Hi mas Oggi dan teman2,

selama travelling, termasuk backpacking, cuma 2 x proses di imigrasi yang 
menjengkelkan.
Waktu mau masuk Krakow Polandia, paspor Indo saya dibulak balik semua 
halamannya sambil saya nungguin di depan loket. secara saya juga orang yang 
terakhir. setelah hampir 8 menit menunggu saya tidak tahan, lalu bertanya :" is 
my visa not valid?"
" No " katanya.. " so why does it take so long for you to check ? " 
( di paspor saya kebetulan masih banyak visa negara lain..., schengen, inggris, 
USA, Australia ).
Lalu sambil mengembalikan paspor dia berkata " its my job ".

Dengan muka sebel saya menerima kembali paspor. Dalam hati kesel.... 
uh...dibanding negara komunis kamu , masih lebih maju juga negara gue.
Teman seperjalanan saya udah takut karena saya seperti protes dan marah...dia 
takut kalau kita malah ditahan.

Yang ke dua waktu di kereta malam diperbatasan Chech ( ke Prague )...tengah 
malam
dibangunin untuk stempel paspor. Teman sekamar yang punya paspor Australia 
dicap tanpa 'ba..bi...bu"...giliran liat paspor saya...., eh langsung manggil 
temannya.
" ...Hey...., Indonesia "...
Uh rasanya direndahkan banget...walaupun engga lama dan ribet periksanya dan 
engga ditanya tanya...

Suatu kali naik bus dari Malaka ke Singapore kena disuruh kekantor....ditanya 
tanya...
katanya itu random cek aja.... Jadi lah satu bus musti nungguin saya sampai 
selesai.

Yah, itulah beberapa pengalaman di imigrasi yang menjengkelkan.
Apa boleh buat...... soal tampang sih saya chinese-descent.

Susanne



--- Pada Sel, 17/11/09, Oggi Gunadi Mawahiburahman <[email protected]> 
menulis:

Dari: Oggi Gunadi Mawahiburahman <[email protected]>
Judul: [indobackpacker] pengalaman unik pemegang paspor Indonesia
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 17 November, 2009, 8:40 AM







 



  


    
      
      
      Dear  rekan IBP,

 

kalau kemaren sempat dibahas pengalaman unik & seru selama perjalanan, senang 
rasanya bisa denger cerita unik,,seru atau gila selama melakukan trip, namun 
bagaimana dengan pengalaman unik pemegang paspor ijo kita?

 

Sudah 2 kali saya di panggil di perbatasan Johor Bahru menuju SIngapore ( saat 
kembali) tanpa alasan yang jelas,, waktu yang pertma karena saya memakai topi 
padahal membawa kantong plastik IKEA, dan yang kedua saat saya makan di rest 
Danang Bay johor bahru kita semua ditanya ini itu,,,

 

yang kedua perjalanan dari Munich menuju Brussels, begitu petugas imigrasi tahu 
saya dari indonesia,, mukanya berusaha menatap saya lebih lama dan me-recheck 
kembali, tapi hanya sebentar saja dan baru tersenyum setelah melihat status 
residence saya

 

yang ketiga saat melintasi dari Belanda ke Perancis, di Paris ada 3 orang 
penumpang 2 bule dan saya, begitu mengetahui paspor indonesia, salah satu 
petugas memanggil petugas lainnya kalau ada penumpang dari Indonesia dan saya 
sempat ditanya tanya,, ngapain ke belanda bla bla bla,, ini bisa dipahami 
karena biasanya nederland yang terkenal dengan drugsnya jadi penumpang yang 
berasal dari belanda lebih diawasi setiba di paris,,,alhasil luggage belt saya 
sempat hilang karena setengah jam menunggu, 2 orang selain saya memang entarh 
itu mabuk apa drug dealer namun keduanya di borgol, sementara saya harus cukup 
kesal dan tengsin dengan keadaan dan harus membuang waktu untuk hal yang non 
sense ( karena di beberapa negara sebelumnya saya tidak ada masalah di imigrasi)

 

saya ngga tau apa ada yang lebih worst dari saya atau bagaimana, kalau ada yang 
tertarik boleh saling share dong jadi kita bisa tahu bagaimana tanggapan in 
general thd para pelancong dari indonesia



OGGI GUNADI MAWAHIBURAHMAN

 Facebook :oggigunadi 

 YM : thisisoggi1

 Web : www.oggigunadi. blogspot. com  

           www.oggigunadi. multiply. com

        www.oggigunadi. wordpress. com

 



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  






      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke