gampang aja bos ,
kalau karya nyata tersebut punya dampak besar entah itu sehari , atau 10
tahun kemudian (tentu saja yang positif) ...
misal seperti avogadro (bilangan avogrado)
http://en.wikipedia.org/wiki/Avogado%27s_number
yang karya nya baru diakui setelah hampir 100 tahun diketemukan
atau hampir 60 tahun dia meninggal ...
On Sun, 1 Jun 2008, Adi Indrayanto wrote:
Saya kira ... para selebritis juga sedang "ikhlas" menjalankan
tugasnya ... sebagai selebritis. Anggota DPR ... juga sedang ikhlas
melakukan tugasnya ...
Hmm ... jadi kesimpulannya ... semua orang sedang berbuat Karya Nyata
;-) Ya kalau gitu ... gak usah digembar gemborkan lah masalah Karya
Nyata ini ... wong dari tukang pande besi sampai artis sedang
melakukan Karya Nyata .... .
Atau mungkin kita balik ya ... contoh kegiatan apa yang tidak termasuk
Karya Nyata ini?
Sulit juga ya ... baru bicara definisi Karya Nyata saja sudah banyak
versi ... kebanyang "barangnya yang benarnya" nanti seperti apa .. ;-)
salam,
-ai-
(Ikhlas menjadi manusia. Siapa bilang menjadi manusia itu mudah dan enak?)
2008/5/31 Basuki Suhardiman <[EMAIL PROTECTED]>:
Muhammad Musrofi wrote:
Dosen saya dulu (Pak Frans Mardi Hartanto) bercerita kira-kira
begini,"Saya melihat tukang pande besi..kepanasan..keringatan..tetapi tetap
saja bekerja. Saya akan bekerja lebih keras dari dia, dengan cara berbeda."
Si Tukang pande besi itu telah memberi dampak nyata = memberi semangat satu
orang dosen.
Lalu beliau bercerita ke para mahasiswa soal pande besi itu, lalu entah
berapa persen dari puluhan mahasiswa itu yang mengikuti pola pikir seperti
beliau itu..
Andai saja beliau pada tahun berikutnya juga bercerita tentang si Pande
Besi itu kepada para mahasiswanya, lalu entah berapa persen dari puluhan
mahasiswa yang terpengaruh...seterusnya..
Maka si Tukang Pande Besi itu telah bermanfaat bagi dirinya senidri, bagi
anak isteri, bagi majikannya, dan bagi seorang dosen, dan bagi puluhan
mahasiswa...
Mungkin karena si Tukang Pande Besi itu ikhlas ya..wah gimana ngukur
ikhlas...?
Seorang dosen ITB juga (maaf saya lupa namanya, karena waktu itu mengisi
pengajian)..bercerita hubungan antara keikhlasan dengan impact...
Beliau memberi contoh nilai keikhlasan seorang Siti Hajar..apa sih amal
Siti Hajar, sehingga beliau diberi balasan yang amat besar oleh Allah SWT
(melalui Siti Hajar-lah muncul Nabi Muhammad SAW) dan tindakannya sampai
sekarang dikenang dan ditiru (lari-lari kecil bolak-balik 7 kali
Shafa-Marwah sewaktu orang berhaji) oleh ratusan juta atau milyaran orang
(kalau dihitung dari 1.500 tahun yang lalu, sudah berapa orang yang
mengenang dan meniru tindakan Siti Hajar itu ya?)..amal Siti Hajar hanyalah
mencari seteguk air minum untuk anaknya (Nabi Ismail)..tetapi karena Siti
Hajar ikhlas (begitu menurut si pengisi pengajian itu), maka Allah SWT
memberikan balasan yang amat besar itu..
Beberapa hari lalu di metro TV, di Kick Andy, Bob Sadino ditanya
kira-kira begini,"Apa kiatnya sudah berumur 73 tahun masih tetap energik..?"
Bob Sadino menjawa,"Hanya satu..hanya satu..ikhlas..ikhlas..!"
Ikhlas = asing saat ini ya?
MM
Betul , orang sekarang sering mau ngetop :-) , pingin di akui (padahal gak
ada apa apanya)
karena itu Islam mengajarkan orang untuk ikhlas , tawakkal , dan amal
jariyah ...
itu semua satu rangkaian ...
Mudah mudahan kita selalu di ingatkan ALlah SWT agar tidak riya' , pingin
ngetop , pingin di akui , pingin2 yang lain :-))
ada banyak cerita pande besi tersebut dan kadang sering saya dapatkan
cerita-cerita seperti cerita diatas , macam penjual makanan di sekitar ITB
yang 'tidak menaikkan' harga makanan juwalan nya
hanya karena tidak ingin menambah beban misalnya mahasiswa ITB :-) ......dia
berjualan nasi lengkap Rp 4500 walaupun untung nya makin hari makin tipis
....
dia tidak memikirkan diri sendiri , tapi memikirkan dampak naiknya harga
jual makanan nya walaupun untuk itu dia harus terus mengurangi keuntungan
nya ...
saya sangat respect terhadap orang-orang seperti mereka ini ...mereka telah
berbuat banyak amal dengan dampak/impact yg besar tanpa perlu gembar gembor
ada banyak cerita seperti ini yang bisa kita ambil pelajaran , salah satunya
ada disini
http://www.vhrmedia.com/vhr-story/tokoh,Hendrini-dan-Orang-orang-Terbuang-29.htmlhttp://www.vhrmedia.com/vhr-story/tokoh,Hendrini-dan-Orang-orang-Terbuang-29.html
rasanya kalau melihat perjuangan mereka , kita kita ini tidak ada apa apanya
...
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan
akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt