Di alam ada fenomena yang namanya "self-organizing".  Binatang
melakukan itu, sel2 tubuh manusia melakukan itu juga, otak kita
melakukan itu. Apakah mereka diajarkan?  Mungkin "diajarkan" oleh
Tuhan (bagi yang theis), atau "diajarkan" oleh Mother-Nature (bagi
yang atheis). Atau mungkin disebut sebagai "instinct".

salam,

-ai-


2008/6/4 Harlizon MBAu <[EMAIL PROTECTED]>:
> On 6/1/08, yuti ariani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>> Apakah definisi karya nyata yang disepakati diperlukan?
>>
>>  Kalau mau menggunakan pendekatan relatif bagi karya nyata, semuanya
>>  kemudian akan menjadi terlalu personal, aka divergen. Pertanyaannya
>>  mungkin, apakah sosial harus by design atau manusia akan dengan
>>  sendirinya menuju keteraturan?
>>
>>  salam,
>>
>> yuti
>
> Pertanyaan yang pertama kali perlu dijawab barangkali adalah, apakah
> "sistem sosial" makin lama makin "teratur?"" Jika jawabannya selalu
> "ya", barangkali memang tidak perlu by design". Jika jawabannya ada
> yang "tidak", pertanyaan lebih lanjut adalah, "Kenapa ada yang
> "semakin tidak "teratur"?"
>
> Pertanyaannya barangkali dapat dijawab dengan jawaban dari pertanyaan
> untuk contoh yang lebih kecil Bu Yuti, "Apakah anak-anak Ibu bisa
> teratur sendiri tanpa diberitahu/diajarkan hal yang teratur?" Atau,
> "apakah mereka lebih cepat teratur jika dibiarkan atau diajarkan yang
> teratur?"
>
> Salam Z
>
> --
> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
>
> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>

-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke