At 13:29 09/06/2008, YADI supriadi wendy wrote:
Achmad Zaenal Abidin wrote:
At 12:31 09/06/2008, YADI supriadi wendy wrote:
Adi Indrayanto wrote:
Semoga ini komentar saya yang terakhir untuk topik ini ... . Nggak
tahan juga untuk berkomentar ;-)
sama, saya juga tidak tahan, saking bingung ngabandunganana :-)
komentar bingung saya kira-kira begini;
1. fpi menyerang akkb, karena akkb membela agar ahmadiyah tidak dibubarkan.
2. kenapa akkb membela ahmadiyah, karena
pembubaran ahmadiyah tidak sesuai dengan ham
3. kenapa ahmadiyah perlu dibubarkan, karena ada rekomendasi bakorpakem
4. dari mana rekomendasi bakorpakem berasal, berasal dari fatwa sesat mui
o jadi asal muasalnya adalah fatwa mui!
korban silang monas berjatuhan dan pembakaran
mesjid-mesjid [a.l. di parakan salak-
sukabumi] adalah karena adanya fatwa sesat
mui. jadi mui yang mengeluarkan fatwa yang salah.....?
boleh gak sih, pengadilan menelusuri begitu?
[jadi ingat ceritera seorang pencuri yang
mengadu kepada hakim karena dia jatuh
terpeleset gara-gara jendela yang dia bongkar
rapuh. kemudian hakim memanggil yang empunya
rumah, yang punya rumah melimpahkan
kesalahannya kepada tukang kayu, tukang kayu
mengaku konsentrasinya terganggu saat memasang
jendela, gara-gara ada cewe berbaju merah
menyala lewat, si cewe menimbankan
kesalahannya kepada tukang celup bajunya yang
terlalu merah menyala. nah akhirnya si tukang
celup tidak bisa mengelak kesalahan ini,
akhirnya dia dijatuhi hukuman gantung. saat
eksekusi ternyata tiang gantungannya terlalu
pendek [postur dia tinggi], hakim akhirnya
memerintahkan algojo untuk mencari tukang
celup yang berpostur pendek untuk dieksekusi]. tatian eh elo....
ok, kita lihat fatwa sesat mui;
1. atas dasar apakah fatwa mui menyatakan
ahmadiyah sesat? kalau saya perhatikan dalam
tiap kesempatan mui menyatakan kesesatan
ahmadiyah itu berdasarkan 9 buah buku [tidak
disebutkan judul buah buku tersebut], merujuk
kepada sikap negara pakistan yang telah
menyatakan ahmadiyah sebagai golongan
minoritas non-muslim, juga kepada keputusan
oki. yang saya heran itu mengapa mui tidak
pernah menyatakan bahwa kesesatan ahmadiyah
itu berdasarkan alquran dan assunanah [sebagai pokok sumber hukum islam]?
2. boleh gak sih orang menyatakan sesat orang
lain? sementara dalam alquran yang punya hak
prerogatif itu hanyalah Tuhan sendiri? ataukah
mui sudah punya otoritas untuk itu?
["sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih
mengetahui tentang orang yang tersesat dari
jalan-NYA dan Dia lebih mengetahui tentang
orang-orang yang mendapat petunjuk" - al anaam:117]
3. syarat masuk islam itu apa sih? menurut
guru agama saya dulu orang perlu mengucapkan
dua kalimah sahadat sebagai tanda masuk islam!
[kalau menurut si kabayan mah, sudah disunat!]
lha wong ini pernyataan resmi ahmadiyah!
