>
> On Tuesday, October 23, 2012, Yanto R. Sumantri wrote:
>>
>> Five years will be very short Vick , dan yang penting kalau memang maunya
>> diberikan kpd PTM maka harus ada masa peralihan yang "smooth". Saya memang
>> terprovokasi oleh ucapan Pak Wamen yang mengatakan orang Indonesia TIDAK
>> MAMPu Tapi pagi ini , kok ucapannya berubah ya.
>>
>
Kalau soal smooth transition ini memang mungkin menjadi preseden kurang
bagus kalau masuknya PTM trus dianggap sebagai pemaksaan.
Ditanya aja Opratornya
- "bagaimana proses Indonesianisasi dijalankan selama 2 periode PSC ini ?"
Jawab
1. "Bagus, hampir semua Indonesia sudah menduduki posisi penting. Mereka
sudah mendapatkan training yg bagus dari kami"
Action ... Ok kalau begitu proses transisi aman. Dan kemungkinan besar
smooth. (Kan pegawainya nasionalis juga, kan ?)
2. "Wah, maaf posisi posisi kunci masih banyak dipegang oleh orang dari
bangsa kami"
Action ... Berarti operator gagal menjalankan programnya, harus dicabut hak
pengelolaannya doonk, karena gagal. Pegawai yg ada sekarang harus  diberi
kesempatan agar sukses pembelajarannya, jadi perlu diambil alih
operatorship secepatnya. Supaya pembelajaran segera dimulai.

Apapun jawabnya, tetep saja operatorship harus diambil, Bah.
Kalau belajar dari Malesa yg saya tulis di Berita IAGI, selalu saja ada
penurunan produksi selama transisi. Yg penging Harus disikapi sebagai
proses yg wajar. Yg perlu dipersiapkan jangan tpancing kepanikan. Btw,
grafik produksi blok ini sudah terlihat menurun sejak beberapa tahun lalu.
Jagan kaget aja. Penurunan produksi tetep saja akan terjadi.

Rdp


-- 
*"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*

Kirim email ke