Terus terang, kalo Pak Kurtubi menghina BP MIGAS, berarti menghina semua KKS baik lokal maupun asing, karena...ya karena semua yang bekerja di lapangan ya KKS dan melaporkannya ke BP MIGAS. KKS saya yakin sudah bekerja keras mencari oil dan gas semampu mungkin, apalagi dengan harga dewa kayak sekarang ;)
Saya sendiri sebagai kuli KKS sudah jungkir balik bekerja mempertahankan decline jadi ~ 0%, dan ini yang mungkin gak dilihat Pak Kurtubi. Dia melihat pukul rata semua produksi turun, karena itu hajar BP MIGAS sebagai sasaran gampang. BP MIGAS sendiri, kalo saya harus mencari kesalahan, terlalu konservatif dalam menilai sebuah proyek yang diajukan oleh KKS. Tapi itu bagian dari good governance, mungkin. Gak semua proyek harus diapprove karena lapar produksi. Apa BP MIGAS punya otoritas untuk jadi aktif dalam menggeber KKS dan punya wewenang untuk memaksa KKS melakukan eksplorasi dan eksploitasi untuk daerah tertentu? Dan subsidi BBM. Really, Pak Kurtubi? Setahu saya BBM itu urusan *BPH*MIGAS, bukan *BP* MIGAS. Pertamina itu tepat sasaran, karena mereka distributor utama, IMHO. Dan kemana itu hantu mega-calo Petral, Pak Kurtubi, kok gak disasar? Gak berani ya? 2012/9/4 Ok Taufik <[email protected]> > > Akibat oknum bodoh BP Migas dan Pertamina, energi nasional tergantung > terus oleh impor. BP Migas tidak ada yang mengontrol. Rabu, 21 Maret 2012 > 07:21 | > [image: Kurtubi: Pengelolaan Bobrok, Bubarkan BP Migas] > 'Auto Pilot', Bubarkan BP Migas > > Jakarta, PelitaOnline > > PENGAMAT Perminyakan Kurtubi mengungkapkan, sistem pengelolaan migas > Indonesia dari dulu hingga sekarang bersifat auto pilot sehingga ketahanan > energi Indonesia semakin bobrok. Karena itu Kurtubi mendesak pemerintah > untuk segera membubarkan BP Migas. Bubarkan saja BP Migas. Ayo saya tantang > Menteri ESDM dan Wamennya, kata Kurtubi yang juga menjabat sebagai Direktur > Center For Petroleum And Energy Economics Studies (CPEES) kepada > PelitaOnline, di Jakarta, Selasa (20/3). Kurtubi menilai, tidak adanya > jabatan komisaris di BP Migas membuat lembaga tersebut jadi besar kepala > dan bahkan sering bertindak bodoh. Mereka tidak ada yang mengawasi. Dan > mereka langsung menyampaikan pertanggungjawabannya ke Presiden. Nah, apakah > Pak SBY sempat memeriksa detail permasalahan migas di Indonesia? tanya > Kurtubi dengan nada geram. Tidak hanya itu, Kurtubi juga menyebutkan, > akibat tingkah bodoh oknum BP Migas dan PT Pertamina ketahanan energi > Indonesia menjadi tidak terjamin. Pada akhirnya rakyat kembali yang jadi > korban. Akibat oknum bodoh itu. Pertama, produksi minyak sangat amat > rendah, salah kelola industri migas padahal sumber dayanya sangat besar. > Kita harus impor minyak mentah ini sifatnya abadi karena cara kelola minyak > kita ini salah dari tahun ke tahun, paparnya. Kedua, oknum bodoh di > Pertamina membuat subsidi BBM membengkak, akibat korupsi, tambahnnya. > Melihat fakta tersebut, menurut Kurtubi tidak ada jalan lain yaitu bubarkan > BP Migas. Hanya itu solusinya. Bubarkan BP Migas yang hanya mikirin perut > sendiri. Pengelolaannya serahkan ke Pertamina.Tapi dengan syarat Pertamina > juga harus dibenahi dulu strukturnya dari segala aspek dan Pertamina harus > mau membangun kilang minyak di Indonesia agar kita ga impor BBM terus, > tandasnya. > > http://politik.pelitaonline.com/news/2012/03/21/kurtubi-pengelolaan-bobrok-bubarkan-bp-migas--12#.UEVITCItHiQ > > > -- > Sent from my Computer® > > -- Visit http://www.strivearth.com and be entertained

