Mencoba untuk ikut berpartisipasi,

Mungkin sebelum kita menyikapi mengenai komentar / statement dari pak
Kurtubi, mungkin ada baiknya kita untuk mengetahui latar belakang dan
maksud dari pernyataannya beliau (bukan berarti saya mendukung ya..:)
)

Saya sendiri belum terlalu mengerti mengenai latar belakang dari
pernyataan pak Kurtubi, tetapi beberapa hari yang lalu saya pernah
mendengarkan diskusi di metroTV dengan salah satu pembicaranya adalah
pak Kurtubi.

Dalam acara tersebut , sepenangkapan saya (mohon maaf jika ternyata
apa yang saya tangkap tidak sesuai), yang menjadi latar belakang dari
pernyataannya beliau adalah adanya Kedaulatan Energi Bangsa Indonesia.
Kedaulatan energi yang dimaksud adalah "bumi dan air dan kekayaan alam
yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk
sebesar-besar kemakmuran rakyat", berdasarkan UUD 1945, pasal 33 ayat
(3).
masih merupakan pendapat beliau, saat ini bangsa Indonesia belum
berdaulat atas energi Migas (dan juga tambang) karena potensi kekayaan
alam masih dikuasai oleh investor asing. Memang seperti telah kita
ketahui bahwa semua KKKS berada di bawah pengawasan BPMIGAS, tetapi
yang menjadi sorotan beliau adalah, cadangan Migas dari tiap2 cekungan
"dimiliki" oleh investor asing tersebut. Kenapa? karena cadangan Migas
( menurut beliau) adalah sesuatu yang bernilai " Bankable" (saya
pribadi mengartikannya cadangan migas tersebut dapat dijadikan agunan
untuk meminjam uang di bank --> CMIIW), kemudian BPMIGAS sebagai
perwakilan Pemerintah (bukan korporasi) tidak dapat menggunakan
cadangan Migas tersebut sebagai bagian portofolionya. Sehingga
cadangan Migas yang ada di Indonesia secara tidak langsung (atau
langsung) menjadi "milik" portofolio dari investor asing tersebut.
Alasan tersebut yang mendasari pernyataan beliau untuk lebih memilih
mengembalikan pengontrolan produksi Migas di Indonesia ke Pertamina.

Masih dalam acara diskusi tersebut pak Kurtubi juga menunjuk penurunan
produksi MIGAS di Indonesia adalah karena kesalahan BPMIGAS. Saya
pribadi juga tidak sependapat mengenai hal tersebut.


Nah mungkin dari rekan2 yang ada di milis ini dapat memberikan
penjelasan atau meluruskan apakah latar belakang yang dipaparkan
diatas telah sesuai adanya, atau apakah saya yang salah tangkap.
Semoga dari diskusi di milis ini bisa memberikan solusi yang terbaik
untuk tercapainya Kedaulatan Energi Di Indonesia.  MERDEKA....!!


salam,


Gatot DJ



On 9/4/12, Eko Prasetyo <[email protected]> wrote:
> Pak Yanto,
>
> tergantung sih, mau ikut yang bilang minyak dari fosil atau minyak dari
> rembesan inti bumi....
> dan Minyak dan Gas secara general masih banyak juga lo: minyak sawit, gas
> metan dari sawah dan sampah, minyak nabati, steam (superheated gas form of
> water), etc...
>
> 2012/9/4 Yanto R. Sumantri <[email protected]>
>
>>
>> Rekan
>>
>> Kalau mengenai hal Bubar Membubar saya ndak mau komentar.
>>
>> Cuma , sangat menyedihkan bahwa Ahli Perminyakan Nasional , sekelas pak
>> Kurtubi masih mengatakan : "bahwa Indonesia masih memiliki migas yang
>> BERLIMPAH " .
>>
> --
> Visit http://www.strivearth.com and be entertained
>

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
REGISTER NOW !
Contact Person:
Email : [email protected]
Phone : +62 82223 222341 (lisa) 
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke