OOT nih ya. Mohon permisi. Dengan subjek "terjemahan istilah film" kalu gue ngliatnya ini lebih terkait ke transisi video (perpindahan dari satu gambar ke gambar lain.) Sebenarnya "memudar" kurang tepat juga sih. Kesannya pudar itu adalah warna yang tadinya solid/opaque menjadi... ya menjadi pudar, menjadi berkurang konsetrasi warnanya. "Menjelas" lebih benar, tapi kurang tepat memang.
Ini mungkin bisa menjadi bahan dasar untuk pencarian kata yang lebih tepat nantinya. FADE IN itu kan maksudnya "berangsur-angsur berubah dari gambar gelap total (hitam) menjadi relatif terang maksimum." Sebaliknya FADE OUT maksudnya "berangsur-angsur berubah dari gambar relatif terang maksimum menjadi gelap total (hitam.)" Kenapa berangsur-angsur? Karena memang perubahan terjadi sedikit demi sedikit, tidak mendadak. Kenapa relatif terang maksimum? Sebab di mana gelap total pasti merupakan gelap total atau warna hitam, kondisi terang maksimum dalam suatu gambar itu selalu relatif. Karena tergantung dari yang bikin gambarnya (dalam hal ini sutradara.) Kalau scene-nya siang bolong atau dalam ruang berlampu terang ya mungkin gambarnya akan terang benderang. Tapi kalau scene-nya malam hari atau dalam night club, mungkin gambarnya tetap agak redup walaupun sudah terang maksimum. Pernah diusulkan, entah sudah dibakukan atau belum, untuk mengubah kata bentuk jamak yang biasanya diulang (menggunakan kata ulang) menjadi tidak lagi berulang, supaya lebih efisien dan ringkas dalam penggunaannya. Perubahan ini didasarkan pada budaya gramatikal bahasa Jawa yang memberikan bunyi e- pada kata tunggal untuk menjadikannya bentuk jamak. Misalnya "tamu-tamu" menjadi "tetamu" atau "saji-saji" menjadi "sesaji." Sebenarnya sistem ini sudah diadaptasi dalam bahasa Indonesia, tetapi belum konsisten, contoh "bunyi-bunyian" menjadi "bebunyian." Yang diusulkan adalan mengkonsistenkan penggunaan sistem tersebut dan diberlakukan untuk semua kata ulang, baik kata ulang karena penjamakan ataupun memang dari sananya sudah kata ulang, misalnya "baling-baling" menjadi "bebaling," atau "kupu-kupu" menjadi "kekupu." Mengacu dari kondisi-kondisi di atas, beberapa alternatif yang bisa dipertimbangkan untuk FADE IN dan FADE OUT mungkin: 1. "angsur terang" dan "angsur gelap" (dengan awalan me- atau ber- atau bahkan di- tergantung kondisi penggunaan.) 2. "engangsur terang" dan "engangsur gelap" jika dianggap pengulangan "angsur-angsur" menjadi sangat penting dan tidak ingin ditinggalkan, tetapi ingin dipersingkat. Maka dalam hal ini dipersingkat dengan budaya gramatikal bahasa Jawa seperti dijelaskan di atas. Atau buat kata lain dengan pertimbangan-pertimbangan di atas sebagai acuan. Kayaknya kita nggak perlu takut membuat kata baru deh (atau padanan kata baru.) Kata unggah, unduh, surel dan lain-lain juga udah banyak dipake walaupun belum dibakukan. Nanti juga kalo udah populer ya dibakukan juga. Dan memang banyak kata dalam kosa kata bahasa Indonesia yang diambil dari bahasa Jawa. So... why not? IMHO, semoga membantu. Ario ________________________________ From: Vivi Isandy <[email protected]> mungkin "fade in" bisa diterjemahin bebas dengan "mengalir masuk"? "fade out" sudah betul untuk "memudar". bisa juga "menyusut". terjemahan tergantung konteks sih. .v2. ____________ _________ _________ __ From: Philip Yusenda <phi...@startrek. or.id> Kawans, ada yang punya ide gak, "fade in" sama "fade out" itu enaknya diterjemahkan apa? Ideku sih "menjelas" dan "memudar" , tapi kok gak nyambung rasanya... *lagi ngulik terjemahan OpenShot di Launchpad* [Non-text portions of this message have been removed]
