Hi Oggi,
 
Syukurlah, gw belum pernah bermasalah dengan petugas imigrasi karena megang 
paspor ijo.. Yang pernah agak gimanaaa, adalah waktu check in di hotel di 
Singapore. Kebetulan gw ke sana pas Singapore lagi ketiban asap kiriman dari 
Indonesia. Pada waktu itu segerombol orang sedang ngumpul dan ngobrol dengan 
resepsionis di meja check in. Mereka sedang seru-serunya mengeluh dan 
mengomentari orang Indonesia yang "seenaknya bakar hutan dan ngirim asap ke 
langit kita.."
 
Nah, sambil ngobrol si resepsionis ngelayanin gw check in, dan lantas bilang ke 
gw, "Your passport, please..."
 
Maka dengan tidak enak hati daku mengeluarkan paspor hijau Indonesiaku......
 
________
sita
.............
Major Dieter Hellstrom: When I arrived in America, was I displayed in chains? 
Bridget von Hammersmark: Yes! 
Major Dieter Hellstrom: Am I the story of the negro in America? 
Cpl. Wilhelm Wicki: No. 
Major Dieter Hellstrom: Well, then, I must be King Kong
-from "Inglorious Basterds-
 
 

--- On Tue, 11/17/09, Oggi Gunadi Mawahiburahman <[email protected]> wrote:


From: Oggi Gunadi Mawahiburahman <[email protected]>
Subject: [indobackpacker] pengalaman unik pemegang paspor Indonesia
To: [email protected]
Date: Tuesday, November 17, 2009, 8:40 AM


  



Dear  rekan IBP,
 
kalau kemaren sempat dibahas pengalaman unik & seru selama perjalanan, senang 
rasanya bisa denger cerita unik,,seru atau gila selama melakukan trip, namun 
bagaimana dengan pengalaman unik pemegang paspor ijo kita?
 
Sudah 2 kali saya di panggil di perbatasan Johor Bahru menuju SIngapore ( saat 
kembali) tanpa alasan yang jelas,, waktu yang pertma karena saya memakai topi 
padahal membawa kantong plastik IKEA, dan yang kedua saat saya makan di rest 
Danang Bay johor bahru kita semua ditanya ini itu,,,
 
yang kedua perjalanan dari Munich menuju Brussels, begitu petugas imigrasi tahu 
saya dari indonesia,, mukanya berusaha menatap saya lebih lama dan me-recheck 
kembali, tapi hanya sebentar saja dan baru tersenyum setelah melihat status 
residence saya
 
yang ketiga saat melintasi dari Belanda ke Perancis, di Paris ada 3 orang 
penumpang 2 bule dan saya, begitu mengetahui paspor indonesia, salah satu 
petugas memanggil petugas lainnya kalau ada penumpang dari Indonesia dan saya 
sempat ditanya tanya,, ngapain ke belanda bla bla bla,, ini bisa dipahami 
karena biasanya nederland yang terkenal dengan drugsnya jadi penumpang yang 
berasal dari belanda lebih diawasi setiba di paris,,,alhasil luggage belt saya 
sempat hilang karena setengah jam menunggu, 2 orang selain saya memang entarh 
itu mabuk apa drug dealer namun keduanya di borgol, sementara saya harus cukup 
kesal dan tengsin dengan keadaan dan harus membuang waktu untuk hal yang non 
sense ( karena di beberapa negara sebelumnya saya tidak ada masalah di imigrasi)
 
saya ngga tau apa ada yang lebih worst dari saya atau bagaimana, kalau ada yang 
tertarik boleh saling share dong jadi kita bisa tahu bagaimana tanggapan in 
general thd para pelancong dari indonesia

OGGI GUNADI MAWAHIBURAHMAN
 Facebook :oggigunadi 
 YM : thisisoggi1
 Web : www.oggigunadi. blogspot. com  
           www.oggigunadi. multiply. com
        www.oggigunadi. wordpress. com
 

[Non-text portions of this message have been removed]









      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke