Mas Liamsi di dalam UU 22/2001, perpanjangan bisa diberikan 1 kali, maksimum 20 
tahun. Tata cara pengajuan ada di PP 35/2004, untuk lapangan gas bisa diajukan 
10 th sebelum kontrak berakhir. 
Yang menjadi perdebatan di Pemerintah ada silang pendapat, satu pendapat 
bilang, perpanjangan bisa diberikan berapa kali maksimum 20 tahun setiap 
perpanjangan. Ada yang berpendapat sesuai yang tertulis, perpanjangan 1 kali 
maksimum 20 tahun karena di penjelasan UU juga tak ada bunyi lain tentang 
perpanjangan, begitu juga di PP 35/2004. Makanya MESDM terdahulu menyusun PP 
tentang perpanjangan, gak tahu bagaimana jadinya PP itu. 
Blok Mahakam diera UU Migas yang lama sudah pernah diperpanjang 2 kali kalau 
tak salah, sedangkan di UU 22/2001 tak bunyi bagaimana nasib PSC seperti 
Mahakam yang pernah diperpanjang di era UU lama yg masa perpanjangannya 75% 
berada di era UU Migas yg baru. 
Ketoknya pemerintahnya bingung, apalagi ada tekanan publik.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Sun, 14 Jul 2013 22:22:09 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Jero Wacik Beri Sinyal Serahkan Blok Sumur Gas Mahakam 
ke Pertamina
Kayaknya kok biasa biasa saja kalau dibaca beritanya dan
Peraturan Perundang undangannya (UU dan PPnya) ,
 Betul kontrak akan habis 2017 , sesuai Peraturan Perundang
 undangan si Kontraktor bisa mengajukan perpanjangan kontrak 10
 tahun sebelum berakhir kontrak ( si Operator menggunakan
 kesempatan yg diberikan tsb dan  telah ngajukan perpanjangan
 kontrak sejak  2007 ) , Keputusan Lanjut atau Stop ada
 dipemerintah , dan sampai saat ini Pemerintah belum ada
 Keputusannya ( sudah 6 tahun diajukan tdk ada keputusan 
 lanjut atau  Stop) , Si Kontraktor menanyakan Kepastiannya
 apakah bisa lanjut atau tidak ( biar jelas kedepannya) , kalau
 tidak diperpanjang ya dia Sulit untuk  bisa  menginvestsikan
 lagi 7.3 milyar $ atau 73 triliun Rp untuk mempertahankan
 produksinya.

ISM



> Pesan untuk pak Jero Wacik ... Pak Jero tolong bicara sama
> Jean-Marie Guillermo, kan udah dari kemarin dalam kontrak
> 2017 habis dan kembali ke Pemerintah Indonesia, jadi ini
> blok kembali ke Indonesia.
>
> Jadi bukan tiada masa depan yang tak terlihat ... semua
> jelas dalam kontrak kok ..
>
> "Bagaimana kami harus menjelaskan kepada stakeholder kami
> bahwa kami
> akan berinvestasi dimana di masa depan kami justru tidak
> terlibat," tandas Jean."
>
>
> 2013/7/13 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
>
>> Jero Wacik Beri Sinyal Serahkan Blok Sumur Gas Mahakam ke
>> Pertamina
>>  12 Jul 2013 18:37
>>
>>  Menteri ESDM Jero Wacik memberi sinyal pemerintah akan
>>  mengambilalih
>> sumur gas Blok Mahakam setelah 2017 dan menyerahkannya ke
>> Pertamina.
>>
>>
>>  Perusahaan migas asal Prancis Total E&P Indonesie pun
>>  selaku
>> pengelola Blok Mahakam sudah meminta kepada Pemerintah
>> Indonesia bersedia melepas Blok Mahakam namun dengan syarat
>> ada masa transisi selama 5 tahun.
>>
>>  "Total sudah datang kesana, menanyakan nasib Blok Mahakam
>>  setelah
>> 2017 bagaimana, tapi sekarang ini bolanya di kami di
>> pemerintah, tunggu dulu, sedang di evaluasi," ujar Jero
>> Wacik ditemui di
>> Kantornya, Jumat (12/7/2013).
>>
>>  Namun Jero memastikan dimasa depan perusahaan Indonesia
>>  akan
>> mengelola sendiri Blok Mahakam tersebut. "Akan
>> dipertimbangkan masa transisi proyek Blok Mahakam,
>> harapannya kita bisa kelola sendiri dimasa depan dan serah
>> terimanya akan aman," katanya.
>>
>>  Kemarin, Senior Vice President Total E&P Asia Pacific,
>>  Jean-Marie
>> Guillermo datang menemui Menteri Jero Wacik untuk
>> mempertanyakan kelangsungan Blok Mahakam pasca berakhirnya
>> kontraknya pada 2017.
>>
>>  "Total sudah meminta perpanjang kontrak Blok Mahakam sejak
>>  2007, 10
>> tahun sebelum kontrak berakhir. Kita sudah ada di
>> pertengahan jangka waktu 10 tahun tersebut dan keputusan
>> harus diambil sekarang juga," ujar Jean.
>>
>>  Alasan Total meminta keputusan Blok Mahakam segera mungkin
>>  karena
>> Total sudah siap dengan investasi sebesar US$ 7,3 miliar
>> sebelum 2017 untuk melanjutkan upaya menekan laju penurunan
>> produksi.
>>
>>  "Jumlah dana ini cukup besar untuk itu kami butuh
>>  perkiraan apa yang
>> akan terjadi pada Total setelah 2017 karena pengembalian
>> investasi ini baru bisa diperoleh setelah 2017," ucapnya.
>>
>>  "Bagaimana kami harus menjelaskan kepada stakeholder kami
>>  bahwa kami
>> akan berinvestasi dimana di masa depan kami justru tidak
>> terlibat," tandas Jean.
>>
>> --
>> *--
>> "**Control yourself, and you got freedom"*



___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id


Kirim email ke