Kalo urusan negara malah multi tasking,meki sudah dibagi dlm beberapa 
kementrian. Kalao lab atawa pemboran nyaa bisa satu2. 
Menurut saya yang b*d*h ; Pemilihan urgensi dan kepentingan negara (bukan hanya 
leg, ekse dan judi, terutama rakyatnya) harus didahulukan, baik mikirnya maupun 
pelaksanaannya. Kalau pusing kan ada ditjen, hehe kalo perlu bikin wamen 2, 
supaya banyak think tanknya.
Salam.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Eko Prasetyo <[email protected]>
Date: Mon, 22 Oct 2012 06:46:48 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Sense of urgency : Mahakam atau Natuna ?
Kok Pake kecoh2an, kesannya yang satu tidak riil yang satu riil.
Dua2nya riil Pak Wamen: satu mendesak, satunya juga mendesak.
Gak bisa multitasking kok mau jadi pengurus negara....

2012/10/22 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>

>
>
> Quote "Jadi, biarkanlah saya tidak TERKECOH oleh isue BLOK MAHAKAM,
> karena BLOK EAST NATUNA bagi saya lebih urgent karena POA nya akan berakhir
> di akhir november 2012, sehingga harus segera diputuskan, apakah permintaan
> insentif tersebut diterima atau tidak oleh pemerintah."
>

Kirim email ke