At 12:31 09/06/2008, YADI supriadi wendy wrote:
Adi Indrayanto wrote:
Semoga ini komentar saya yang terakhir untuk topik ini ... . Nggak
tahan juga untuk berkomentar ;-)
sama, saya juga tidak tahan, saking bingung ngabandunganana :-)
komentar bingung saya kira-kira begini;
1. fpi menyerang akkb, karena akkb membela agar ahmadiyah tidak dibubarkan.
2. kenapa akkb membela ahmadiyah, karena
pembubaran ahmadiyah tidak sesuai dengan ham
3. kenapa ahmadiyah perlu dibubarkan, karena ada rekomendasi bakorpakem
4. dari mana rekomendasi bakorpakem berasal, berasal dari fatwa sesat mui
o jadi asal muasalnya adalah fatwa mui!
korban silang monas berjatuhan dan pembakaran
mesjid-mesjid [a.l. di parakan salak- sukabumi]
adalah karena adanya fatwa sesat mui. jadi mui
yang mengeluarkan fatwa yang salah.....?
boleh gak sih, pengadilan menelusuri begitu?
[jadi ingat ceritera seorang pencuri yang
mengadu kepada hakim karena dia jatuh terpeleset
gara-gara jendela yang dia bongkar rapuh.
kemudian hakim memanggil yang empunya rumah,
yang punya rumah melimpahkan kesalahannya kepada
tukang kayu, tukang kayu mengaku konsentrasinya
terganggu saat memasang jendela, gara-gara ada
cewe berbaju merah menyala lewat, si cewe
menimbankan kesalahannya kepada tukang celup
bajunya yang terlalu merah menyala. nah akhirnya
si tukang celup tidak bisa mengelak kesalahan
ini, akhirnya dia dijatuhi hukuman gantung. saat
eksekusi ternyata tiang gantungannya terlalu
pendek [postur dia tinggi], hakim akhirnya
memerintahkan algojo untuk mencari tukang celup
yang berpostur pendek untuk dieksekusi]. tatian eh elo....
ok, kita lihat fatwa sesat mui;
1. atas dasar apakah fatwa mui menyatakan
ahmadiyah sesat? kalau saya perhatikan dalam
tiap kesempatan mui menyatakan kesesatan
ahmadiyah itu berdasarkan 9 buah buku [tidak
disebutkan judul buah buku tersebut], merujuk
kepada sikap negara pakistan yang telah
menyatakan ahmadiyah sebagai golongan minoritas
non-muslim, juga kepada keputusan oki. yang saya
heran itu mengapa mui tidak pernah menyatakan
bahwa kesesatan ahmadiyah itu berdasarkan
alquran dan assunanah [sebagai pokok sumber hukum islam]?
2. boleh gak sih orang menyatakan sesat orang
lain? sementara dalam alquran yang punya hak
prerogatif itu hanyalah Tuhan sendiri? ataukah
mui sudah punya otoritas untuk itu?
["sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih
mengetahui tentang orang yang tersesat dari
jalan-NYA dan Dia lebih mengetahui tentang
orang-orang yang mendapat petunjuk" - al anaam:117]
3. syarat masuk islam itu apa sih? menurut guru
agama saya dulu orang perlu mengucapkan dua
kalimah sahadat sebagai tanda masuk islam!
[kalau menurut si kabayan mah, sudah disunat!]
lha wong ini
<http://turunkebumi.wordpress.com/2008/01/16/12-butir-pernyataan-jemaat-ahmadiyah/>pernyataan
resmi ahmadiyah! [bingung_1]
Mas Yadi,
Kenapa bingung ?
apakah telah dibaca :
<http://turunkebumi.wordpress.com/2008/01/16/12-butir-pernyataan-jemaat-ahmadiyah/>http://turunkebumi.wordpress.com/2008/01/16/12-butir-pernyataan-jemaat-ahmadiyah/
Jawabannya telah ada didalam artikel dibawah pernyataan tersebut adalah :
irhambahtiar, di/pada
<http://turunkebumi.wordpress.com/2008/01/16/12-butir-pernyataan-jemaat-ahmadiyah/#comment-77>Januari
17th, 2008 pada 7:28 pm Dikatakan:
saya hanya ingin bertanya pada jemaat ahmadiyah
satu saja dan pendek. KALAU MEMANG AHMADIYAH
AJARANNYA SAMA DENGAN ISLAM, KENAPA HARUS MASUK
ALIRAN AHMADIYAH? TOH SELAMA INI KAN UMATNYA
ISLAM JUGA KAN
JADI KENAPA HARUS MEMAKAI KATA
AHMADIYAH LAGI? BUKANKAH ISLAM CUMA ADA SATU
YAITU PENGIKUT ALLAH DAN MUHAMMAD RASULNYA ? jadi
kesimpulannya adalah benar kecurigaan selama ini
bahwa ahmadiyah ini sebenarnya adalah bentukan
orang2 kristen yang berada di london. kalo memang
benar si mirza gulam ahmad itu, kenapa orang
india sendiri atau pakistan tidak mau
mengikutinya? kita tahu bahwa agama yang besar
diindia adalah hindu dan sikh justru. karena itu
sadarlah hai orang2 indonesia yang mengikuti
ahmadiyah, jika anda mengikuti 12 butir
kesepakatan yang ditulis pengurus ahmadiyah
tersebut berarti anda tidak perlu lagi masuk
jamaah ahmadiyah karena 100 % anda sudah penganut
islam tanpa embel2 ahmadiyah lagi !
