Menurut saya pribadi, biarlah .id dipakai sesuai ketentuan dulu sambil membenahi pengurusan .id supaya lebih memuaskan banyak pihak pengguna.

Juga biarkan negara-negara yang menjual domainnya seperti Tonga .to ; Tuvalu .tv karena negara seperti Tonga ini memang dagangannya ya itu, sperti Tonga menjual slot satelit di atasnya, dll. Kebetulan domain Tonga dan Tuvalu enak dipakai :)

Dari IDNIC sendiri apakah sudah ada pihak luar yang minta .id karena mungkin domainnya cukup komersil seperti .to .tv .cc dll?

Salam,
Sanjaya K.

At 13:11 31/10/2002 -0500, [EMAIL PROTECTED] wrote:
CHINA Mengijinkan Pebisnis asing membeli domain di bawah ccTLDs.cn
NeuStar dan the China Internet Network Information Center
(CNNIC) telah berhasil membuat kesepakatan yang akan mengijinkan pebisnis di luar Cina untuk mendapatkan URLs demgan ekstensi .cn mulai Desember nanti. Sampai dengan saat ini, CNNIC hanya mengijinkan pebisnis Cina atau bisnis yang mempunyai physical presence di China memiliki domain .cn.
Liputannya di:
http://news.com.com/2100-1023-963882.html

.id bagaimana?

Paustinus Siburian
_______________________________________________
Idnic mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://www.idnic.net.id/cgi-bin/mailman/listinfo/idnic


Kirim email ke