<http://turunkebumi.wordpress.com/2008/01/16/12-butir-pernyataan-jemaat-ahmadiyah/>
[bingung_1]
Mas Yadi,
Kenapa bingung ?
apakah telah dibaca :
http://turunkebumi.wordpress.com/2008/01/16/12-butir-pernyataan-jemaat-ahmadiyah/
Jawabannya telah ada didalam artikel dibawah pernyataan tersebut adalah :
*irhambahtiar*, di/pada Januari 17th, 2008 pada
7:28 pm
<http://turunkebumi.wordpress.com/2008/01/16/12-butir-pernyataan-jemaat-ahmadiyah/#comment-77>
Dikatakan:
saya hanya ingin bertanya pada jemaat ahmadiyah
satu saja dan pendek. KALAU MEMANG AHMADIYAH
AJARANNYA SAMA DENGAN ISLAM, KENAPA HARUS MASUK
ALIRAN AHMADIYAH? TOH SELAMA INI KAN UMATNYA
ISLAM JUGA KAN
JADI KENAPA HARUS MEMAKAI KATA
AHMADIYAH LAGI? BUKANKAH ISLAM CUMA ADA SATU
YAITU PENGIKUT ALLAH DAN MUHAMMAD RASULNYA ?
jadi kesimpulannya adalah benar kecurigaan
selama ini bahwa ahmadiyah ini sebenarnya
adalah bentukan orang2 kristen yang berada di
london. kalo memang benar si mirza gulam ahmad
itu, kenapa orang india sendiri atau pakistan
tidak mau mengikutinya? kita tahu bahwa agama
yang besar diindia adalah hindu dan sikh
justru. karena itu sadarlah hai orang2
indonesia yang mengikuti ahmadiyah, jika anda
mengikuti 12 butir kesepakatan yang ditulis
pengurus ahmadiyah tersebut berarti anda tidak
perlu lagi masuk jamaah ahmadiyah karena 100 %
anda sudah penganut islam tanpa embel2 ahmadiyah lagi !
ingat kisah ini sama halnya dengan kisah paulus
yang mengaku mendapat perintah dari yesus untuk
menyebarkan keyakinannya yang salah satunya
merumuskan trinitas yang mengakui ketuhanan
yesus. padahal jelas2 kita tahu yesus atau nabi
isa as adalah nabi pembawa al kitab yang juga
diyakini di alquran. jadi kesimpulannya paulus
lah yang merusak ajaran yesus dengan mengaku2 sebagai utusan terakhirnya.
contoh yang paling dekat lagi, masih ingat
dengan seorang ahmad mossadeq yang mengaku
sebagai AL MASIH AL MAWUUD ? apa bedanya orang
ini dengan mirza gulam ahmad? dia juga seorang
manusia yang mengaku diutus sebagai pembawa
ajaran terakhir alias nabi. tapi tujuannya
sebenarnya ahanya satu, memecah belah islam agar pengikut islam bingung.
Ketika sudah diteror sedemikian rupa, jemaat
ahmadiyah malah melakukan kompromi dengan
mengatakan bahwa mirza gulam ahmad bukanlah
nabi bagi mereka. padahal silahkan buka website
mereka di http://www.ahmadiyah.org atau
http://www.ahmadiyah.info. disitu jelas jelas
mereka menyebut mirza gulam ahmad dengan
menambahi embel2 as selayaknya seorang nabi.
yang dilakukan sekarang ini hanyalah bukti dari
ketakutan mereka karena sudah terpojok. tetapi
sbenarnya mereka tetap menjalankan keyakinan
spt itu. tetapi yang lebih anehnya lagi mengapa
pemerintah gampang dapat dikibulin spt itu ?
apakah mereka tidak meneliti situs2 ataupun
data2 ahmadiyah? spt yang dilakukan tim pencari
fakta MUI ? pemerintah hanya menilai atas dasar
pengakuan. mana ada maling ngaku maling?
ataukah pemerintah menganggap ahmadiyah telah
bertobat? tapi adakah sebuah keyakinan dasar
bisa diubah apalagi ahmadiyah ini sudah
mendunia? dinegaranya saja ditolak itulah
mengapa mereka pindah ke london ( negara non
muslim ). seandainya saya bukan seorang muslim
sekalipun tentu akan muntah, jijik dan tidak
simpati lagi dgn ahmadiyah, sebab ini adalah
bukan sebuah agama melainkan akal akalan
politik yg bertujuan merusak sebuah agama lain
(islam) karena mereka tidak konsisten terhadap
agamanya sendiri. mana ada agama yang bisa
berkompromi terhadap akidahnya? coba kita
analisa ada apa dibalik ini semua? saya tidak
menyalahkan jamaah ahmadiyah indonesia, karena
mereka adalah saudara2ku yang menjadi korban
penipuan orang2 london yang ingin merusak islam.
