Ada Benernya, pak RDP "sejarah itu berulang, hanya beda pelakunya"
Seperti kaidah geomorfologi,
"proses geomorfologi itu sama hanya beda intensitas dan besarannya" eee mungkin 
sedikit kurang tepat.
Salam.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
Date: Mon, 22 Oct 2012 05:01:18 
To: IAGI<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Sense of urgency : Mahakam atau Natuna ?
Ada satu alinea menarik dari tulisan Pak Wamen yg menurut saya akan
memperlihatkan strategi Pak Wamen. Atau mungkin strategi pemerintah, karena
bagaimanapun Wamen ESDM ini posisinya tertinggi dalam kompetensi
perminyakan. Ya, karena Pak Jero bukan ahli migas (energi).

Quote "Jadi, biarkanlah saya tidak TERKECOH oleh isue BLOK MAHAKAM, karena
BLOK EAST NATUNA bagi saya lebih urgent karena POA nya akan berakhir di
akhir november 2012, sehingga harus segera diputuskan, apakah permintaan
insentif tersebut diterima atau tidak oleh pemerintah."

Saya rasa mendiskusikan hal ini, mungkin dapat kita lihat sejauh mana sense
of urgency. Ketika dihadapkan pada satu pilihan yg unik, setiap orang akan
menunjukkan aslinya. Tulisan diatas memperlihatkan kalimat Pak Wamen yg
tidak terdistorsi oleh wartawan.

Bagaimana menurut anda strategi Pak Wamen ini ?
Siapa yg terkecoh, dan siapa yg mengecoh ?

Rdp


-- 
*"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*

Kirim email ke