sekitar $11/mmbtu. Kita jual ke Taiwan, Korea, dan Jepang sekitar > $16/mmbtu. Berarti kita secara terselubung melakukan subsidi gas sebesar > $5/mmbtu. LNG dari Wiryagar dijual ke Fujian, China dan Korea sekitar > $3.40/mmbtu. Ini berarti kita subsidi gas ke China dan Korea sebesar > $12.60/mmbtu (16-3.40). Artinya LNG yang kita impor ke Jakarta maupun yang > kita ekspor ke luar negeri, keduanya kita berikan subsidi terselubung. > Artinya subsidi minyak akan terulang lagi. Minyak sudah mulai habis, dan > kita sekarang melakukan subsidi gas yang relatip masih berlimpah. Apakah > ini yang kita kehendaki? **** > > ** ** > > Beberapa minggu yang lalu produsen gas K3S di Jawa dan Sumatra senang > karena Pemerintah menyetujui kenaikan harga gas sampai dua kali karena > sudah beberapa tahun tidak dapat kenaikan. Harga baru berkisar antara > $5-6/mmbtu. Pemerintah juga senang karena penambahan pendapatan Negara yang > cukup significant. **** > > ** ** > > Pemerintah telah berani membayar harga LNG sampai $11/mmbtu ditambah > regassing $1/mmbtu, atau gas pipa $12/mmbtu. Sebagai konsekwensi impor LNG > dari Bontang, maka Pemerintah sebaiknya juga berani memberikan harga > $12/mmbtu untuk delivery Jawa untuk penemuan gas baru. Dengan demikian ini > akan mengiatkan eksplorasi pencarian gas termasuk CBM, tight gas, dan shale > gas. Di geologi ada kaidah, kalau dicari pasti dapat. Dengan > penemuan-penemuan gas baru, maka gas dari Bontang bisa dijual kembali ke > Taiwan/Jepang/Korea dengan harga $16/mmbtu.**** > > ** ** > > Bersama ini saya sampaikan beberapa slides tentang Unconventional gas: > eksplorasi, produksi, dan harga LNG pasaran Asia Pacific yang saya ambil > dari kuliah S2 ITB.**** > > ** ** > > Moga-moga ketrerangan singkat ini berguna.**** > > ** ** > > Salam,**** > > ** ** > > HL Ong **** > > **** > > ** ** > > *From:* Mufarazi [mailto:[email protected] <[email protected]>] > *Sent:* Wednesday, May 16, 2012 10:02 AM > > *To:* <[email protected]> > *Subject:* Re: [iagi-net-l] HARGA GAS !!! tURUN ???**** > > ** ** > > Betul juga ya pak, dulu saya juga mengira seperti minyak, gas akan > terpengaruh isu global, tapi ternyata di mid-east, gas berlimpah dari qatar > dan Iran, tetap aja Oman meringis mencari yg mau jual gas gak dapat-dapat. > Sampai2 tight gas production (horizontal + hydraulic fract) jadi ekonomis > > Razi **** > > 2708**** > > > On May 15, 2012, at 10:37 AM, rakhmadi avianto <[email protected]> > wrote:**** > > Saya kira ngga Abah, karena gas itu melimpah di US, kalo di bawa rebet, > jadi ngga mungkin ngaruh ke pasaran di luar US. > Contoh gas dari Rusia bisa di pipa ke Eropa, maka harganya bagus > > Demikian Abah, gimana kemarin apa bagus maen Golfnya > > Avi**** > > 2012/5/15 Yanto R. Sumantri <[email protected]>**** > > Rekan anggota IAGI**** > > ** ** > > Katanya harga narural gas di USA sudah berada dibawah kisran US 2.00 per > MBtu,**** > > apakah ini akan berdampak kepada harga natural gas dunia ?**** > > Sampai dimana hal ini akan berdampak pada harga gas domestik ?**** > > ** ** > > Mohon pecerahannya . Terima kasih.**** > > ** ** > > si Abah**** > > ** ** > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2011-2014: > Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com > Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com > > -------------------------------------------------------------------------------- > Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. > Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir > pengiriman abstrak 28 Februari 2012. > > -------------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > For topics not directly related to Geology, users are advised to post the > email to: [email protected] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the > use of any information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- >