wahai umat Islam indonesia, kita janganlah
terlalu terpancing emosi terhadap munculnya
aliran yang mengaku2 islam sebagaimana
ahmadiyah ini. sebab alquran sendiri telah
menuliskan hal ini jauh sebelum hari ini.
disitu telah di ramalkan bahwa islam akan
terpecah, dan ketika dunia akan kiamat akan
banyak bermunculan orang2 yang mengaku sebagai
nabi ataupun perpecahan dalam islam sendiri.
jadi sebenarnya umat islam tidak perlu marah
melainkan bersyukur bahwa apa yang telah
dituliskan di alquran ternyata semuanya telah
terbukti dimasa kini dan itu semakin menguatkan
aqidah kita pada keislaman kita bahwa inilah
kitab yang benar. JIKA AHMADIYAH TIDAK ADA MAKA
YANG DIKATAKAN QURAN SELAMA INI TENTU SALAH.
BAHWA MEMANG AKAN DATANG RANG2 YANG AKAN
MENGHANCURKAN ISLAM DAN MEREKA TIDAK AKAN RELA
SAMPAI AGAMA ISLAM ITU HANCUR, SEKALIPUN HARUS
MENYARU ( MENYAMAR ) MENJADI AGAMA YANG SEAKAN
AKAN ISLAM BUNGKUSNYA TETAPI SEBENARNYA DIBUAT
OLEH ORANG KAFIR SENDIRI UNTUK MEMECAH BELAH
DAN MENGHANCURKAN ISLAM YG DIBAWA OLEH RASULULLAH SAW !
bahkan menyatakan MUI sesat ? soal
sesat/tidaknya kan telah ada petunjuk yaitu Quran dan hadist yang shohih.
Selama menjalani Quran asli dengan benar dan
hadist yang shohih tentu tidak akan akan sesat.
Begitu juga fatwa MUI telah sesuai dengan quran dan hadist yang shohih.
Salam,
Zaenal
mas, menurut saya, ahmadiyah itu sama saja
statusnya dengan wahabi, syiah, etc....
merupakan salah satu sekte dalam islam. malahan
nu, muhammadiyah, persatuan dan fpi.....?
walaupun mungkin sama-sama mengaku ahli sunnah wal jamaah.......
kalau mas mencontohkan paulus dalam kristen,
maka akan sama halnya dengan protestan, katholik, advent, yehova, etc....
jadi apa sih yang diperebutkan? [jangan-jangan pepesan kosong :-(]
kita resume;
1. tuhannya? - allah
2. nabinya? -muhammad saw
Buktinya apa ? jelas jelas nabi/Rosulnya Ghulam Ahmad koq ...
3. kitab sucinya? - alquran
Buktinya apa ? jelas jelas Ahmadiyah menggunakan tadzkiroh koq, bukan quran
4. sahadatnya? - ashadu ala ilaha illallah wa
ashadu anna muhammad rasulullah - sama
Syahadad bisa saja diucapkan (sebagai kamuflase
:-( ) tetapi realitamya berbeda dengan tetap
menggunakan tadzkiroh dan rosul gulam ahmad ?
5. tempat naik haji? - ke mekkah
Ya, berarti ajarannya tidak murni Islam dimana
sebelumnya kan telah diadakan dialog dulu tetapi
karena Ahmadiyah tetap pakai tadzkiroh sebagai
pengganti quran dan Rosul/Nabinya Ghulam Ahmad, ya menyimpang dari quran.
Sedangkan Shiah saya terus terang tidak tahu
ajarannya gimana, kalau hanya penafsiran hadist
sih masih perlu diperdalam lagi.
Tetapi jika seperti JIL dan JAI telah menyimpang dari Quran ya harus dicegah.
Salam,
Zaenal
jadi apanya yang masalah, mas?
--
Yours Affectionately,
_Yadi__ Supriadi Wendy_
*<love for all hatred for none>*
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt