seperti kata Pak Ismail, itu pertanyaan biasa aja kok: ada proyek dengan investasi cukup besar yang harus diputuskan, maka wajar dong nanya dulu: gimana setelah 2017 ? kalau memang setelah 2017 tidak ada kelanjutan tentu rencana bisnisnya berbeda dong....
he he he iya lah bulan puasa gak perlu emosi... apalagi ngadepin pemerintahan yang tidak bisa mengambil keputusan ... masa gara-gara mereka kita yang berantem... :-) salam, NSy On 7/14/13, [email protected] <[email protected]> wrote: > Kayaknya kok biasa biasa saja kalau dibaca beritanya dan > Peraturan Perundang undangannya (UU dan PPnya) , > Betul kontrak akan habis 2017 , sesuai Peraturan Perundang > undangan si Kontraktor bisa mengajukan perpanjangan kontrak 10 > tahun sebelum berakhir kontrak ( si Operator menggunakan > kesempatan yg diberikan tsb dan telah ngajukan perpanjangan > kontrak sejak 2007 ) , Keputusan Lanjut atau Stop ada > dipemerintah , dan sampai saat ini Pemerintah belum ada > Keputusannya ( sudah 6 tahun diajukan tdk ada keputusan > lanjut atau Stop) , Si Kontraktor menanyakan Kepastiannya > apakah bisa lanjut atau tidak ( biar jelas kedepannya) , kalau > tidak diperpanjang ya dia Sulit untuk bisa menginvestsikan > lagi 7.3 milyar $ atau 73 triliun Rp untuk mempertahankan > produksinya. > > ISM > > > >> Pesan untuk pak Jero Wacik ... Pak Jero tolong bicara sama >> Jean-Marie Guillermo, kan udah dari kemarin dalam kontrak >> 2017 habis dan kembali ke Pemerintah Indonesia, jadi ini >> blok kembali ke Indonesia. >> >> Jadi bukan tiada masa depan yang tak terlihat ... semua >> jelas dalam kontrak kok .. >> >> "Bagaimana kami harus menjelaskan kepada stakeholder kami >> bahwa kami >> akan berinvestasi dimana di masa depan kami justru tidak >> terlibat," tandas Jean." >> >> >> 2013/7/13 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> >> >>> Jero Wacik Beri Sinyal Serahkan Blok Sumur Gas Mahakam ke >>> Pertamina >>> 12 Jul 2013 18:37 >>> >>> Menteri ESDM Jero Wacik memberi sinyal pemerintah akan >>> mengambilalih >>> sumur gas Blok Mahakam setelah 2017 dan menyerahkannya ke >>> Pertamina. >>> >>> >>> Perusahaan migas asal Prancis Total E&P Indonesie pun >>> selaku >>> pengelola Blok Mahakam sudah meminta kepada Pemerintah >>> Indonesia bersedia melepas Blok Mahakam namun dengan syarat >>> ada masa transisi selama 5 tahun. >>> >>> "Total sudah datang kesana, menanyakan nasib Blok Mahakam >>> setelah >>> 2017 bagaimana, tapi sekarang ini bolanya di kami di >>> pemerintah, tunggu dulu, sedang di evaluasi," ujar Jero >>> Wacik ditemui di >>> Kantornya, Jumat (12/7/2013). >>> >>> Namun Jero memastikan dimasa depan perusahaan Indonesia >>> akan >>> mengelola sendiri Blok Mahakam tersebut. "Akan >>> dipertimbangkan masa transisi proyek Blok Mahakam, >>> harapannya kita bisa kelola sendiri dimasa depan dan serah >>> terimanya akan aman," katanya. >>> >>> Kemarin, Senior Vice President Total E&P Asia Pacific, >>> Jean-Marie >>> Guillermo datang menemui Menteri Jero Wacik untuk >>> mempertanyakan kelangsungan Blok Mahakam pasca berakhirnya >>> kontraknya pada 2017. >>> >>> "Total sudah meminta perpanjang kontrak Blok Mahakam sejak >>> 2007, 10 >>> tahun sebelum kontrak berakhir. Kita sudah ada di >>> pertengahan jangka waktu 10 tahun tersebut dan keputusan >>> harus diambil sekarang juga," ujar Jean. >>> >>> Alasan Total meminta keputusan Blok Mahakam segera mungkin >>> karena >>> Total sudah siap dengan investasi sebesar US$ 7,3 miliar >>> sebelum 2017 untuk melanjutkan upaya menekan laju penurunan >>> produksi. >>> >>> "Jumlah dana ini cukup besar untuk itu kami butuh >>> perkiraan apa yang >>> akan terjadi pada Total setelah 2017 karena pengembalian >>> investasi ini baru bisa diperoleh setelah 2017," ucapnya. >>> >>> "Bagaimana kami harus menjelaskan kepada stakeholder kami >>> bahwa kami >>> akan berinvestasi dimana di masa depan kami justru tidak >>> terlibat," tandas Jean. >>> >>> -- >>> *-- >>> "**Control yourself, and you got freedom"* > > > > ___________________________________________________________ > indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id > > >

