Dear Oggi & teman2 indobackpacker Saya mau share pengalam nih
Hari minggu kemarin saya pergi ke singapura dari Kuala lumpur menggunakan kereta api senandung malam, saya dikasih tahu petugas tiket kalo pemeriksaan paspor akan dilakukan di Johor Bahru ( diatas kereta api ) & di woodlands, singapura. Pas di Johor Bahru pihak imigresyen malaysia cuma nulis tanggal aja & tidak memberikan cap di paspor hijau. setelah itu kereta berlanjut ke woodlands, disini semua penumpang disiruh turun semua beserta semua barang bawaan mereka, suasana di woodlands ini sangat tegang sekali, tampang petugas imigrasi singapura juga cukup serius semua. pas tiba giliranku, paspor dicap, tapi setelah itu aku dipanggi sama salah satu pengawas untuk menuju salah satu ruang, disitu ditanyakan, mau kemana, ngapain aja di singapura, baru pulang dari mana, sudah punya tket pulang belum, kerja dimana, mau tinggal dimana di singapura, & berapa hari, aku perhatikan pas diditu kok yang masuk ruangan denganku itu semua yang memegang paspor Indonesia, ada apa kok pihak imigrasi singapura sangat waspada dengan WNI ??? Itu aja sekelumit pengalaman saya --- On Tue, 11/17/09, Oggi Gunadi Mawahiburahman <[email protected]> wrote: From: Oggi Gunadi Mawahiburahman <[email protected]> Subject: [indobackpacker] pengalaman unik pemegang paspor Indonesia To: [email protected] Date: Tuesday, November 17, 2009, 1:40 AM Dear rekan IBP, kalau kemaren sempat dibahas pengalaman unik & seru selama perjalanan, senang rasanya bisa denger cerita unik,,seru atau gila selama melakukan trip, namun bagaimana dengan pengalaman unik pemegang paspor ijo kita? Sudah 2 kali saya di panggil di perbatasan Johor Bahru menuju SIngapore ( saat kembali) tanpa alasan yang jelas,, waktu yang pertma karena saya memakai topi padahal membawa kantong plastik IKEA, dan yang kedua saat saya makan di rest Danang Bay johor bahru kita semua ditanya ini itu,,, yang kedua perjalanan dari Munich menuju Brussels, begitu petugas imigrasi tahu saya dari indonesia,, mukanya berusaha menatap saya lebih lama dan me-recheck kembali, tapi hanya sebentar saja dan baru tersenyum setelah melihat status residence saya yang ketiga saat melintasi dari Belanda ke Perancis, di Paris ada 3 orang penumpang 2 bule dan saya, begitu mengetahui paspor indonesia, salah satu petugas memanggil petugas lainnya kalau ada penumpang dari Indonesia dan saya sempat ditanya tanya,, ngapain ke belanda bla bla bla,, ini bisa dipahami karena biasanya nederland yang terkenal dengan drugsnya jadi penumpang yang berasal dari belanda lebih diawasi setiba di paris,,,alhasil luggage belt saya sempat hilang karena setengah jam menunggu, 2 orang selain saya memang entarh itu mabuk apa drug dealer namun keduanya di borgol, sementara saya harus cukup kesal dan tengsin dengan keadaan dan harus membuang waktu untuk hal yang non sense ( karena di beberapa negara sebelumnya saya tidak ada masalah di imigrasi) saya ngga tau apa ada yang lebih worst dari saya atau bagaimana, kalau ada yang tertarik boleh saling share dong jadi kita bisa tahu bagaimana tanggapan in general thd para pelancong dari indonesia OGGI GUNADI MAWAHIBURAHMAN Facebook :oggigunadi YM : thisisoggi1 Web : www.oggigunadi. blogspot. com www.oggigunadi. multiply. com www.oggigunadi. wordpress. com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