ingat kisah ini sama halnya dengan kisah paulus
yang mengaku mendapat perintah dari yesus untuk
menyebarkan keyakinannya yang salah satunya
merumuskan trinitas yang mengakui ketuhanan
yesus. padahal jelas2 kita tahu yesus atau nabi
isa as adalah nabi pembawa al kitab yang juga
diyakini di alquran. jadi kesimpulannya paulus
lah yang merusak ajaran yesus dengan mengaku2 sebagai utusan terakhirnya.
contoh yang paling dekat lagi, masih ingat dengan
seorang ahmad mossadeq yang mengaku sebagai AL
MASIH AL MAWUUD ? apa bedanya orang ini dengan
mirza gulam ahmad? dia juga seorang manusia yang
mengaku diutus sebagai pembawa ajaran terakhir
alias nabi. tapi tujuannya sebenarnya ahanya
satu, memecah belah islam agar pengikut islam bingung.
Ketika sudah diteror sedemikian rupa, jemaat
ahmadiyah malah melakukan kompromi dengan
mengatakan bahwa mirza gulam ahmad bukanlah nabi
bagi mereka. padahal silahkan buka website mereka
di
<http://www.ahmadiyah.org>http://www.ahmadiyah.org
atau
<http://www.ahmadiyah.info>http://www.ahmadiyah.info.
disitu jelas jelas mereka menyebut mirza gulam
ahmad dengan menambahi embel2 as selayaknya
seorang nabi. yang dilakukan sekarang ini
hanyalah bukti dari ketakutan mereka karena sudah
terpojok. tetapi sbenarnya mereka tetap
menjalankan keyakinan spt itu. tetapi yang lebih
anehnya lagi mengapa pemerintah gampang dapat
dikibulin spt itu ? apakah mereka tidak meneliti
situs2 ataupun data2 ahmadiyah? spt yang
dilakukan tim pencari fakta MUI ? pemerintah
hanya menilai atas dasar pengakuan. mana ada
maling ngaku maling? ataukah pemerintah
menganggap ahmadiyah telah bertobat? tapi adakah
sebuah keyakinan dasar bisa diubah apalagi
ahmadiyah ini sudah mendunia? dinegaranya saja
ditolak itulah mengapa mereka pindah ke london (
negara non muslim ). seandainya saya bukan
seorang muslim sekalipun tentu akan muntah, jijik
dan tidak simpati lagi dgn ahmadiyah, sebab ini
adalah bukan sebuah agama melainkan akal akalan
politik yg bertujuan merusak sebuah agama lain
(islam) karena mereka tidak konsisten terhadap
agamanya sendiri. mana ada agama yang bisa
berkompromi terhadap akidahnya? coba kita analisa
ada apa dibalik ini semua? saya tidak menyalahkan
jamaah ahmadiyah indonesia, karena mereka adalah
saudara2ku yang menjadi korban penipuan orang2 london yang ingin merusak islam.
wahai umat Islam indonesia, kita janganlah
terlalu terpancing emosi terhadap munculnya
aliran yang mengaku2 islam sebagaimana ahmadiyah
ini. sebab alquran sendiri telah menuliskan hal
ini jauh sebelum hari ini. disitu telah di
ramalkan bahwa islam akan terpecah, dan ketika
dunia akan kiamat akan banyak bermunculan orang2
yang mengaku sebagai nabi ataupun perpecahan
dalam islam sendiri. jadi sebenarnya umat islam
tidak perlu marah melainkan bersyukur bahwa apa
yang telah dituliskan di alquran ternyata
semuanya telah terbukti dimasa kini dan itu
semakin menguatkan aqidah kita pada keislaman
kita bahwa inilah kitab yang benar. JIKA
AHMADIYAH TIDAK ADA MAKA YANG DIKATAKAN QURAN
SELAMA INI TENTU SALAH. BAHWA MEMANG AKAN DATANG
RANG2 YANG AKAN MENGHANCURKAN ISLAM DAN MEREKA
TIDAK AKAN RELA SAMPAI AGAMA ISLAM ITU HANCUR,
SEKALIPUN HARUS MENYARU ( MENYAMAR ) MENJADI
AGAMA YANG SEAKAN AKAN ISLAM BUNGKUSNYA TETAPI
SEBENARNYA DIBUAT OLEH ORANG KAFIR SENDIRI UNTUK
MEMECAH BELAH DAN MENGHANCURKAN ISLAM YG DIBAWA OLEH RASULULLAH SAW !
bahkan menyatakan MUI sesat ? soal sesat/tidaknya
kan telah ada petunjuk yaitu Quran dan hadist yang shohih.
Selama menjalani Quran asli dengan benar dan
hadist yang shohih tentu tidak akan akan sesat.
Begitu juga fatwa MUI telah sesuai dengan quran dan hadist yang shohih.
Salam,
Zaenal